Entomophobia atau Fobia Serangga: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

0,0
Entomophobia adalah kondisi yang digambarkan sebagai ketakutan atau kecemasan berlebih terhadap seranggaSaat berhadapan dengan serangga, penderita insectophobia akan merasa mual, pusing, panik, dan sejumlah gejala fisik lain
Serangga adalah salah satu hewan yang dibenci oleh banyak orang. Beberapa orang bahkan merasakan ketakutan atau kecemasan ekstrem saat memikirkan maupun berhadapan dengan hewan satu ini.Apabila Anda merasakan hal serupa, kondisi ini dikenal dengan istilah entomophobia atau insectophobia. Sama seperti fobia lain, kondisi ini memerlukan penanganan karena dapat memberi pengaruh negatif pada kondisi fisik dan psikologis penderitanya.

Apa itu entomophobia?

Entomophobia adalah kondisi yang membuat seseorang mengalami ketakutan atau kecemasan berlebihan terhadap serangga. Serangga yang umumnya ditakuti oleh penderita fobia serangga antara lain lalat, semut, kecoa, kupu-kupu, hingga laba-laba.Banyak orang yang tak suka dengan serangga, tetapi bukan berarti mereka semua menderita insectophobia. Penderita kondisi ini akan merasakan gejala signifikan yang memengaruhi fisik, psikologis, dan aktivitas mereka. Sementara itu, gejala tak akan dirasakan orang yang sekadar tidak menyukai serangga.

Gejala yang umumnya dialami penderita entomophobia

Saat berpikir atau berhadapan dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan serangga, beberapa gejala mungkin akan dirasakan penderita insectophobia. Seperti fobia lain, gejala tersebut dapat dirasakan secara fisik maupun psikologis.Berikut sejumlah gejala yang mungkin muncul saat penderitanya memikirkan atau berhadapan dengan serangga:
  • Mual
  • Pusing
  • Linglung
  • Sakit perut
  • Nyeri dada
  • Panas dingin
  • Serangan panik
  • Tubuh gemetaran
  • Ketakutan ekstrem
  • Mulut terasa kering
  • Napas terasa cepat
  • Tubuh terasa lemas
  • Rasa takut yang parah
  • Meningkatnya detak jantung
  • Mengalami gangguan fungsi tubuh
  • Menangis, khususnya pada anak-anak
  • Kesulitan mengontrol ketakutan padahal sadar tidak masuk akal
  • Menghindari segala sesuatu yang berhubungan dengan serangga
Gejala yang dialami oleh masing-masing penderita entomophobia mungkin akan berbeda satu sama lain. Untuk mencari tahu kondisi yang mendasarinya, berkonsultasilah dengan dokter jika mengalami gejala-gejala di atas.

Penyebab seseorang mengalami entomophobia

Sama seperti fobia lain, penyebab entomophobia belum diketahui secara pasti. Meski begitu, peristiwa traumatis yang terjadi di masa lalu diduga turut berkontribusi dalam berkembangnya kondisi ini. Sebagai contoh, fobia ini mungkin saja muncul jika Anda pernah diserang serangga hingga menyebabkan luka. Sementara itu, beberapa orang, terlebih anak-anak mungkin mempelajari fobia serangga dari orang lain yang mengalami kondisi serupa. Cedera otak traumatis juga berpotensi menyebabkan insectophobia. Kondisi tersebut diduga memengaruhi pengkondisian rasa takut seseorang dalam menghadapi peristiwa pemicu stres yang dialami setelah cedera.

Bagaimana cara mengatasi entomophobia?

Berbagai macam tindakan bisa dilakukan untuk mengatasi fobia serangga. Dokter mungkin akan merekomendasikan terapi, meresepkan obat, maupun kombinasi antara keduanya. Sejumlah perawatan rumahan juga bisa diterapkan untuk membantu meringankan gejala.Berikut ini sejumlah cara mengatasi entomophobia:

1. Terapi perilaku kognitif

Dalam terapi perilaku kognitif, Anda akan diajak untuk mengidentifikasi apa yang menjadi penyebab ketakutan. Setelah teridentifikasi, terapis akan mengajarkan cara merespons ketakutan dengan lebih realistis. Tujuan terapi ini adalah untuk menghilangkan respons kecemasan yang muncul saat berhadapan dengan pemicunya.

2. Terapi pemaparan

Lewat terapi pemaparan, terapis  akan menghadapkan Anda secara langsung dengan pemicu ketakutan. Pemaparan akan dilakukan secara bertahap dan sistematis, hingga rasa takut serta kecemasan Anda terhadap pemicunya hilang.

3. Konsumsi obat-obatan tertentu

Untuk membantu meringankan gejala, dokter mungkin akan meresepkan obat-obatan tertentu. Obat-obatan yang biasa dipakai untuk mengatasi gejala fobia antara lain obat anti-kecemasan (benzodiazepines) dan antidepresan (SSRI)

4. Perawatan rumahan

Selain tindakan medis, beberapa perawatan rumahan bisa dilakukan untuk mengatasi gejala. Berikut sejumlah tips yang bisa Anda terapkan untuk mengatasi gejala akibat fobia serangga:
  • Menantang rasa takut dengan bersikap lebih realistis
  • Berlatih teknik pernapasan untuk membantu memberi ketenangan diri
  • Berpikir mengenai hal-hal yang menenangkan untuk menghilangkan kecemasan
  • Melakukan kegiatan yang mengalihkan perhatian seperti jalan-jalan atau mendengarkan musik

Catatan dari SehatQ

Entomophobia adalah kondisi yang digambarkan sebagai ketakutan atau kecemasan berlebih terhadap serangga. Cara mengatasi kondisi ini bisa dengan terapi, konsumsi obat sesuai resep dokter, atau kombinasi antara keduanya.Apabila Anda punya pertanyaan seputar masalah kesehatan, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
fobia
Very Well Mind. https://www.verywellmind.com/what-is-the-fear-of-insects-2671770
Diakses pada 5 Juli 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/mental-health/entomophobia
Diakses pada 5 Juli 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait