Fakta di Balik Sunat Laser yang Harus Diketahui Orangtua

(0)
25 Dec 2019|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Sunat laser memang memiliki banyak keunggulan, tapi juga punya kekuranganProsedur sunat laser memiliki kekurangan dan keunggulan yang perlu dipertimbangkan
Sunat laser seringkali dijadikan iming-iming orangtua kepada anak bahwa metode ini tidak sakit dan lebih cepat sembuh dibanding sunat dengan metode tradisional. Jika Anda termasuk salah satu orangtua yang demikian, Anda harus menyimak fakta mengenai sunat laser yang sebenarnya kali ini.Sunat adalah kegiatan membuang kulit yang berada pada ujung penis. Selain karena alasan keagamaan maupun tradisi, sunat memiliki manfaat bagi kesehatan, misalnya menghindarkan laki-laki dewasa dari penyakit, seperti balanitis (pembengkakan pada kulup) dan fimosis (ketidakmampuan kulup untuk meregang).Jika dahulu sunat lebih banyak dilakukan pada anak-anak maupun dewasa, saat ini praktik sunat juga sudah dilakukan sejak bayi. Kapan pun sunat dilakukan, sangat penting bagi Anda untuk memilih tenaga kesehatan yang memang mumpuni untuk melakukan prosedur ini.

Prosedur sunat laser

Sebutan sunat laser kepada metode khitan yang sempat booming beberapa tahun lalu ini sendiri sebetulnya kurang tepat. Pasalnya, sunat laser bukanlah dilakukan menggunakan laser seperti di film fiksi ilmiah, melainkan menggunakan alat bernama electro cauter.Alat ini berbentuk seperti pulpen dengan dua buah lempeng kawat di ujungnya yang saling berhubungan. Jika dialiri listrik, ujung logam akan menjadi panas dan memerah sehingga dapat digunakan untuk memotong kulit kulup.Karena menggunakan panas inilah, kulup dapat terpotong tanpa menimbulkan pendarahan pada penis. Pasalnya setelah kulit dipotong, luka pada area yang disunat akan langsung menutup dan darah yang berada di sekitarnya seperti membeku.Meskipun demikian, bukan berarti penis yang disunat dengan alat electro cauter ini tidak perlu dijahit. Jahitan tetap perlu dilakukan untuk merapikan area yang disunat serta mempercepat proses penyembuhan luka sunat.

Keunggulan dan kekurangan sunat laser

Sebelum sunat laser booming, sunat anak biasanya dilakukan dengan metode tradisional atau konvensional. Sunat tradisional adalah pemotongan kulup tanpa bius dengan kulup diregangkan terlebih dahulu, kemudian langsung dipotong dan dioleskan obat antiinfeksi.Sementara itu, sunat konvensional dilakukan dengan terlebih dahulu membius lokal penis. Setelah itu, kulup diiris melingkar menggunakan gunting atau pisau bedah lalu disatukan kembali dengan dijahit.Dibanding metode sunat tradisional maupun konvensional, sunat laser memang memiliki keunggulan. Kementerian Kesehatan RI melansir beberapa keunggulan sunat laser sebagai berikut:
  • Cocok digunakan sebagai metode sunat untuk anak-anak, termasuk yang berusia di bawah 3 tahun, karena pembuluh darah mereka masih sangat kecil.
  • Risiko terjadinya pendarahan minimal karena menggunakan alat pemanas (bukan benda tajam).
  • Waktu pengerjaan relatif lebih cepat.
  • Waktu penyembuhan juga relatif lebih cepat.
Meskipun demikian, Kemenkes juga menekankan bahwa metode sunat laser juga memiliki kekurangan seperti halnya metode tradisional maupun konvensional. Kekurangan sunat laser, di antaranya:
  • Kulup dapat menutup kembali bila dalam sunat laser kulup dipotong terlalu pendek.
  • Jika tidak dilakukan oleh ahli, sunat laser memiliki kemungkinan terjadinya luka bakar pada penis.
Untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya efek samping di atas, Kemenkes mengimbau orangtua agar melakukan sunat laser hanya di sarana kesehatan atau dokter yang kompeten. Jangan takut bila dokter menyarankan bius total bagi anak yang usianya sudah lebih besar karena hal ini cukup normal.Luka sunat pada anak yang dikhitan dengan metode sunat laser ini biasanya sembuh dalam waktu satu minggu. Dengan metode ini, orangtua biasanya lebih puas dengan hasilnya, baik dari segi kesehatan maupun estetika, karena anak yang kulupnya dibuang lewat sunat laser cenderung jarang mengalami pendarahan atau infeksi pada penisnya, dan hasil sunatannya lebih rapi dibanding metode lainnya.
sunat
Healthline. https://www.healthline.com/health/circumcision
Diakses pada 24 Desember 2019
Kementerian Kesehatan RI. http://yankes.kemkes.go.id/read-5-pilihan-metode-khitan-untuk-anak-cowok-7307.html
Diakses pada 24 Desember 2019
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4811235/
Diakses pada 24 Desember 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait