Seputar Eksim Kering, Salah Satu Penyebab Umum Kulit Gatal-gatal

Kemunculan eksim kering pada kulit erat kaitannya dengan faktor genetik.
Meski tidak bisa disembuhkan, eksim kering bisa diredakan dengan perawatan yang tepat.

Eksim kering adalah suatu kondisi yang membuat kulit Anda terlihat kering, memerah, dan gatal. Sering muncul pada anak-anak, kondisi ini juga bisa muncul di segala usia. Berbeda dari penyakit kulit kebanyakan, eksim kering bersifat kambuhan.

Eksim kering tidak bisa disembuhkan. Sehingga saat kambuh, perawatan yang dilakukan ditujukan untuk meredakan gejala yang muncul. Dalam istilah kedokteran, eksim kering disebut sebagai dermatitis atopik.

Penyebab munculnya eksim kering

Sejauh ini, penyebab eksim kering belum diketahui secara pasti. Namun, penyakit kulit ini seringkali dikaitkan dengan genetik atau riwayat keturunan. Sebab, jika ada orangtua yang memiliki eksim kering, maka keturunannya lebih mungkin terkena penyakit ini dibanding orang lain.

Anak yang mengalami eksim kering, biasanya juga memiliki keluarga yang mengidap asma serta rhinitis alergi. Sehingga para ahli juga menilai bahwa riwayat kedua penyakit tersebut akan memperbesar risiko seseorang terkena eksim kering. Ditambah lagi, sekitar 50% anak yang menderita penyakit kulit ini, juga memiliki riwayat asma maupun rhinitis alergi.

Tinggal di daerah yang dingin dan banyak polusi juga akan meningkatkan risiko Anda terkena eksim kering. Penyakit ini tidak menular, sehingga jangan terlalu khawatir saat kondisi ini sedang kambuh.

Ada beberapa hal yang bisa memicu kambuhnya eksim kering, seperti:

  • Sabun atau detergen yang berbahan keras
  • Bahan pakaian yang kasar, seperti bahan wol
  • Make up atau produk perawatan kulit lainnya
  • Bulu binatang peliharaan
  • Stres
  • Debu
  • Makanan tertentu, seperti telur, produk susu, gandum, dan kacang-kacangan
  • Terlalu lama mandi air panas

Mengenal gejala eksim kering

Gejala eksim kering bisa beragam, tergantung dari usia penderitanya. Kondisi ini umumnya mulai muncul sebelum usia 5 tahun dan akan berlangsung hingga dewasa. Namun, gejala yang muncul saat kanak-kanak, akan berbeda dari ketika dewasa.

Gejala eksim kering pada anak di bawah 2 tahun

Pada anak di bawah 2 tahun yang menderita eksim kering, gejalanya antara lain:

  • Warna kemerahan di kulit, yang umumnya muncul di kulit kepala dan pipi
  • Area kemerahan tersebut akan membesar, membentuk benjolan sebelum akhirnya pecah, menyebabkan kondisi yang sering dianggap sebagai eksim basah.
  • Rasa gatal yang teramat sangat, hingga mengganggu tidur dan terus-terusan di garuk hingga terjadi infeksi kulit

Gejala eksim kering pada anak usia 2 tahun ke atas, hingga masa pubertas

Lalu, pada anak usia 2 tahun ke atas, berikut ini gejala eksim kering yang akan muncul.

  • Ruam kemerahan biasanya akan muncul di bagian belakang siku atau lutut.
  • Ruam ini juga sering muncul di area tubuh lain seprti leher, pergelangan tangan, engkel, dan lipatan paha.
  • Ruam bisa berkembang menjadi benjolan dan berubah warna menjadi lebih terang atau lebih gelap.
  • Kulit yang mengalami ruam lama-kelamaan bisa menebal, sehingga menyebabkan benjolan dan rasa gatal permanen.

Gejala eksim kering pada orang dewasa

Pada orang dewasa, gejala eksim kering yang mungkin muncul di antaranya:

  • Ruam kemerahan yang umumnya muncul di siku, lutut, atau leher bagian belakang
  • Biasanya, ruam yang muncul di wajah, leher, dan sekitar mata, menjadi ruam yang berwarna paling merah.
  • Ruam tersebut terasa sangat gatal dan kering.
  • Ruam yang terjadi pada orang dewasa juga terlihat lebih kering dan seperti bersisik, jika dibandingkan dengan yang muncul di anak-anak.
  • Tidak jarang, ruam yang terjadi, berujung pada infeksi kulit.

Cara mengobati eksim kering yang tepat

Meski eksim kering tidak bisa diobati, namun ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk meredakan gejalanya. Dua perawatan utama untuk kondisi ini adalah penggunaan pelembap kulit dan salep kortikosteroid.

  1. Pelembap kulit

    Pelembap perlu digunakan agar kulit tidak terlalu kering dan bisa terlindungi dari kotoran maupun hal lain yang bisa memperparah kondisi. Pelembap yang digunakan untuk eksim kering juga umumnya memiliki sedikit sifat antiperadangan, sehingga bisa mengurangi frekuensi kekambuhan. Pelembap yang dipakai untuk kulit normal dan kulit dengan eksim kering, berbeda. Oleh karena itu, berkonsultasilah dengan dokter mengenai pelembap yang sesuai dengan kondisi Anda.
  2. Salep kortikosteroid

    Apabila eksim kering menyebabkan kulit terasa nyeri dan meradang, maka dokter akan meresepkan salep yang mengandung obat golongan kortikosteroid, untuk meredakannya. Jenis kortikosteroid yang digunakan untuk mengatasi eksim dapat berbeda, sesuai tingkat keparahannya. Berikut ini jenis obat yang biasa digunakan:
  • Hidrokortison
  • Clobetasone butyrate
  • Mometasone

    Apabil dokter merekomendasikan penggunaan salep kortikosteroid, maka Anda juga perlu menjalani kontrol secara berkala ke dokter untuk melihat efektivitas salep pada kulit.

Meredakan gejala eksim kering selain dengan obat dokter

Di samping penggunaan obat dokter, gejala eksim kering juga dapat diredakan dengan beberapa hal sederhana yang bisa Anda lakukan di rumah, seperti berikut ini.

  • Mengoleskan pelembap maksimal 3 menit setelah mandi untuk mengikat kelembapan di kulit
  • Menggunakan pakaian berbahan halus, seperti katun, dan menghindari pakaian yang terlalu ketat
  • Menggunakan sabun berbahan ringan saat mandi, atau pembersih lain yang tidak mengandung sabun
  • Ketika mengeringkan kulit setelah mandi, hindari menggosok kulit. Keringkan kulit dengan menepuk secara perlahan dengan handuk kering.
  • Mengetahui hal yang bisa menyebabkan eksim kering Anda kambuh, dan menjauhinya

Agar eksim kering yang dialami dapat segera reda, segeralah periksakan ke dokter untuk mendapatkan pengobatan. Langkah meredakan gejala eksim kering di rumah, sebaiknya hanya digunakan sebagai pendamping perawatan, dan bukan dijadikan perawatan utama.

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/14417.php
Diakses pada 14 November 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/atopic-dermatitis-eczema/symptoms-causes/syc-20353273
Diakses pada 14 November 2019

WebMD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/eczema/eczema-basics#1
Diakses pada 14 November 2019

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/atopic-eczema/treatment/
Diakses pada 14 November 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed