7 Efek Samping Viagra, Jangan Sepelekan Saat Ereksi Lebih dari 4 Jam

(0)
30 Sep 2020|Azelia Trifiana
Salah satu efek samping viagra adalah serangan jantungViagra dapat sebabkan serangan jantung
Sama halnya seperti obat pembesar penis yang berisiko, sebaiknya pertimbangkan juga efek samping viagra bagi yang menggunakan. Viagra adalah obat kuat yang meningkatkan aliran darah ke penis sehingga ereksi bertahan lebih lama. Memang efektif, namun efek samping viagra tidak bisa disepelekan.Dulu, viagra digunakan sebagai obat untuk mengatasi disfungsi ereksi. Namun, bukan mengobati secara permanen. Viagra membantu seorang laki-laki mengalami ereksi lebih lama sehingga bisa berhubungan seksual.

Efek samping viagra

serangan jantung
Salah satu efek samping viagra adalah serangan jantung
Viagra bekerja dengan menghambat produksi enzim phosphodiesterase type 5 (PDE5). Enzim ini berperan dalam mengendalikan beberapa zat kimia dalam darah, namun dapat menghambat seseorang merasakan ereksi.Setelah dikonsumsi, viagra dengan cepat terserap ke aliran darah. Konsentrasi tertingginya akan tercapai dalam waktu sekitar satu jam.Beberapa efek samping viagra yang perlu diperhatikan adalah:

1. Tekanan darah tak stabil

Viagra dapat menyebabkan penurunan tekanan darah setelah dikonsumsi. Artinya, orang dengan tekanan darah rendah sebaiknya terlebih dahulu mendiskusikan manfaat dan efek samping menggunakan viagra dengan dokter.Bagi orang yang memiliki masalah jantung, tekanan darah yang turun drastis bisa berbahaya. Perhitungkan pula bahayanya tekanan darah turun drastis apabila mengonsumsi obat lain.

2. Ereksi terlalu lama

Priapismus atau ereksi tahan lama juga merupakan efek samping viagra. Kasus ini lebih langka namun tetap bisa terjadi. Umumnya, viagra akan terasa hingga 4 jam setelah pertama kali dikonsumsi. Namun jika ereksi berlangsung lebih lama dari itu dan menimbulkan rasa nyeri, segera cari pertolongan medis.

3. Sakit kepala dan mimisan

Potensi efek samping viagra lainnya adalah sakit kepala, hidung berair, hingga mimisan. Dalam kasus yang lebih langka, viagra juga bisa menyebabkan seseorang tak sadarkan diri. Tak hanya itu, viagra juga dikeluhkan karena dapat menyebabkan nyeri otot area punggung.

4. Gangguan penglihatan

Viagra berpengaruh pada pembuluh darah kecil, salah satunya yang memperdarahi saraf mata. Itu sebabnya orang yang pernah bermasalah dengan penglihatan utamanya terkait dengan aliran darah ke saraf optik mata, sebaiknya tidak mengonsumsi viagra.

5. Pencernaan terganggu

Sekitar 80% viagra akan dikeluarkan dari tubuh lewat feses. Sisanya akan terbuang lewat urine saat buang air kecil. Salah satu efek samping efek samping viagra yang umum terjadi adalah nyeri perut dan rasa tidak nyaman pada pencernaan. Terkadang, efek samping ini disertai mual dan muntah.

6. Reaksi alergi

Sama seperti cara kerja obat lainnya, ada juga potensi efek samping viagra berupa reaksi alergi. Umumnya, reaksi alergi yang muncul berupa ruam, sensasi gatal, dan kulit tampak kemerahan. Lebih langka terjadi, ada reaksi alergi cukup parah berupa pembengkakan kelopak mata, tangan, kaki, lidah, hingga mengganggu jalannya pernapasan.

7. Serangan jantung dan stroke

Pada kasus yang lebih langka, orang yang mengonsumsi viagra dapat mengalami serangan jantung, stroke, atau detak jantung tidak beraturan. Umumnya ini terjadi pada orang yang sudah memiliki penyakit jantung sebelumnya.Jika merasakan nyeri dada setelah mengonsumsi viagra, sebaiknya segera hentikan aktivitas seksual. Selain itu, bisa didiskusikan pula dengan dokter apakah aman bagi penderita penyakit jantung mengonsumsi viagra.

Cara mengatasi efek samping viagra

Sebagian besar efek samping viagra yang ringan akan hilang dengan sendirinya dalam waktu beberapa jam. Contohnya seperti sakit kepala, kulit tampak kemerahan, atau tubuh terasa lemas dapat hilang setelah beristirahat. Hindari konsumsi alkohol karena dapat memperburuk efek samping viagra.Beberapa efek samping viagra perlu penanganan medis sesegera mungkin, terutama jika ereksi tidak kunjung berhenti setelah 4 jam, nyeri dada, hilang pendengaran atau penglihatan.Bagi yang telah yakin akan mengonsumsi viagra, pastikan menyesuaikan dosisnya dengan usia, adakah masalah ginjal, kondisi medis, dan pengobatan lain yang tengah dikonsumsi. Diskusikan dengan dokter sedetail mungkin sebelum memutuskan mengonsumsi viagra.
sekspenyakit priakesehatan pria
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/viagra#generic
Diakses pada 11 September 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/mens-health/effects-of-viagra-on-the-body
Diakses pada 11 September 2020
Drugs. https://www.drugs.com/viagra.html
Diakses pada 11 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait