Fakta atau Mitos: Manfaat Angkak untuk Demam Berdarah

Banyak yang percaya bahwa angkak merah dapat digunakan untuk menaikkan trombosit dan menyembuhkan penyakit DBD
Angkak merupakan obat tradisional yang terbuat dari beras yang difermentasi dengan ragi merah

Angkak adalah salah satu tumbuhan herbal yang sering digunakan untuk berbagai masalah kesehatan. Penggunaan angkak sangat mudah, Anda dapat mencampurnya ke dalam hidangan ataupun merebus dan meminum airnya. 

Manfaat angkak yang paling dipercaya adalah untuk mengatasi demam berdarah. Namun, seberapa efektif angkak untuk DBD atau demam berdarah? Apakah angkak memang memang bisa membantu mengobati penyakit demam berdarah atau hanya sekedar mitos belaka saja?

Fakta manfaat angkak dalam mengatasi demam berdarah 

Penderita demam berdarah biasanya mengalami demam tinggi dan nyeri otot

Demam berdarah merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti.

Penyakit ini sering ditemukan di daerah tropis dan subtropis, seperti Indonesia. Penyakit demam berdarah bisa mengakibatkan demam tinggi, nyeri otot dan persendian, serta ruam-ruam.

Pada kasus tertentu, demam berdarah dapat menimbulkan penurunan tekanan darah dan berakibat fatal bagi penderitanya. Salah satu obat yang sering digunakan oleh masyarakat adalah angkak. Akan tetapi, sebenarnya apa itu angkak?

Angkak merupakan salah satu beras yang difermentasi dengan ragi merah dan dipakai sebagai pengobatan tradisional untuk berbagai penyakit. Angkak memiliki ciri khas berwarna kemerahan dan berbentuk seperti beras.

Manfaat angkak untuk mengobati demam berdarah sebenarnya kurang tepat. Angkak bukan bertujuan untuk menghilangkan virus demam berdarah, melainkan untuk mengatasi atau meringankan gejala dari demam berdarah dengan cara menaikkan trombosit pada penderita demam berdarah.

Dipercaya bahwa ekstrak dari angkak mempunyai efek pada proses megakariopoiesis atau produksi trombosit di sumsum tulang dan memengaruhi proses infeksi agar tidak menghancurkan trombosit.

Meskipun demikian, penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan untuk mengetahui secara pasti manfaat angkak dalam meringankan penyakit demam berdarah.

Apakah ada manfaat angkak lainnya untuk kesehatan? 

Kandungan angkak dipercaya dapat menurunkan tingkat kolesterol

Manfaat angkak untuk penderita demam berdarah masih membutuhkan riset yang lebih mendalam. Namun, bukan berarti tidak ada manfaat angkak bagi kesehatan. Beberapa manfaat angkak untuk kesehatan yaitu:

 

  • Mengobati sindrom metabolik

 

Sindrom metabolik merujuk pada sekumpulan kondisi medis yang dapat meningkatkan risiko Anda mengalami penyakit kronis, seperti stroke, diabetes, dan sebagainya. Manfaat angkak dipercaya mampu menurunkan peluang Anda terkena sindrom metabolik. 

 

  • Mengurangi peradangan

 

Peradangan adalah respon alamiah tubuh saat terjadi infeksi dalam tubuh. Namun, peradangan berlebih atau dalam jangka waktu lama bisa memicu penyakit-penyakit serius, seperti kanker, diabetes, dan sebagainya.

Angkak ditemukan mampu mengurangi peradangan dalam tubuh dan membantu mengatasi kerusakan tubuh akibat radikal bebas.

 

  • Menurunkan kolesterol

 

Senyawa monacolin K dalam angkak membentuk manfaat angkak dalam menurunkan kolesterol. Kandungan ini umum digunakan dalam bentuk ekstraknya untuk dijadikan obat penurun kolesterol, seperti statin.

Akan tetapi, penelitian masih dibutuhkan untuk meninjau efektivitas angkak dalam menurunkan kolesterol.

 

  • Melindungi organ jantung

 

Manfaat angkak dalam menurunkan kolesterol yang memicu kekakuan dan penyempitan pembuluh darah membuatnya mampu mengurangi peluang Anda terkena penyakit jantung, seperti stroke dan serangan jantung.

 

  • Memiliki kandungan antikanker

 

Manfaat angkak sebagai antikanker masih memerlukan studi yang lebih banyak lagi, khususnya efektivitasnya pada manusia. Namun, riset menunjukkan bahwa pemberian bubuk angkak dapat mengurangi tumor pada tikus yang menderita kanker prostat.

Efek samping di balik manfaat angkak

Anda bisa mengonsumsi angkak dengan cara merebus angkak, mencampurkannya dengan hidangan lainnya, ataupun dalam bentuk suplemen. Akan tetapi, di balik manfaat angkak, terdapat beberapa efek samping yang bisa ditimbulkan.

Bagi orang-orang tertentu, angkak dapat mengakibatkan gangguan pada pencernaan, seperti sakit perut, kembung, dan sebagainya. Pada kasus yang ekstrem, angkak bisa menyebabkan reaksi alergi, masalah pada otot, atau keracunan di organ ginjal.

Oleh karenanya, Anda sebaiknya mengonsumsi angkak dalam takaran yang sewajarnya, yaitu sekitar 1.200-4.800 miligram. Umumnya, angkak dalam bentuk suplemen direkomendasikan untuk dikonsumsi sebanyak 1.200 sampai 2.400 miligram per harinya.

Konsumsi angkak tidak direkomendasikan untuk wanita yang sedang hamil atau menyusui dan orang-orang yang sedang mengonsumsi obat statin. Sebaiknya konsultasikan pada dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi angkak jika Anda memiliki kondisi medis tertentu atau mengonsumsi obat-obatan tertentu.

Healthline.  https://www.healthline.com/nutrition/red-yeast-rice
Diakses pada 01 November 2019

Folia Medica Indonesiana. pdfs.semanticscholar.org/8d90/42bf709175f378a86c03c77531bc42900293.pdf
Diakses pada 01 November 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dengue-fever/symptoms-causes/syc-20353078
Diakses pada 01 November 2019

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3384743/
Diakses pada 01 November 2019

WebMD. webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-925/red-yeast-rice
Diakses pada 01 November 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed