6 Faktor Penyebab Selulit Ternyata Dekat dengan Kehidupan Anda

Penyebab selulit ternyata bukan hanya kelebihan berat badan.
Penyebab selulit ternyata bukan hanya kelebihan berat badan.

Apa Anda menemukan garis-garis dengan lekukan agak dalam pada kulit, terutama di bokong atau paha? Jangan khawatir, Anda tidak sendirian. Sebanyak 80 sampai 90 persen wanita akan mengalami kondisi yang dikenal dengan selulit ini.

Selulit adalah kondisi di mana terbentuk lesung-lesung pada kulit. Tekstur kulit yang mengalami selulit akan tampak tidak rata seperti kulit jeruk. Penyebab selulit dipengaruhi oleh banyak hal, dari distribusi lemak, otot, dan jaringan lunak dalam tubuh.

[[artikel-terkait]]

Proses pembentukan selulit pada tubuh

Banyak yang mengatakan selulit dapat disembuhkan dengan cara menghilangkan toksin dari dalam tubuh. Namun faktanya, hal ini tidak berkaitan dengan pembentukan selulit pada tubuh.

Para ahli mengemukakan bahwa selulit terjadi akibat lemak yang terdorong menembus jaringan ikat yang berada di bawah permukaan kulit. Akibatnya, akan lesung-lesung maupun benjolan-benjolan akan terbentuk.

6 Faktor risiko dan penyebab selulit

Penyebab pasti dari terbentuknya selulit tidak diketahui. Namun berbagai faktor dapat mempengaruhi kemunculannya. Apa sajakah faktor-faktor risiko tersebut?

1. Jenis kelamin

Selulit memang bisa dialami oleh pria maupun wanita. Namun sebagian besar terjadi pada kaum hawa. Pasalnya, tubuh wanita memiliki distribusi lemak, otot, dan jaringan ikat yang berbeda dari tubuh pria.

Sel-sel lemak dan jaringan ikat dalam tubuh kaum hawa tersusun secara vertikal pada lapisan di bawah kulit. Sementara pada tubuh pria, susunan tersebut terbentuk dengan struktur bersilangan.

Itulah alasannya mengapa kulit wanita lebih mudah mengalami selulit ketika ada lemak yang terdorong di antara lapisan jaringan ikat.

2. Pengaruh hormon

Hormon memiliki peranan penting sebagai penyebab selulit. Mulai dari hormon estrogen, noradrenalin, tiroid, insulin, hingga prolaktin.

Ketika seorang wanita memasuki masa menopause, kadar hormon estrogen dalam tubuhnya akan berkurang dan aliran darah menuju jaringan ikat di bawah kulit akan menurun. Kurangnya aliran oksigen akan membuat produksi kolagen mengalami penurunan. Sementara sel-sel lemak akan mengalami pembesaran.

Kombinasi dari proses-proses tersebut akhirnya membuat lemak akan semakin mudah terlihat di permukaan kulit.

3. Faktor usia

Selulit umumnya terjadi pada seseorang berusia 25 tahun ke atas. Pertambahan usia juga berperan sebagai penyebab selulit. Pasalnya, semakin tua usia seseorang, kulitnya juga akan mengalami penuaan. Kulit menjadi kurang elastis, lebih tipis, dan kendur, sehingga meningkatkan risiko terjadinya selulit.

4. Pengaruh faktor keturunan

Genetik juga termasuk salah satu faktor yang bisa mempertinggi risiko terjadinya selulit. Pasalnya, genetik akan memengaruhi ras, kecepatan metabolisme tubuh, distribusi lemak di bawah kulit, maupun proses sirkulasi tubuh.

5. Gaya hidup dan pola makan

Gaya hidup maupun pola makan bisa berdampak pada kemunculan selulit. Bila Anda mengonsumsi makanan bergizi, rajin berolahraga, dan tidak merokok, risiko terbentuknya selulit pun dikatakan akan akan berkurang.

Selain itu, sering menggunakan celana yang ketat juga diduga dapat menambah kemungkinan Anda untuk mengalami selulit. Pasalnya, celana ketat akan menyebabkan penurunan aliran darah ke bokong, sehingga selulit lebih mudah muncul.

6. Berat badan

Kelebihan berat badan juga menjadi penyebab selulit. Semakin banyak jumlah lemak yang berada di bawah kulit, tekanan akan lebih besar pada jaringan ikat. Akibatnya, lemak mudah menonjol.

Meski begitu, tidak berarti bahwa selulit hanya terjadi pada orang dengan berat badan berlebihan. Faktanya, selulit juga dapat terjadi pada wanita dan pria dengan berbagai berat badan, bahkan pada orang yang sangat kurus.

Berbagai faktor dapat mempengaruhi terjadinya selulit. Ada penyebab selulit yang bisa dihindari dan ada yang tidak. Kuncinya adalah mencegah faktor pemicu yang bisa dijauhi. Misalnya, mempertahankan berat badan pada batas ideal, mencukupi gizi, berolahraga, dan tidak merokok.

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/149465.php
Diakses pada 5 Juni 2019

Health. https://www.health.com/health/gallery/0,,20735356,00.html
Diakses pada 5 Juni 2019

Verywell Fit. https://www.verywellfit.com/what-is-cellulite-and-how-do-i-make-it-go-away-4021636
Diakses pada 5 Juni 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed