Fakta Anak Kedua yang Wajib Diketahui Orang Tua


Fakta anak kedua disebut cenderung lebih bersaing dengan saudaranya, memiliki hubungan yang kuat dengan teman, suka menegakkan keadilan, dan tidak mudah menyerah. Penting bagi orangtua untuk memerhatikan hal ini.

(0)
30 Dec 2019|Anita Djie
Fakta anak kedua memiliki kepribadian yang unikAnak kedua memiliki kepribadian yang berbeda dari kakak dan adiknya
Anak adalah harta yang tidak ternilai bagi orangtua. Membesarkan anak adalah tanggung jawab yang mulia. Terlebih lagi jika Si Buah hati tumbuh menjadi seseorang yang baik dan berbakti sesuai keinginan Anda, rasanya ada kepuasan tersendiri. Namun, tentunya Anda harus tahu kepribadian anak agar bisa menerapkan pola asuh dan pendekatan emosional yang tepat untuknya.Tetapi tahukah Anda bahwa urutan lahir anak bisa memengaruhi sifat dan kepribadiannya? Hal ini tentunya juga akan memengaruhi bagaimana Anda berkomunikasi dengan mereka. Jika Anda ingin mengetahui fakta anak kedua Anda, daftar berikut ini bisa menjadi panduan.

Fakta anak kedua memiliki sifat yang menarik

Berikut fakta anak kedua yang dapat Anda perhatikan:
  • Bersaing dengan saudara

Anak kedua diapit oleh anak pertama dan bungsu, karenanya ia akan berusaha untuk bersaing mendapatkan perhatian dari orangtuanya dengan saudara lainnya.Anak kedua cenderung merasa bukan anak yang difavoritkan oleh orangtua dan perlu memperlihatkan kemampuan yang tidak dimiliki saudara lainnya. Hal tersebut menumbuhkan rasa bersaing pada sifat anak kedua.
  • Cenderung memiliki self-esteem yang rendah

Fakta anak kedua cenderung memiliki self-esteem atau keberhargaan diri yang rendah karena kurangnya atensi di rumah dan merasa kurang unik di antara saudara-saudaranya. Namun, tentu tidak semua sifat anak kedua seperti itu.
  • Memiliki hubungan yang kuat dengan teman

Fakta anak kedua yang berikutnya adalah memiliki hubungan yang erat dengan teman. Anak kedua biasanya mencari hubungan lain di luar keluarga karena cenderung merasa diabaikan oleh orangtuanya.
  • Mudah bergaul

Anak kedua disebut mudah berkompromi dan karenanya lebih gampang untuk mengikuti aliran percakapan, serta mudah untuk menjalin hubungan dengan orang lain.
  • Lebih mudah beradaptasi

Menurut Alfred Adler, pencetus kepribadian berdasarkan urutan kelahiran, karakter anak kedua lebih cenderung bisa beradaptasi dalam kehidupan sehari-hari. Fakta anak kedua cenderung lebih liar, mandiri, kompetitif, cinta damai, dan senang menyenangkan orang lain.
  • Suka menegakkan keadilan

Uniknya, ciri-ciri anak kedua lebih cenderung menjadi penegak keadilan yang berfokus pada keadilan dan selalu berusaha untuk memahami kebutuhan tiap orang. Mereka lebih bisa berempati dengan orang-orang yang ditindas.
  • Pandai negosiasi

Fakta anak kedua lebih mudah untuk bernegosiasi dan memanipulasi. Mereka mampu melihat suatu masalah dari berbagai sisi dan membuat keputusan yang tepat berdasarkan penilaiannya. Mereka juga lebih mungkin untuk berkompromi dan sabar.
  • Menjadi mediator

Tidak hanya pandai bernegosiasi, anak kedua juga cenderung menjadi mediator dalam keluarga dan menyeimbangkan hubungan antar saudara. Hal ini juga dikarenakan sifat anak kedua yang cenderung cinta damai.
  • Lebih mandiri

Anak kedua tidak merasa memiliki tanggung jawab sebesar anak pertama dan tidak bergantung pada keluarga seperti anak bungsu. Hal inilah yang membuat sifat anak kedua lebih bisa memecah dirinya dari bagian keluarga dan menjadi lebih independen.
  • Tidak mudah menyerah

Anak kedua tidak gampang tertekan dan lebih cenderung tidak menekankan ekspektasi berlebih pada dirinya sendiri. Alhasil, ia menjadi pribadi yang tak mudah menyerah dalam mencapai sesuatu. Hal ini menjadi poin plus bagi sang anak.
  • Efek negatif yang bisa berlangsung hingga dewasa

Anak kedua sering tidak diperhatikan dan perlakuan yang dilakukan oleh orangtuanya dapat berdampak hingga anak tersebut menjadi dewasa. Misalnya, anak bisa mengalami kesulitan dalam membina hubungan dengan orang lain.

Catatan dari SehatQ

Sebagai orangtua, Anda haruslah memberikan kasih sayang yang sesuai dengan karakter anak masing-masing. Terlepas dari urutan kelahirannya. Daftar di atas merupakan ciri-ciri umum anak kedua dan bukanlah sebuah prediksi yang akurat.Beberapa hal bisa berbeda. Ini karena kepribadian anak dipengaruhi oleh kasih sayang yang ditunjukkan kepadanya, lingkungan bergaulnya, faktor genetik, dan banyak lagi. Jadi, cobalah menyikapinya dengan bijak.Bila orangtua memiliki masalah hubungan dengan anak kedua, jangan sungkan untuk mengunjungi psikolog anak atau psikiater. Hal ini bisa membantu Anda mendapat solusi yang tepat.Ingin bertanya lebih lanjut seputar perkembangan anak? tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
tips parentingibu dan anakgaya parenting
Better Help. betterhelp.com/advice/family/birth-order-theory-insights-into-your-personality/
Diakses pada 30 Desember 2019
Healthline. healthline.com/health/mental-health/middle-child-syndrome#is-it-real
Diakses pada 30 Desember 2019
Reader’s Digest. https://www.rd.com/culture/middle-child-traits/
Diakses pada 30 Desember 2019
Psychology Today. https://www.psychologytoday.com/us/blog/field-guide-families/201210/the-secret-powers-middle-children
Diakses pada 30 Desember 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait