logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kehamilan

Punya Masalah Air Liur Berlebih saat Hamil? Ini Dia Faktor-faktor yang Memengaruhinya

open-summary

Saat hamil, seorang ibu dapat mengalami peningkatan produksi air liur yang menyebabkan mulutnya terus terisi air liur. Kondisi ini dikenal dengan ptyalism gravidarum dan dapat menyebabkan mual hingga muntah.


close-summary

13 Jun 2019

| dr. Adelina Haryono

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Ptyalism atau kondisi air liur berlebih saat hamil dapat menyebabkan mual dan muntah

Produksi air liur berlebih dapat menyebabkan mual saat hamil

Table of Content

  • Alasan di balik ibu hamil sering meludah, mual dan muntah
  • Faktor penyebab air liur berlebih saat hamil
  • Cara mengurangi air liur berlebihan saat hamil

Air liur berlebih saat hamil dapat menyebabkan mulut terus terisi ludah. Hal ini tentunya akan membuat ibu hamil tidak nyaman dan terganggu, terutama saat berbicara. Kondisi ini dikenal dengan ptyalism gravidarum.

Advertisement

Ptyalism gravidarum adalah kondisi khusus yang umumnya terjadi saat kehamilan trimester pertama, di mana kelenjar air liur memproduksi air liur secara berlebih. Ibu hamil dapat memproduksi air liur hingga 1-2 liter per hari sehingga tentunya menyebabkan ketidaknyamanan.

Baca Juga

  • Jagalah Kebersihan Toilet, Agar Terhindar dari Berbagai Penyakit Ini
  • Cara Menghilangkan Mual yang Ampuh dan Mudah Dilakukan
  • Tips Sehat Saat Mudik, Ini Daftar Obat yang Perlu Dibawa

Alasan di balik ibu hamil sering meludah, mual dan muntah

Air liur banyak dan pahit memicu terjadinya mual, muntah, hingga penurunan berat badan. Mual dan air liur berlebih biasanya terjadi pada awal kehamilan dan akan berkurang setelah trimester pertama.

Kemudian berapa lama air liur berlebihan saat hamil? Saat hamil, produksi air liur bisa meningkat secara drastis hingga 2 liter per hari dan terjadi secara tiba-tiba. Biasanya, hal ini terjadi selama 2-3 minggu di awal kehamilan. 

Walaupun tampak sepele, ludah berlebih atau ptyalism umumnya sangat mengganggu keseharian ibu hamil. Mulut akan terisi air liur secara terus-menerus dalam jumlah banyak sehingga seringkali ibu harus meludah.

Setelah meludah pun mulut akan terisi air liur kembali dengan cepat. Produksi air liur berlebih ini bahkan menyebabkan kesulitan berbicara karena khawatir air liur akan menyembur keluar saat berbicara.

Dikutip dari NCT UK, penyebab pasti dari kondisi ini belum diketahui secara pasti. Ptyalism dihubungkan dengan perubahan hormonal yang terjadi pada ibu hamil. Selain itu, kondisi ini juga mungkin berhubungan dengan mual dan muntah pada kehamilan.

Ketika mual, umumnya ibu berusaha untuk tidak terlalu sering menelan sehingga air liur menumpuk di dalam mulut. Faktor lain yang dapat menyebabkan produksi air liur berlebih, di antaranya heartburn dan iritan seperti rokok.

Faktor penyebab air liur berlebih saat hamil

Beberapa faktor yang berperan dalam terjadinya air liur berlebihan saat hamil atau ptyalism pada ibu hamil, yaitu:

1. Perubahan hormon

Hormon estrogen dan progesteron yang mengalami peningkatan dalam kehamilan, dipercaya dapat menstimulasi kelenjar liur sehingga memproduksi air liur berlebih.

2. Mual dan kondisi lambung yang terlalu asam

Ibu hamil lebih rentan mengalami gangguan lambung, salah satunya adalah refluks. Pada kondisi ini, asam lambung mengalir keluar dari lambung menuju kerongkongan.

Asam lambung dapat mengiritasi kelenjar liur sehingga merangsangnya untuk memproduksi lebih banyak air liur. Air liur juga diperlukan untuk menetralisir asam lambung yang naik sampai ke mulut dan menetralkan rasa nyeri lambung.

3. Hiperemesis gravidarum

Hiperemesis gravidarum adalah kondisi di mana ibu hamil mengalami mual dan muntah hebat secara terus-menerus. Mual yang berlebih dapat menyebabkan ibu untuk tidak menelan air liurnya karena dengan menelan air liur, rasa mual yang dirasakan akan semakin berat.

4. Iritan

Beberapa paparan zat dapat menyebabkan produksi air liur meningkat, misalnya rokok, karies gigi, obat-obatan tertentu, dan paparan toksin, seperti merkuri atau pestisida.

5. Infeksi gigi

Saat hamil, Anda akan berisiko mengalami gangguan mulut, salah satunya gigi berlubang. Kondisi tersebut bisa diperparah ketika Anda sering mual dan muntah di trimester pertama yang bisa menyebabkan infeksi gigi dan mulut apabila tidak dibersihkan secara rutin. Faktor inilah yang akhirnya memicu peningkatan produksi air liur.

Baca juga: 14 Keluhan Ibu Hamil yang Umum dan Cara Mengatasinya

Cara mengurangi air liur berlebihan saat hamil

Ptyalism tidak dapat dicegah atau diobati. Namun Anda dapat mencoba cara ini untuk mengurangi gejala air liur berlebih saat hamil:

  • Makan dalam porsi yang lebih kecil tetapi sering
  • Menyikat gigi dan berkumur dengan obat kumur beberapa kali sehari
  • Memakan permen karet atau menghisap permen
  • Minum lebih sering, sedikit demi sedikit. Terutama untuk menggantikan cairan yang hilang ketika Anda meludah atau muntah.
  • Berkumur dengan air dingin atau makan es batu
  • Periksa gigi ke dokter gigi untuk memastikan jika ada kelainan pada mulut yang menyebabkan produksi air liur berlebih
  • Gunakan handuk yang lembut untuk mengelap air liur yang keluar.
  • Kurangi makanan yang mengandung gula karena gula cenderung meningkatkan produksi air liur
  • Makan dengan porsi yang sedikit namun lebih sering dan hindari makan makanan yang terlalu keras
  • Cukup minum 

Jika air liur dirasakan terlalu banyak atau mengganggu, berkonsultasilah dengan dokter untuk mengatasinya.

Dokter dapat meresepkan obat untuk membantu mengurangi produksi air liur. Selama pengobatan, Anda bisa menelan air liur yang keluar atau menyekanya dengan tisu atau lap kering.

Jika Anda ingin berkonsultasi langsung pada dokter terkait kondisi air liur berlebih saat hamil, Anda bisa chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.
Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.

Advertisement

mualptyalism

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved