Fakta Anak Pertama, Benarkah Lebih Mandiri?


Fakta anak pertama sering disebut memiliki berbagai karakter yang khas. Mulai dari berjiwa pemimpin, peduli, cerdas, bertanggung jawab, mandiri, pekerja keras, penurut hingga perfeksionis.

(0)
30 Dec 2019|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Fakta anak pertama dipercaya memiliki karakter yang lebih cerdas dan peduliMemiliki sifat bertanggung jawab dipercaya sebagai fakta anak pertama
Banyak orang mencari berbagai informasi mengenai fakta anak pertama di dunia maya. Hal ini bukan tanpa alasan karena menjadi anak pertama dipercaya memiliki keunikan tersendiri. Sebagai anak yang pertama lahir daripada saudara-saudara kandungnya, anak sulung seringkali disebut lebih mandiri dan bertanggung jawab. Namun, benarkah demikian?

Fakta anak pertama ternyata memiliki karakter ini

Dilansir dari Everyday Health, Psikiater Alfred Adler percaya bahwa kepribadian dipengaruhi oleh urutan kelahiran. Anak sulung, anak tengah, maupun anak bungsu, dianggap memiliki karakter yang berbeda-beda, dan itu merupakan hal yang wajar. Khusus anak pertama, terdapat sejumlah karakter unik yang umumnya dipercaya sebagai karakter mereka. Berikut fakta anak pertama yang bisa Anda perhatikan:
  • Cerdas

Studi menemukan bahwa anak sulung cenderung lebih cerdas daripada saudara kandungnya. Alasannya adalah pada awal kehidupannya, anak pertama cenderung mendapatkan perhatian ekstra dari orangtua dibanding dengan adik-adiknya.
  • Mandiri

Fakta anak pertama ini sudah bukan rahasia lagi. Mereka cenderung mandiri karena fokus orangtua tidak hanya kepadanya, tetapi juga terbagi untuk mengurus adik yang dimilikinya. Kondisi ini bisa membuat mereka terbiasa melakukan berbagai hal sendiri.
  • Peduli

Anak sulung cenderung peduli terhadap orang lain. Ini terjadi karena mereka terbiasa mengasuh dan melindungi adiknya, terutama saat sang adik membutuhkan perlindungan atau bantuan. Oleh sebab itu, ketika orang lain membutuhkan maka ia tak segan untuk membantu.
  • Pemimpin

Sebuah studi dari University of Georgia menemukan bahwa fakta anak pertama cenderung lebih memiliki jiwa kepemimpinan. Sayangnya, pada sebagian anak, karakter ini bisa membuatnya menjadi orang yang suka memerintah.
  • Bertanggung jawab

Seringkali anak pertama tumbuh menjadi orang yang bertanggung jawab. Mereka akan melakukan pekerjaannya sendiri dengan baik. Namun, memberi tanggung jawab yang terlalu besar pada anak pertama dapat membuatnya merasa terbebani sehingga memicu terjadinya stres.
  • Pekerja keras

Memiliki adik membuat anak sulung lebih sulit mendapat perhatian lebih dari orangtua. Oleh sebab itu, mereka seringkali bekerja lebih keras untuk membuat orangtua bahagia dan terkesan. Hal ini membuat anak pertama cenderung lebih berorientasi terhadap prestasi agar orang tua menjadikannya panutan. Tak heran, jika karakter anak pertama disebut-sebut sebagai pekerja keras.
  • Perfeksionis

Didasari oleh perasaan ingin membuat orangtua terkesan, anak tertua cenderung menjadi perfeksionis. Ia akan berusaha menjadi yang terbaik dan mewujudkan keinginan orangtuanya. Oleh sebab itu, banyak anak sulung yang berhasil dalam sekolah, karier, ataupun hal lain. Namun terkadang, watak anak pertama ini juga bisa membuatnya kesulitan karena menuntut diri untuk selalu sempurna.
  • Penurut

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Child Development menemukan fakta anak pertama bahwa mereka lebih mudah untuk menjadi penurut daripada adiknya. Mereka juga memliki kecenderungan lebih rendah untuk memberontak dibanding anak kedua.
  • Tidak terlibat perilaku berisiko

Fakta anak sulung yang satu ini menjadi harapan bagi banyak orangtua di mana anak cenderung tidak terlibat dalam perilaku berisiko. Sebuah studi dari jurnal Economic Enquiry menemukan bahwa anak tertua jauh lebih kecil kemungkinannya untuk menggunakan zat terlarang dan seks bebas daripada anak tengah ataupun anak terakhir.
  • Berada di zona nyaman

Si sulung cenderung memiliki rasa takut yang kuat akan kegagalan sehingga apa pun yang dilakukannya tidak membuat mereka merasa lebih baik. Takut membuat kesalahan dalam mengambil langkah pun membuat anak tertua tetap berada pada zona nyamannya dan tak menyukai perubahan. Ciri-ciri anak sulung ini harus disikapi dengan bijak.Perlu diingat bahwa tidak semua anak pertama memiliki karakter yang sama seperti daftar di atas. Jadi, tak perlu berlebihan dalam menyikapi fakta tentang anak pertama. Sebab, banyak faktor yang dapat memengaruhi karakter seorang anak, seperti keluarga, teman, maupun lingkungan. Sebenarnya karakter-karakter diatas tidak selalu dialami setiap anak karena karakter seseorang akan tergantung dari lingkungan dan  pola pengasuhan orangtua, namun yang sudah pasti adalah setiap anak akan mewarisi 50% DNA dari masing-masin orangtua, selain mewarisi bentuk wajah, anak Anda akan mewarisi ekspresi bahkan hingga ke sifat detail orangtua, misalnya si anak mengikuti ekspresi ayah saat marah. 

Cara membimbing anak pertama

Terlepas dari fakta anak pertama di atas, mungkin Si Sulung merasa tersisihkan dan kurang perhatian setelah memiliki adik. Oleh sebab itu, ada beberapa hal yang harus Anda lakukan dalam membimbing anak pertama untuk menjaga kepribadiannya, seperti: 
  • Tidak membebani

Memberi anak pertama tugas dan tanggung jawab merupakan hal yang biasa orangtua lakukan. Namun, berilah tugas tersebut sesuai usia dan kemampuannya. Jangan sampai ia merasa terbebani. Selain itu, orangtua juga harus memberi waktu bagi anak untuk bermain dan bersantai. 
  • Memberi contoh yang baik

Sifat pemimpin yang dimiliki anak pertama mungkin bisa menjadikannya arogan. Namun, Anda harus memberi contoh yang baik dengan menunjukkan rasa sabar, menjadi pendengar yang baik, dan dapat berkomunikasi satu sama lain.
  • Menyemangati dan memuji

Ketika anak pertama gagal untuk membuat orangtua terkesan, maka ia akan merasa sangat sedih dan terpukul. Namun, tetaplah menyemangati dan memujinya atas usaha yang sudah ia lakukan. Respons ini akan membantu anak merasa lebih tenang.
  • Meluangkan waktu

Anak tertua bisa merasa diacuhkan oleh orangtua ketika memiliki adik. Oleh sebab itu, orangtua harus meluangkan waktu untuk mengobrol ataupun bermain bersama anak sulungnya. Sebab, setiap anak tentu membutuhkan waktu bersama orangtuanya.Sudah menjadi tugas orangtua untuk merawat dan menjaga anaknya. Jangan sampai Anda membeda-bedakan anak karena tindakan ini hanya akan membuat mereka merasa terkucilkan. Perlakukan anak dengan penuh kasih sayang, namun tetap memberi batasan dan aturan yang tepat.Jika Anda ingin bertanya lebih lanjut seputar kesehatan anak, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
tips parentingtips mendidik anakgaya parenting
Web MD. https://www.webmd.com/parenting/news/20170209/first-born-intelligence
Diakses pada 29 Desember 2019
Bustle. https://www.bustle.com/p/7-interesting-habits-all-first-born-children-have-in-common-7515592
Diakses pada 29 Desember 2019
Parents. https://www.parents.com/baby/development/social/birth-order-and-personality/
Diakses pada 29 Desember 2019
Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/kids-health/helping-your-first-overcome-oldest-child-syndrome/
Diakses pada 29 Desember 2019.
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait