Rekomendasi Krim Penghilang Stretch Mark yang Efektif untuk Ibu Hamil

(0)
Krim penghilang stretch mark untuk ibu hamilKrim penghilang stretch mark dipercaya dapat membantu menghilangkan guratan.
Stretch marks dapat timbul jika terjadi banyak peregangan pada kulit atau kulit terlalu cepat meregang, seperti yang sering terjadi pada saat kehamilan. Setidaknya 90% wanita hamil dan melahirkan memiliki stretch mark. Kondisi ini juga dapat muncul saat ukuran tubuh berubah dengan waktu yang singkat, misalnya saat pubertas, pertambahan berat badan, atau penambahan massa otot pada body building.Regangan kulit yang terlalu banyak atau cepat, menyebabkan kolagen dan elastin yang berfungsi untuk menyokong kulit mengalami kerusakan. Saat sembuh, bekas luka berupa garis-garis muncul. Kondisi inilah yang disebut dengan stretch mark

Tujuan penggunaan krim penghilang stretch mark

Pengobatan stretch mark yang mudah dan sering digunakan adalah obat topikal, seperti krim dan salep. Krim penghilang stretch mark banyak dijual di pasaran. Namun sayangnya, belum ada penelitian yang sahih untuk menguji efektivitas produk-produk tersebut.Tujuan pemberian krim topikal adalah untuk menyamarkan stretch mark. Efek yang diharapkan dari krim penghilang stretch mark, yaitu:
  1. Meningkatkan produksi kolagen
  2. Meningkatkan elatisitas kulit
  3. Meningkatkan pembelahan sel
  4. Menjaga hidrasi kulit
  5. Efek antiradang

Kandungan penting krim penghilang stretch mark

Berikut adalah beberapa kandungan krim penghilang stretch mark yang diklaim dapat menyamarkan atau mencegah timbulnya kondisi peregangan kulit ini.

1. Asam retinoat

Asam retinoat dianggap mampu meningkatkan produksi kolagen, yaitu dengan menstimulasi fibroblas. Asam retinoat dapat dipakai untuk mengurangi ukuran stretch mark tahap awal, yaitu ketika garis-garis stretch marks masih berwarna merah. Efektivitasnya berkurang jika digunakan ketika garis stretch mark sudah berubah menjadi putih. Lama pemakaian bervariasi, berkisar antara 3-6 bulan.Efek samping yang mungkin terjadi pada pemakaian asam retinoat adalah timbulnya kemerahan dan kulit yang mengelupas. Perlu diingat bahwa obat-obatan yang mengandung asam retinoat (termasuk obat jerawat) tidak boleh digunakan oleh ibu hamil dan menyusui.

2. Asam hialuronat

Asam hialuroat berfungsi untuk menyamarkan stretch mark dengan merangsang produksi kolagen. Kandungan ini mungkin bermanfaat dalam mencegah timbulnya stretch mark, tetapi tidak mengurangi stretch mark yang sudah ada.

3. Cocoa butter

Cocoa butter dipercaya bisa mencegah timbulnya stretch mark karena dapat menjaga hidrasi dan elastisitas kulit. Namun, anggapan tersebut dibantah oleh sebuah studi yang membuktikan bahwa cocoa butter tidak memiliki efek tertentu dalam menyamarkan dan mencegah timbulnya stretch mark.

4. Minyak zaitun

Sebuah studi kecil menguji pemakaian minyak zaitun sebanyak dua kali sehari sejak kehamilan usia 18-20 minggu. Hasilnya, minyak zaitun tidak terbukti dapat mengurangi stretch mark.Para peneliti menemukan bahwa minyak almond, cocoa butter, minyak zaitun, ataupun vitamin E tidak dapat sepenuhnya mencegah stretch mark. Sedangkan centella atau asam hialuronat mungkin bisa membantu mencegah kondisi kulit ini. Namun mekanismenya belum jelas, apakah karena kelembapan kulit yang terjaga atau karena faktor lain.[[artikel-terkait]]

Tips memaksimalkan krim penghilang stretch mark

Walaupun studi efektivitas krim penghilang stretch mark belum menunjukkan hasil yang memuaskan, serta setiap jenis krim memiliki efek yang berbeda-beda pada setiap orang, berikut tiga tips dari para ahli untuk memaksimalkan kerja krim penghilang stretch mark jika Anda ingin mencobanya:
  1. Gunakan krim sedini mungkin ketika garis-garis stretch mark masih tampak kemerahan. Garis yang berwarna putih mengindikasikan bekas luka yang sudah lama dan lebih sulit hilang.
  2. Tidak hanya dioles, tapi pijat krim ke stretch mark yang Anda alami. Dengan pijatan, krim yang dioleskan lebih mudah dan lebih banyak yang masuk ke dalam kulit sehingga diharapkan kerja krim menjadi lebih baik.
  3. Gunakan krim secara konsisten dan teratur. Jika anda menginginkan perubahan pada stretch mark Anda, aplikasikan krim penghilang stretch mark setiap hari selama beberapa minggu atau bulan.

Cara menyamarkan stretch marks selain menggunakan krim

Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menyamarkan atau meminimalisasi stretch mark di kulit:

1. Kamuflase menggunakan kosmetik

Stretch mark dapat Anda samarkan dengan mengoleskan krim khusus sesuai warna kulit yang dijual bebas di apotek ataupun toko kecantikan. Beberapa tipe krim bersifat tahan air bisa Anda gunakan yang bisa bertahan hingga 2-3 hari.

2. Chemical peeling

Metode peeling dengan menggunakan krim berbahan asam glikolat dapat menjadi salah satu pilihan untuk mengatasi stretch mark. Satu penelitian menunjukkan bahwa perbaikan kulit dengan penggunaan asam glikolat oles setelah 6 bulan tidak dapat menghilangkan stretch mark sepenuhnya, dan metode ini relatif mahal dibanding penggunaan krim penghilang stretch mark.

3. Terapi laser

Melakukan terapi laser yang diserap pembuluh darah di bawah lapisan stretch mark akan merubah warna stretch mark menjadi putih atau menjadi lebih tidak terlihat. Meski terapi ini tidak dapat menghilangkan stretch mark sepenuhnya, hasilnya cukup membuat stretch mark terlihat lebih samar.Proses lain dari terapi ini adalah melalui mikrodermabrasi. Tindakan medis ini merupakan perawatan dengan pengaplikasian kristal untuk membersihkan permukaan kulit dan biasanya digunakan dalam perawatan stretch mark yang sudah lebih lama terbentuk.

4. Operasi kecantikan

Prosedur ini umumnya dijalankan untuk menghilangkan kelebihan lemak dan kulit pada perut atas, serta pada bagian bawah bokong. Karena langkah ini tergolong mahal dan membutuhkan operasi yang tergolong besar, dokter jarang merekomendasikan tindakan medis ini.Stretch mark biasanya dapat menghilang seiring waktu dan umumnya tidak membutuhkan penanganan khusus. Namun jika keluhan membuat Anda merasa terganggu karena alasan tertentu, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit.
stretch marks
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/312975.php
Diakses pada Mei 2019
Ud-Din S, McGeorge D, Bayat A. Topical management of stria distensae (stretch marks): prevention and therapy of striae rubrae and albae. J Eur Acad Dermatol Venereol. 2016; 30(2):211-22. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5057295/
Diakses pada Mei 2019
Hague A, Bayat A. Therapeutic targets in the management of striae distensae: a systematic review. JAAD. 2017;77(3): 559-568. https://www.jaad.org/article/S0190-9622(17)30300-6/fulltext
Diakses pada Mei 2019
WebMD. https://www.webmd.com/baby/features/stretch-marks
Diakses pada 13 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait