Bayi baru lahir dapat menunjukkan beberapa tanda-tanda yang unik
Bayi baru lahir normal akan menunjukkan beberapa tanda-tanda yang mungkin membuat Anda khawatir meski sebenarnya hal yang normal

Bayi yang baru lahir secara normal bisa menunjukkan tanda-tanda yang mungkin Anda anggap aneh sehingga Anda khawatir. Tetapi bisa saja hal yang Anda amati tersebut adalah reaksi alamiah yang sering ditunjukkan oleh bayi yang baru lahir.

 

Fakta unik mengenai bayi baru lahir yang sebenarnya normal

Ada beberapa fakta unik  mengenai bayi baru lahir yang sebenarnya normal-normal saja jika dialami, seperti.

1. Bayi berhenti bernapas secara mendadak

Orangtua tidak perlu panik ketika mendapati Si Kecil yang tiba-tiba tidak bernapas selama 5 sampai 10 detik saat sedang tertidur. Faktanya, bayi baru lahir memiliki pernapasan yang tidak teratur.

Bahkan, bayi bisa bernapas 60 kali dalam semenit setelah menangis atau terlalu senang. Namun, jika bayi berhenti bernapas terlalu lama, terlalu sering atau berubah warna menjadi biru, orangtua perlu membawanya ke dokter.

2. Bayi tidak punya tempurung lutut

Fakta bayi baru lahir yang aneh tapi normal yang satu ini mungkin akan membuat Anda bergidik. Saat masih bayi,  Bayi yang baru lahir belum memiliki tulang tempurung lutut yang padat dan hanya memiliki tulang lunak saja.

Nantinya pada usia tiga sampai lima tahun, barulah tulang tempurung lututnya berkembang secara sempurna.

3. Bayi berambut

Bayi yang baru lahir mungkin akan memiliki beberapa rambut yang tumbuh di sekitar badannya yang dikenal sebagai lanugo. Rambut-rambut ini berperan untuk mengatur suhu tubuhnya saat masih dalam rahim.

Perlahan-lahan, rambut-rambut tersebut akan rontok dengan sendirinya selama beberapa minggu pertama seusai persalinan.

4. Bayi menangis tanpa air mata

Bayi mulai menangis saat dua sampai tiga minggu setelah kelahiran, khususnya saat sore dan menjelang petang, tanpa mengeluarkan air mata sampai usianya mencapai satu bulan. Hal ini normal terjadi pada bayi yang baru lahir karena saluran air matanya yang belum terbentuk dengan sempurna.

5. Adanya tonjolan payudara pada bayi

Fakta unik dari bayi baru lahir yang normal adalah adanya tonjolan payudara pada bayi yang berjenis kelamin wanita maupun pria. Tonjolan ini normal pada bayi yang baru lahir karena ia menyerap hormon estrogen dari ibu.

Bahkan, Anda bisa mendapati adanya susu yang keluar dari payudaranya. Orangtua tidak perlu resah karena tonjolan payudara tersebut akan hilang setelah beberapa minggu.

6. Bayi laki-laki mengalami ereksi

Anda tidak perlu bingung ketika bayi laki-laki mengalami ereksi. Kejadian ini normal terjadi saat bayi baru lahir diganti popoknya. Saat baru lahir, penis Si Kecil mungkin akan terlihat besar akibat hormon, memar, dan pembengkakan selama proses persalinan.

7. Bayi mengeluarkan cairan dari alat kelamin

Setelah kelahiran, bayi yang berjenis kelamin perempuan bisa mengeluarkan cairan yang kental dan berwarna putih atau bahkan mengalami sedikit pendarahan dari vaginanya selama beberapa hari pertamanya.

Namun, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter jika bayi pria Anda memiliki alat kelamin yang membengkak setelah sudah lewat beberapa hari atau ketika bayi perempuan Anda tetap mengeluarkan cairan dari vagina setelah enam minggu berlalu.

8. Tinja bayi berubah-ubah

Tinja pertama bayi baru lahir akan terlihat lengket dan berwarna hitam. Setelahnya, tinja bayi akan berubah-ubah tergantung dari apakah bayi diberikan ASI atau susu formula. Saat diberikan ASI, tinjanya tidak akan sebau tinja saat bayi meminum susu formula.

Normal bagi bayi baru lahir yang mengonsumsi ASI untuk buang air besar beberapa kali sehari atau bahkan sekali tiap tiga hari.

7. Bayi sering merasa takut

Saat bayi merasa takut, ia akan menggoyangkan lengannya keluar dengan telapak tangan terbuka sebelum akhirnya menutupnya dan meletakkan lengannya di dekat tubuhnya kembali.

Gerakan yang normal muncul pada bayi baru lahir ini dikenal sebagai reflek Moro yang menjadi ‘kode’ dari buah hati bahwa ia sedang dalam bahaya.

Aroma yang tajam, suara yang keras, gerakan yang tiba-tiba, dan bahkan tangisannya sendiri dapat menjadi beberapa pemicu dari kemunculan rasa takut pada buah hati.

8. Bayi tidak bisa melihat jauh

Bayi yang baru lahir hanya dapat melihat sekitar 20 sampai 30 centimeter dari wajah mereka. Lebih dari itu, Si Kecil hanya bisa melihat secara kabur.

Saat bayi sudah berusia sekitar satu sampai dua bulan, barulah ia bisa memfokuskan matanya ke benda yang digerakkan di depan wajahnya. Ketika sudah mencapai bulan keempat, buah hati akan mampu melihat warna dan bentuk benda dengan lebih jelas.

9. Adanya tanda lahir

Sepertiga dari bayi yang baru lahir memiliki tanda lahir yang tidak berbahaya dan dapat menghilang dalam kurun waktu beberapa tahun., seperti mongolian spots dan stork bites.

Saat menemukan hal-hal di atas pada buah hati, orangtua tidak perlu panik karena hal-hal tersebut normal terjadi pada bayi baru lahir dan cenderung dapat hilang beberapa minggu setelah persalinan.

Catatan dari SehatQ

Tidak semua kondisi yang dialami oleh Si Kecil adalah sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Faktanya, banyak kondisi yang sebenarnya normal pada bayi yang baru lahir.

Namun, orangtua perlu membawa anak ke dokter bila kondisi yang dialami berlangsung dalam jangka waktu yang lama atau menjadi makin parah.

Baby Center. https://www.babycentre.co.uk/l25019371/15-surprising-newborn-baby-facts-photos
Diakses pada 25 Februari 2020

Reader’s Digest. https://www.rd.com/culture/bizarre-facts-newborn-babies/
Diakses pada 25 Februari 2020

WebMD. https://www.webmd.com/parenting/baby/ss/slideshow-baby-strange-facts
Diakses pada 25 Februari 2020