Fakta Golongan Darah A yang Menarik dan Perlu Anda Ketahui

Ada banyak fakta golongan darah a menarik yang jarang diketahui orang
Sekantong darah dengan golongan darah a

Golongan darah A adalah golongan darah yang cukup umum dimiliki orang Indonesia, bahkan sebanyak 25 persen orang Indonesia bergolongan darah A. Golongan darah ini rupanya menyimpan sejumlah fakta lainnya yang berhubungan dengan kesehatan, pola makan, maupun kepribadian.

Fakta golongan darah A

Berikut fakta tentang golongan darah A yang menarik untuk Anda ketahui:

1. Pola keturunan golongan darah A

Golongan darah diwariskan oleh orangtua pada anaknya. Jika Anda bergolongan darah A, maka kemungkinan orangtua Anda bergolongan darah dengan kombinasi berikut:

  • AB dan AB
  • AB dan B
  • AB dan A
  • AB dan O
  • A dan B
  • A dan A
  • O dan A

Selain itu, golongan darah A tidak dapat dihasilkan jika kombinasi golongan darah orangtua berasal dari golongan berikut:

  • B dan B
  • O dan B
  • O dan O.

Cobalah cocokan golongan darah kedua orangtua Anda, atau Anda dan pasangan dengan anak Anda. Apakah sudah sesuai?

Golongan darah orangtua memengaruhi golongan darah anak
Macam-macam golongan darah

2. Golongan darah A hanya bisa menerima dan menjadi donor dari golongan tertentu

Fungsi paling vital dari mengetahui golongan darah adalah untuk tujuan transfusi darah. Mencampurkan darah dari dua golongan darah yang tidak cocok akan mengakibatkan antibodi dalam darah penerima transfusi melawan sel-sel darah pendonor, bahkan juga bisa menghasilkan reaksi toksik yang berpotensi fatal.

Golongan darah A hanya dapat menerima donor dari golongan darah A dan O. Sedangkan sebagai pendonor, golongan darah A hanya bisa menyumbangkan darahnya pada orang dengan golongan darah A dan AB.

Hal lain yang perlu Anda perhatikan adalah untuk menyumbangkan darah ke selain golongan darah A, dibutuhkan pemeriksaan dan berpotensi tidak selalu cocok. Sebaiknya, selalu mendonor dan menerima darah dari golongan darah yang sama.

3. Golongan darah A cocok dengan diet tertentu

Eat Right for Your Type adalah buku populer yang menjelaskan bahwa untuk memiliki tubuh yang sehat dengan berat badan ideal, pola makan Anda dapat diatur berdasarkan golongan darah.

Seorang profesor yang juga penulis buku ini, Peter D’Adamo, berpendapat bahwa lektin - suatu protein yang ditemukan dalam makanan - diyakini memiliki pengaruh pada darah dan saluran pencernaan. Protein ini mengikat sel-sel di dalam tubuh, menyebabkan sel-sel menggumpal, dan berpotensi menyebabkan gangguan hormon.

Oleh karena itu, ada beberapa makanan dengan kandungan lektin yang harus dihindari golongan darah A, seperti daging, gandum, jagung, kacang merah dan susu. Buku ini juga menyarankan makanan yang cocok bagi golongan darah A, yakni makanan laut, kalkun, tahu, buah, sayuran dan biji-bijian.

Akan tetapi, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memastikan teori ini karena setiap orang memiliki kebutuhan makanan berbeda-beda, tergantung kondisi atau penyakit yang dideritanya.

4. Golongan darah A menentukan karakteristik kepribadian

Teori penentuan karakter kepribadian berdasarkan golongan darah adalah acuan yang masih populer hingga kini. Ini adalah teori yang berawal dari budaya orang Jepang dengan nama ketsuekigata. Berdasarkan teori tersebut, karakter dari kepribadian golongan darah A meliputi:

  • Keras kepala
  • Sungguh-sungguh
  • Bertanggung jawab
  • Sabar
  • Pendiam
  • Bijaksana
  • Kreatif.

Meskipun banyak yang mengakui ketepatan berbagai karakteristik di atas, hingga saat ini tidak ada bukti ilmiah yang mendukung teori tersebut.

Golongan darah dapat diketahui melalui tes golongan darah
Golongan darah dapat diketahui melalui tes

5. Lebih berisiko terhadap penyakit-penyakit tertentu

Pemilik golongan darah ini dianggap lebih berisiko mengalami penyakit-penyakit tertentu, seperti diabetes, penyakit jantung, kanker lambung dan pankreas, hingga malaria.

Seorang peneliti asal Prancis menganalisis data dari sekitar 82.000 wanita pada 2015. Dari data tersebut, ditemukan bahwa mereka yang memiliki golongan darah tipe A memiliki kemungkinan 10 persen lebih besar terkena diabetes tipe 2. Para ilmuwan berargumen bahwa golongan darah seseorang dapat berperan dalam susunan mikroba usus yang dapat memengaruhi metabolisme dan berkontribusi terhadap risiko diabetes.

Dalam penelitian lain di tahun 2017, sekelompok peneliti dari fakultas kedokteran Universitas Tongji di Tiongkok mengungkapkan hasil penelitian yang melibatkan lebih dari 62.000 wanita dan 27.000 pria. Hasilnya, responden dengan golongan darah A memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit kardiovaskular sebanyak lima persen, dibandingkan mereka yang bergolongan darah O.

Studi lainnya yang melibatkan 50.000 responden yang berusia 50-70 tahun menyatakan bahwa golongan darah A mempunyai risiko 20 persen lebih tinggi ketimbang golongan darah O untuk terkena penyakit kanker pada organ perut, seperti pankreas dan lambung.

Dalam studi lain yang berbeda, hasil pengamatan seorang peneliti bernama Tekeste mengemukakan bahwa golongan darah A lebih rentan terkena malaria dengan gejala yang lebih parah. Hal ini disebabkan karena protein tertentu yang dikeluarkan oleh parasit malaria cenderung memiliki efek lebih kuat pada sel darah merah golongan A.

6. Darah golongan A lebih disukai nyamuk

Nyamuk yang dikenal sebagai penghisap darah ternyata punya preferensi darah favoritnya sendiri. Dalam studi pada tahun 2004 dalam Journal of Medical Entomology, peneliti menemukan bahwa satu spesies nyamuk bernama Aedes albopictus mendarat di 47 persen subjek penelitian dengan golongan darah A. Para peneliti percaya bahwa nyamuk dapat merasakan gula yang dikeluarkan beberapa orang melalui kulit mereka berdasarkan golongan darah.

Dari berbagai fakta golongan darah A di atas, fakta lainnya yang tak kalah penting untuk dipahami adalah golongan darah juga bisa bervariasi sifatnya, tergantung etnis dan gaya hidup orang tersebut.

Oleh karena itu, fakta-fakta golongan darah A di atas dapat Anda jadikan sebagai tambahan informasi, agar semakin bijak dalam menjalani hidup yang sehat dan terhindar dari berbagai penyakit yang menjadi risiko bagi pemilik golongan darah A.

MEDICALNEWSTODAY.https://www.medicalnewstoday.com/articles/319399#what-is-the-a-blood-type
Diakses pada 25 Februari 2020

THEBLOODCENTER.http://www.thebloodcenter.org/Donor/BloodFacts.aspx
Diakses pada 25 Februari 2020

BESTLIFE.https://bestlifeonline.com/facts-about-blood-type/
Diakses pada 25 Februari 2020

HEALTHLINE.https://www.healthline.com/health/a-positive-blood-type#what-determines-blood-type
Diakses pada 25 Februari 2020

RESEARCHGATE.https://www.researchgate.net/publication/259879622_ABO_Genotype_'Blood-Type'_Diet_and_Cardiometabolic_Risk_Factors
Diakses pada 25 Februari 2020

BABYMED.https://www.babymed.com/pregnancy/blood-type-and-rh-rhesus-status-countries
Diakses pada 25 Februari 2020

SPRINGER.https://link.springer.com/article/10.1007%2Fs00125-014-3472-9
Diakses pada 25 Februari 2020

NCBI.https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5314383/
Diakses pada 25 Februari 2020

NCBI.https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3827391/
Diakses pada 25 Februari 2020

BIOMEDCENTRAL.https://malariajournal.biomedcentral.com/articles/10.1186/1475-2875-9-280
Diakses pada 25 Februari 2020

Artikel Terkait