Cemburu adalah perasaan takut kehilangan seseorang atau sesuatu yang dicintai
Cemburu adalah perasaan yang berakar dari rasa takut kehilangan

Cemburu adalah perasaan natural yang pasti pernah muncul di setiap diri manusia, bahkan sejak kecil. Meski kebanyakan orang mengaitkannya dengan hubungan percintaan, rasa cemburu sebenarnya bisa terjadi di berbagai latar kehidupan, termasuk pertemanan dan pekerjaan atau ranah profesional.

Cemburu merupakan perasaan yang kompleks. Sehingga, orang yang merasakannya terkadang bingung sendiri terhadap emosi yang sedang memenuhi hati dan pikirannya.

Agar Anda tidak lagi bingung memaknai perasaan tersebut, berikut ini fakta seputar cemburu yang perlu diketahui.

Fakta tentang rasa cemburu

Mulai dari pengertian, jenis, hingga cara mengatasinya, berikut ini fakta yang perlu Anda ketahui seputar perasaan cemburu.

1. Arti cemburu

Rasa cemburu adalah perasaan kompleks yang memicu timbulnya berbagai emosi, mulai dari curiga, marah, takut, hingga malu. Perasaan ini bisa dialami siapapun baik itu tua atau muda, laki-laki maupun perempuan.

Perasaan cemburu biasanya datang saat ada orang ketiga yang datang dan dirasa dapat mengganggu kestabilan hubungan Anda dengan sesuatu yang dicintai. “Ancaman” yang keluar dari orang ketiga ini pun sebenarnya tidak selalu nyata.

Tidak melulu soal percintaan, rasa cemburu juga bisa terjadi dalam hubungan pertemanan, saudara, hingga pekerjaan atau hubungan profesional.

2. Cemburu versus rasa iri

Kata cemburu seringkali digunakan bergantian dengan kata iri. Padahal, keduanya adalah hal yang berbeda.
Rasa cemburu adalah ketakutan orang lain mengambil sesuatu yang merupakan hak atau milik Anda. Sementara itu, rasa iri adalah keinginan untuk memiliki sesuatu yang merupakan kepunyaan orang lain.

Meski berbeda, kedua perasaan ini bisa berujung pada rasa insecure atau tidak aman.

3. Penyebab munculnya cemburu

Sebagai manusia, pernah merasa cemburu adalah hal yang wajar. Rasa cemburu biasanya berawal dari rasa takut kehilangan. Jika bisa dikontrol dan dimaknai lebih dalam, perasaan ini sebenarnya bisa dijadikan sebagai tanda bahwa Anda perlu mengevaluasi hubungan dengan pasangan, saudara, ataupun teman kerja.

Hasil evaluasi ini bisa berujung pada hal yang positif. Sehingga, perasaan cemburu dapat dilihat sebagai suatu hal yang diperlukan untuk membuat suatu hubungan lebih hidup dan terus-menerus berkembang ke arah yang lebih baik.

Namun, jika rasa cemburu yang muncul sangat berlebihan, maka penyebabnya biasanya berakar pada kondisi mental orang yang cemburu tersebut, seperti:

  • Rasa percaya diri yang rendah
  • Emosi yang tidak stabil dan cenderung mudah cemas serta mengalami mood swing
  • Merasa insecure dan akhirnya berujung pada perilaku posesif
  • Terlalu bergantung pada pasangan
  • Merasa tidak pantas menjalani hubungan tersebut
  • Merasa takut secara berlebihan bahwa pasangan akan meninggalkan atau tidak mencintai Anda lagi

4. Tanda Anda sedang merasa cemburu

Saat merasa cemburu, seseorang mungkin akan menunjukkannya dengan cara yang berbeda-beda. Ada yang diam saja, ada yang hanya menunjukkan seadanya, tapi ada juga yang sangat ekspresif bahkan hingga menyakiti orang lain.

Tanda bahwa Anda sedang merasa cemburu antara lain:

  • Muncul perasaan marah saat ada orang atau sesuatu yang berinteraksi dengan hal yang Anda senangi
  • Marah saat pasangan atau teman tidak bisa menghabiskan waktu dengan Anda
  • Tidak bisa merasa turut bahagia saat teman kerja mendapatkan sesuatu yang juga Anda inginkan
  • Merasa tidak suka terhadap orang baru yang masuk dalam kehidupan percintaan, tanpa sebab yang jelas
  • Merasa sangat sedih saat memikirkan pasangan, teman, atau saudara

5. Jenis-jenis rasa cemburu

Cemburu bisa terjadi kapan saja, di mana saja, dan pada siapa saja. Karena itu, perasaan ini pun bisa dibagi menjadi beberapa jenis, seperti:

• Rasa cemburu dalam hubungan antar manusia

Rasa cemburu ini bermula dari ketakutan bahwa pasangan, saudara, maupun teman akan menggantikan Anda dengan orang lain dan membentuk sebuah hubungan baru. Contohnya antara lain:

  • Istri yang marah karena suaminya berbincang dengan perempuan lain
  • Suami yang merasa insecure saat istrinya banyak menghabiskan waktu dengan teman-temannya
  • Adik yang tidak suka melihat kakaknya pergi bersenang-senang tanpa dirinya
  • Teman yang merasa keberatan saat Anda berkenalan dengan teman baru

• Rasa cemburu terhadap status sosial atau jabatan

Rasa cemburu yang satu ini sering terjadi di tempat kerja, dan biasanya berhubungan dengan kompetisi satu sama lain. Misalnya, Anda merasa tidak suka melihat teman satu kantor dipromosikan ke jabatan yang lebih tinggi.

• Rasa cemburu abnormal

Rasa cemburu abnormal bisa juga disebut sebagai cemburu patologis atau cemburu ekstrem. Biasanya, ini ada hubungannya dengan kondisi mental orang yang merasa cemburu berlebihan tersebut.

Contoh dari rasa cemburu ini adalah pasangan yang mengontrol semua gerak-gerik pasangannya dan memiliki tuntutan tidak masuk akal yang harus dipenuhi. Pada beberapa kasus, perilaku ini bisa berujung pada kekerasan dalam hubungan.

6. Cara menghadapi rasa cemburu orang lain

Apabila pasangan merasa cemburu, maka hal terbaik yang bisa Anda lakukan adalah mengajaknya untuk berkomunikasi. Sebab jika terus dibiarkan, perasaan ini bisa menghancurkan hubungan secara perlahan.

Berbincang lebih banyak secara jujur satu sama lain, bisa membuka percakapan produktif yang berujung pada usaha perbaikan dari masing-masing pihak.

Selain itu, ingatlah bahwa rasa cemburu ini datangnya dari dirinya. Rasa cemburu ini adalah isu dari pasangan, bukan dari diri Anda. Sehingga, respons yang baik untuk menghadapi rasa cemburu adalah dengan menunjukkan bahwa ia merupakan orang yang penting dalam hidup Anda.

7. Cara mengatasi rasa cemburu yang muncul dalam diri sendiri

Jika merasa sebagai orang yang cenderung mudah merasa cemburu, maka ada beberapa hal untuk membatasi atau mengatasi perasaan ini agar tidak muncul terus-menerus, seperti:

  • Menghindari kegiatan yang kemungkinan besar akan memicu rasa cemburu. Misalnya, membongkar isi media sosial pasangan, membuka-buka isi pesan di ponselnya, atau mencari tahu info berlebihan tentangnya.
  • Berusahalah untuk memperbaiki diri sendiri agar bisa meningkatkan rasa percaya diri.
  • Meningkatkan komunikasi dengan pasangan, teman, atau partner kerja. Dengan begitu, Anda akan lebih mengerti situasi mereka.

8. Hati-hati, kenali tanda cemburu berlebihan

Rasa cemburu yang sudah kelewat batas, bisa berujung pada perilaku controlling atau mengontrol pasangan secara berlebihan. Berikut ini rasa cemburu berlebihan yang perlu diwaspadai.

  • Terlalu berlebihan memonitor keberadaan dan perilaku Anda
  • Sering menuduh sembarangan
  • Mencoba memutus hubungan Anda dengan orang-orang yang membuatnya cemburu

9. Cemburu berlebihan bisa menandakan gangguan mental

Saat perasaan cemburu yang muncul sudah sangat parah, tidak kunjung hilang, dan memengaruhi berbagai aspek kehidupan Anda, maka kemungkinan ada gangguan mental yang melatarinya. Jika sudah begini, segera konsultasi ke dokter spesialis kejiwaan ataupun psikolog.

Beberapa gangguan mental yang memiliki rasa cemburu berlebihan sebagai gejala antara lain:

Catatan dari SehatQ

Cemburu adalah perasaan kompleks yang bisa dirasakan semua orang dari berbagai usia, gender, dan latar belakang. Selama tidak berlebihan, cemburu bisa dijadikan sebagai tanda untuk mulai mengintrospeksi hubungan, baik itu hubungan percintaan, pertemanan, maupun pekerjaan.

Rasa cemburu yang diolah dengan baik bisa menjadi pemicu untuk memperbaiki hubungan. Sebaliknya, rasa cemburu berlebihan akan merusak hubungan dan perasaan kedua belah pihak.

Psychology Today. https://www.psychologytoday.com/intl/basics/jealousy
Diakses pada 25 Juni 2020

Psychology Today. https://www.psychologytoday.com/intl/blog/close-encounters/201410/whats-really-behind-jealousy-and-what-do-about-it
Diakses pada 25 Juni 2020

Good Therapy. https://www.goodtherapy.org/learn-about-therapy/issues/jealousy
Diakses pada 25 Juni 2020

Artikel Terkait