Tidur tengkurap bisa mengubah lengkungan alami tulang belakang hingga menyebabkannya menegang
Tidur tengkurap bisa menekan leher hingga membuatnya nyeri

Tidur tengkurap menjadi posisi yang nyaman bagi sebagian orang. Tidak hanya saat tidur, orang-orang juga menggunakan posisi ini ketika menonton TV atau membaca buku.

Padahal, posisi ini ternyata bisa berbahaya bagi kesehatan, apalagi jika dilakukan dalam waktu yang lama. Lantas, apa saja bahaya di balik tidur tengkurap?

Bahaya tidur tengkurap

Tidur tengkurap membuat pergerakan Anda terbatas sehingga menghasilkan tidur yang lebih dalam. Akan tetapi, posisi tersebut bisa memberi beban yang berat bagi punggung dan leher. Jika diteruskan, hal ini tentunya akan berbahaya. 

Beberapa bahaya tidur tengkurap yang bisa terjadi, yaitu:

  • Nyeri tulang belakang

Tidur tengkurap membuat tulang belakang menjadi tegang karena posisi tengkurap dapat mengubah lengkungan alami tulang belakang sehingga menyebabkan kaku dan menegang. Ditambah lagi, tekanan pada bagian tengah tubuh yang tidak seimbang akibat posisi tengkurap dapat membuat tulang belakang Anda terasa nyeri. 

Ketika tulang belakang terasa nyeri, saraf-saraf tubuh di dalamnya bisa ikut terpengaruh. Sehingga dampaknya, saat bangun tidur Anda bisa mengalami kesemutan atau mati rasa pada bagian tubuh tertentu.

  • Leher kaku dan nyeri

Saat tidur tengkurap, Anda akan memiringkan kepala ke kiri atau ke kanan agar bisa bernapas. Hal tersebut membuat tulang leher dan tulang belakang menjadi tidak sejajar. 

Leher pun mendapat tekanan yang kuat dan menjadi tegang sehingga menyebabkan kaku dan nyeri. Seiring waktu, masalah ini juga bisa semakin berkembang karena sendi leher akan bergeser sedikit demi sedikit. 

  • Perut tidak nyaman

Tidur tengkurap akan membuat perut Anda tertekan dan terbebani sehingga menyebabkan perut terasa tidak nyaman. Selain itu, posisi tidur ini juga dapat memberi tekanan pada organ-organ dalam, khususnya jantung dan paru-paru. Tubuh pun membutuhkan 25 persen lebih banyak energi untuk tidur dengan posisi tengkurap.

  • Masalah pernapasan

Bukan hanya perut, dada juga mendapat tekanan akibat tidur tengkurap. Selain itu, otot pernapasan pun akan terpengaruh sehingga memungkinkan Anda mengalami masalah pernapasan yang mengganggu. Bahkan pergerakan tulang rusuk dan diafragma Anda juga menjadi terbatas akibat posisi ini.

Alih-alih merasa segar, tidur tengkurap justru membuat seseorang terbangun dengan rasa sakit dan tidak nyaman di berbagai bagian tubuh. Oleh sebab itu, posisi tidur ini menjadi posisi yang paling buruk bagi sebagian besar orang.

Bolehkah ibu hamil tidur tengkurap?

Ibu hamil membutuhkan kualitas tidur yang baik dan cukup untuk menunjang kesehatannya dan janin yang tengah dikandungnya. Akan tetapi, ibu hamil seringkali merasa kesulitan menemukan posisi tidur yang membuatnya nyaman dan aman.

Mengenai bolehkah ibu hamil tidur tengkurap, sebaiknya jangan melakukannya ketika perut ibu mulai menonjol karena berat badan berlebih di bagian perut dapat meningkatkan tekanan pada tulang belakang. Selain itu, dikhawatirkan bayi akan tergencet jika ibu tidur dengan posisi tengkurap sehingga bisa menimbulkan masalah pada perkembangannya. 

Ketika kondisi perut sudah tidak nyaman atau tidak memungkinkan untuk melakukan tengkurap, ibu harus mencari posisi tidur lain, seperti tidur menghadap sisi kiri misalnya. Sebuah studi menunjukkan bahwa tidur di sisi kiri ketika hamil dapat meningkatkan aliran darah yang sehat, dan memberi oksigen yang optimal bagi diri ibu maupun janin.

Tips tidur tengkurap

Tidur dengan posisi tengkurap sebaiknya memang tidak dilakukan agar Anda terhindar dari berbagai bahaya yang telah disebutkan tadi. Akan tetapi, jika Anda tak bisa tidur dengan posisi lain, berikut tips tidur tengkurap yang sebaiknya Anda terapkan:

  • Gunakan bantal yang tipis atau sama sekali tidak memakai bantal karena semakin datar bantal, maka semakin sedikit pula kepala dan leher Anda akan miring.
  • Letakkan bantal di bawah panggul untuk menjaga tulang belakang tetap lurus dan mengurangi tekanan berlebih di sekitar punggung.
  • Jangan tengkurap terlalu lama karena akan mengakibatkan pegal serta tidak nyaman pada dada dan tulang belakang Anda.
  • Lakukanlah peregangan di pagi hari selama beberapa menit karena dapat membantu mengembalikan otot-otot yang menegang dan bahkan bisa menguatkannya. Selain itu, Anda juga akan merasa lebih segar dan bugar.

Menerapkan aturan tersebut bisa membuat tidur Anda terasa lebih nyaman. Akan tetapi, jika kebiasaan tidur tengkurap mendatangkan masalah, sebaiknya konsultasikan masalah tersebut pada dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan akurat.

Healthline. https://www.healthline.com/health/is-it-bad-to-sleep-on-your-stomach#back-pain
Diakses pada 25 Maret 2020
What to Expect. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/sleep-solutions/pregnancy-sleep-positions/
Diakses pada 25 Maret 2020
Dr. Axe. https://draxe.com/health/sleep-positions/
Diakses pada 25 Maret 2020
Very Well Health. https://www.verywellhealth.com/best-and-worst-sleep-positions-for-health-conditions-4158271
Diakses pada 25 Maret 2020

Artikel Terkait