Ekspektoran Adalah Penakluk Batuk Membandel, Apa Saja Jenisnya?

(0)
22 Sep 2020|Azelia Trifiana
Ekspektoran adalah obat yang dapat mengencerkan dahakEkspektoran merupakan obat yang dapat mengencerkan dahak
Ekspektoran adalah obat yang dapat digunakan ketika kondisi tenggorokan berdahak atau batuk dengan lendir. Dengan mengonsumsi ekspektoran, dahak menjadi lebih encer. Tak hanya itu, ekspektoran juga membuat proses sekresi batuk lendir di saluran pernapasan lebih mudah dilakukan.Jenis ekspektoran bisa berupa medis yang diresepkan dokter maupun alami. Berbeda jenis batuk, akan berbeda pula obat ekspektoran yang disarankan.

Jenis ekspektoran

Berdasarkan jenisnya, ekspektoran bisa dibedakan menjadi dua, yaitu:

1. Ekspektoran medis

Ekspektoran medis memiliki kandungan aktif yang dapat mengencerkan lendir sehingga batuk menjadi lebih produktif. Jenis ekspektoran medis yang paling umum ditemukan adalah:
  • Guaifenesin
Ini adalah jenis ekspektoran yang bisa dibeli bebas untuk mengatasi batuk, pilek, dekongestan, dan juga obat untuk nyeri dan demam. Menurut beberapa penelitian, guaifenesin membuat konsistensi dahak menjadi lebih encer sehingga mudah dibuang.Hingga kini, penelitian lebih lanjut terus dikembangkan terkait penggunaan guaifenesin sebagai ekspektoran. Studi yang ada selama ini dianggap masih lemah dan perlu dielaborasi lagi efektivitasnya dalam menangani penyakit batuk berdahak.
  • Potasium iodida
Ekspektoran dalam jenis potasium iodida hanya boleh dikonsumsi atas resep dokter. Biasanya, ini diberikan kepada penderita penyakit paru-paru kronis. Cara kerja potasium iodida adalah dengan meningkatkan sekresi saluran pernapasan sehingga dahak lebih mudah dibuang.

2. Ekspektoran alami

Alternatif lain ekspektoran adalah yang alami, bisa berupa:
  • Menthol

Menthol adalah substansi kimia alami yang biasa digunakan dalam permen pelega tenggorokan dan sirup obat batuk. Ketika dikonsumsi, menthol memberikan sensasi dingin yang dapat melegakan panas dalam.Dalam uji laboratorium tahun 2014, menthol terbukti dapat membuat otot saluran pernapasan menjadi lebih rileks. Dengan demikian, lebih banyak udara masuk ke sistem pernapasan dan meredakan gejala batuk.
  • Ekstrak daun ivy

Bukan hanya tanaman hias, daun ivy juga populer dijadikan sebagai obat untuk batuk karena dapat mengencerkan lendir di tenggorokan. Dalam penelitian tahun 2017, obat yang mengandung ekstrak ivy kering efektif mengatasi batuk berdahak.
  • Madu

Madu juga bisa menjadi ekspektoran alami untuk melegakan tenggorokan. Dalam studi terhadap anak-anak yang menderita infeksi saluran pernapasan atas, batuk yang diderita mereda sekaligus tidurnya lebih nyenyak.Cara mengonsumsinya bisa dengan mencampurkan madu dengan teh atau susu. Madu juga bisa dikonsumsi langsung. Namun ingat jangan berikan madu kepada anak berusia di bawah 1 tahun karena risiko botulisme.Dari beberapa jenis ekspektoran di atas, potensi efek samping terbanyak mungkin terjadi pada potasium iodida. Contohnya seperti nyeri perut, diare, mual, muntah, ruam kulit, atau pembengkakan kelenjar saliva. Hal yang sama juga bisa menjadi efek samping ketika mengonsumsi ekstrak daun ivy.

Memberikan ekspektoran untuk anak-anak

Bagi anak berusia di bawah 4 tahun, sebaiknya hindari memberikan ekspektoran medis. Hal ini karena refleks batuk yang belum paripurna pada anak-anak. Diskusikan dengan dokter spesialis anak sebelum memberikan obat batuk kepada anak. Selain itu, beberapa hal lain yang perlu diingat adalah:
  • Baca label

Selalu baca label kandungan obat sekaligus dosis yang tepat untuk diberikan. Biasanya, ini diberikan berdasarkan berat badan dan usia anak. Gunakan sendok takar yang tepat agar tidak salah memberikan dosis. Jika ragu berapa dosis yang tepat, tanyakan kepada dokter spesialis anak.
  • Beri asupan cairan

Setelah mengonsumsi obat batuk atau ekspektoran, berikan asupan cairan yang banyak kepada anak. Hal ini juga dapat mencegah efek samping pada sistem pencernaan anak.Ekspektoran adalah obat yang efektif mengatasi batuk berdahak. Namun tidak demikian halnya dengan batuk kering yang memerlukan supresan. Di pasaran banyak dijual produk yang merupakan kombinasi ekspektoran, supresan, bahkan tambahan ibuprofen. Perhatikan betul apakah jenis obat itu benar-benar diperlukan.Sebelum menentukan ekspektoran yang akan dikonsumsi, pastikan cara kerja obat sesuai dengan gejala yang ingin diredakan. Apabila tidak yakin dengan pilihan obat yang akan dikonsumsi, konsultasikan dengan ahlinya.
batukbatuk berdahakhidup sehat
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/expectorants#vs-other-ingredients
Diakses pada 6 September 2020
Europe PMC. https://europepmc.org/article/med/29478973
Diakses pada 6 September 2020
Journal of the COPD Foundation. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7006698/
Diakses pada 6 September 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/natural-cough-expectorants-cough
Diakses pada 6 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait