4 Manfaat Empon-Empon yang Baik untuk Kesehatan, Plus Resepnya


Empon-empon adalah jamu kombinasi dari banyak rempah seperti jahe, kunyit, dan temulawak yang biasa diminum untuk jaga kesehatan. Apakah jamu empon-empon juga bisa mencegah Covid?

0,0
27 Oct 2021|Atifa Adlina
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
minum jamu empon-emponBerbagai manfaat jamu empon-empon untuk kesehatan tubuh
Empon-empon adalah satu jenis pengobatan alternatif yang belakangan namanya marak didengar semenjak pandemi Covid-19. Meski begitu, empon-empon bukanlah jenis jamu baru. Sebenarnya, apa saja manfaat jamu empon-empon untuk kesehatan? Bagaimana resep dan cara membuatnya? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

Manfaat jamu empon-empon untuk kesehatan

Empon-empon adalah kata dalam bahasa Jawa yang artinya jenis tanaman obat atau rempah sebagai bahan dasar jamu.Tanaman obat atau rempah-rempah yang digunakan sebagai empon-empon umumnya berupa tanaman rimpang yang batangnya menjalar di bawah permukaan tanah, seperti kunyit, jahe merah, jahe, serai, dan temulawak. Setiap orang mungkin memiliki racikan jamunya sendiri-sendiri, dengan variasi jenis rimpang sesuai kebutuhan dan selera masing-masing.Nah melihat ada cukup banyak bahan dalam jamu empon-empon, berikut adalah beberapa manfaatnya:

1. Meningkatkan daya tahan tubuh

Mengutip dari Healthline, kunyit mengandung senyawa kurkumin, yaitu zat dengan sifat antiperadangan dan antioksidan yang cukup tinggi.Dua sifat ini yang membuat kandungan  kunyit dalam jamu empon-empon bermanfaat untuk melawan infeksi serta memperbaiki kerusakan dalam tubuh.Bahan lainnya, yaitu jahe, juga ikut berperan dalam meningkatkan daya tahan tubuh. Sebuah studi tahun 2014 memaparkan bahwa jahe mengandung senyawa gingerol yang tinggi. Gingerol diketahui dapat melawan peradangan dan memiliki efek antioksidan yang cukup kuat untuk mengembalikan imunitas yang menurun.

2. Menjaga kesehatan pencernaan

Sebagai campuran empon-empon, temulawak juga menyumbangkan manfaatnya tersendiri. Temulawak telah diteliti mengandung senyawa antioksidan seperti flavonoid, fenol, dan juga kurkumin yang baik untuk menangkal radikal bebas dalam tubuh.Mengutip sebuah penelitian dari Universitas Lampung, flavonoid khususnya berfungsi untuk melindungi lapisan dinding lambung dari kerusakan dan mengurangi produksi asam lambung berlebih.Dari sifat protektifnya ini, senyawa antioksidan dalam temulawak dapat melindungi lambung dari risiko gangguan pencernaan, seperti maag atau tukak lambung.Selain itu, kandungan gingerol dalam jahe pun telah diketahui dapat membantu meredakan mual dan masalah pencernaan lainnya.

3. Menghangatkan tubuh

Saat sakit, daya tahan tubuh pasti menurun sehingga membuat Anda merasa lemas dan tidak enak badan. Nah kombinasi jahe, serai, kunyit, dan temulawak dalam racikan empon-empon dapat menghangatkan tubuh yang membuat Anda bisa merasa lebih baikan. . Ini karena rempah-rempah tersebut mengandung gingerol dan kurkumin yang bekerja merangsang peningkatan suhu inti tubuh dengan meningkatkan sirkulasi darah. 

4. Mencegah flu

Khasiat jamu empon empon untuk kesehatan lainnya adalah mencegah dan meredakan flu. Flu itu sendiri adalah penyakit infeksi pernapasan atas yang disebabkan oleh virus. Dalam sebuah studi memaparkan bahwa jahe mempunyai senyawa gingerol. Menyimpulkan dari berbagai penelitian, kandungan senyawa aktif gingerol dalam jahe diketahui dapat menghambat infeksi virus RSV yang menyerang saluran pernapasan.

Apakah empon-empon bisa mencegah Covid-19?

Cukup banyak selentingan yang membicarakan bahwa jamu empon-empon bermanfaat untuk menangkal Covid-19.Mengutip dari CNN, Kementerian Kesehatan mengatakan hingga saat ini tidak ada ramuan herbal atau minuman jamu yang bermanfaat sebagai obat Covid-19.Termasuk pula empon-empon. Hingga kini belum ada penelitian khusus yang membuktikan bahwa jamu tersebut dapat mematikan virus penyakit menular ini.Akan tetapi, kandungan di dalam empon-empon dapat membantu mencegah risiko infeksi virus dengan cara meningkatkan daya tahan tubuh.

Aturan minum empon-empon

Pada dasarnya, empon-empon masih dalam kelompok minuman jamu. Sebagai minuman atau pengobatan tradisional, Anda bisa mengonsumsinya setiap hari secara teratur.Namun meski bahan yang digunakan adalah alami, bukan berarti 100% aman untuk kesehatan. Terutama  jika Anda mempunyai kondisi kesehatan tertentu seperti penyakit ginjal atau gangguan hati sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.Begitu juga pada ibu hamil dan menyusui. Konsultasikan terlebih dahulu pada dokter kandungan mengenai apakah Anda boleh mengonsumsinya, dan jika boleh bahan apa saja yang dapat Anda gunakan untuk meracik empon-empon. 

Resep jamu empon-empon

 Ada berbagai macam cara pembuatan jamu empon-empon. Akan tetapi, Anda bisa mencoba resep jamu empon-empon yang mudah dan enak seperti di bawah ini:

Bahan-bahan

  • 50 gram jahe
  • 50 gram kunyit
  • 50 gram temulawak
  • 50 gram sereh
  • 4 batang kayu manis
  • 1,5 liter air mineral
  • 50 gram gula aren

Cara membuatnya

  • Cuci sampai bersih semua bahan empon-empon. Lalu, kupas dan iris jahe, temulawak, dan kunyit sesuai selera.
  • Setelah semua bahan siap, cukup digeprek sampai aromanya keluar.
  • Masukkan semua bahan ke dalam panci bersama kayu manis dan gula aren, lalu tuang air mineral.
  • Rebus hingga mendidih. Aduk terus hingga gula benar-benar larut.
  • Matikan api, biarkan sampai hangat atau dingin. Sajikan segera
Anda juga bisa membuat versi “plain” alias tanpa tambahan gula aren. Sebagai pemanis gantinya, Anda bisa menambahkan madu sesuai selera saat sudah dituang ke dalam gelas.Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai manfaat jamu dan empon-empon Anda juga bisa berkonsultasi online dengan dokter melalui aplikasi SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
menjaga kesehatanherbaljamuhidup sehattanaman obat
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/top-10-evidence-based-health-benefits-of-turmeric#TOC_TITLE_HDR_2. Diakses pada 7 Oktober 2021Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/11-proven-benefits-of-ginger. Diakses pada 7 Oktober 2021STIKES Telogorejo. http://www.stikestelogorejo.ac.id/2021/06/28/empon-empon-penangkal-corona/. Diakses pada 7 Oktober 2021Bendich, A. (1993). Physiological Role of Antioxidants in the Immune System. Journal Of Dairy Science, 76(9), 2789-2794. doi: 10.3168/jds.s0022-0302(93)77617-1Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) Sebagai Pencegah Kerusakan Mukosa Lambung. (2021). Retrieved 7 October 2021, from https://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/majority/article/viewFile/269/267S, W., C, Z., G, Y., & Y, Y. (2014). Biological properties of 6-gingerol: a brief review. Natural Product Communications, 9(7). Retrieved from https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/25230520/Karuppiah, P., & Rajaram, S. (2012). Antibacterial effect of Allium sativum cloves and Zingiber officinale rhizomes against multiple-drug resistant clinical pathogens. Asian Pacific Journal Of Tropical Biomedicine, 2(8), 597-601. doi: 10.1016/s2221-1691(12)60104-x
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait