Efek Samping Suntik Putih, Tak Hanya Merusak Kulit tapi Juga Metabolisme Tubuh

Pemberian suntik putih dapat menimbulkan efek samping seperti luka, peradangan, iritasi, perbedaan warna, terkikisnya kulit, hingga hiperpigmentasi
Terlalu banyak bahan kimia dalam tubuh juga bisa menyebabkan iritasi hingga rusaknya melanin

Angan-angan untuk memiliki kulit putih terkadang membuat orang bisa mengesampingkan risiko-risiko yang mungkin terjadi. Buktinya, hingga kini masih banyak orang yang berani melakukan suntik putih. Padahal, ada banyak sekali efek samping suntik putih bagi kesehatan.

Ada banyak jenis suntik putih yang ditawarkan di luar sana. Biasanya, cara kerjanya adalah menyuntikkan produk pemutih ke pembuluh darah atau otot di bawah kulit. Klaimnya, dapat mencerahkan warna kulit, meratakan warna kulit, bahkan mengurangi kulit kemerahan.

Efek samping suntik putih

efek samping suntik putih adalah dapat mengganggu metabolisme tubuh
Suntik putih biasa dilakukan oleh mereka yang ingin memiliki kulit cerah secara instan

Padahal ada banyak sekali efek samping suntik putih yang cukup mengkhawatirkan. Bukan hanya berdampak negatif pada kulit saja, tapi juga pada kesehatan secara keseluruhan.

Beberapa efek samping suntik putih di antaranya:

1. Substansi tidak jelas

Pemberian suntik putih kerap kali tidak menjelaskan apa substansi yang diberikan selain “produk pemutih”. Padahal, setiap individu perlu kritis akan apa yang dimasukkan ke dalam tubuh mereka. Jika ada merek atau nama produknya pun, kerap kali tidak jelas apa saja kandungan dan substansi di dalamnya.

2. Jarum suntik tidak steril

Bahkan tanpa harus menggunakan substansi produk pemutih, mekanisme melakukan suntik saja sudah sangat berbahaya bagi yang melakukannya. Belum tentu tempat melakukan suntik putih benar-benar steril atau menjalankan standar yang tepat. Alih-alih, jarum suntik bisa jadi sumber penularan penyakit.

3. Hasil tidak terbukti

Di tengah gaung suntik putih yang dianggap bisa membuat penampilan seseorang semakin menarik, sebenarnya tidak ada bukti ilmiah bahwa suntik putih benar-benar efektif. Artinya, efek samping suntik putih juga membuat seseorang “coba-coba” prosedur perawatan yang belum tentu berhasil.

4. Masalah kulit

Pemberian suntik putih dapat menimbulkan efek samping seperti luka, peradangan, iritasi, perbedaan warna, terkikisnya kulit, hingga hiperpigmentasi. Hal ini bisa terjadi karena belum tentu dosis produk dalam suntik putih bisa ditoleransi oleh mereka yang menjalani perawatan ini. Contohnya, laroscrobine yang dimasukkan lewat suntik putih termasuk dalam vitamin C dosis tinggi. 

5. Mengganggu metabolisme tubuh

Jika berlebihan, komponen yang dimasukkan ke tubuh lewat suntik putih akan mengendap di dalam tubuh. Dalam jangka panjang, hal ini akan mengganggu metabolisme alami tubuh. Dalam dosis suntik putih 5 ml saja, ada sekitar 1000-1800 mg vitamin C. Sementara, tubuh orang dewasa hanya memerlukan 40 mg vitamin C setiap harinya.

Apabila tubuh mendapat asupan vitamin C berlebihan, efek samping suntik putih yang bisa terjadi seperti sakit kepala, nyeri perut, mual, hingga munculnya batu ginjal.

6. Merusak melanin

Terlalu banyak bahan kimia dalam tubuh juga bisa menyebabkan iritasi hingga rusaknya melanin. Padahal, melanin berfungsi untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari yang berbahaya. 

Alami lebih baik

Mengingat ada banyak sekali efek samping suntik putih, tentu cara alami akan lebih baik saat seseorang menginginkan kulit yang lebih cerah. Selain aman, tentu tak ada efek samping dan hasilnya pun lebih baik.

Memang tidak ada cara alami mencerahkan wajah yang bisa terlihat hasilnya dengan instan. Meski demikian, tentu proses mencerahkan dan merawat kulit akan jauh lebih sehat ketimbang melakukan suntik putih.

Jika memang keinginan melakukan suntik putih benar-benar bulat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Lakukan di klinik dermatologi yang terdaftar dengan reputasi yang baik
  • Pastikan suntik putih hanya dilakukan oleh dokter yang memiliki kualifikasi dan pengalaman di bidangnya
  • Sebelum melakukan suntik putih, konsultasikan riwayat medis untuk mengantisipasi komplikasi akibat pemberian vitamin C dari suntik putih
  • Lakukan tes pada kulit untuk tahu apakah tubuh bisa beradaptasi dengan elemen yang digunakan dalam suntik putih

Terakhir, lakukan riset sebanyak mungkin tentang suntik putih sebelum melakukannya. Ketahui efek samping suntik putih dan apakah ada cara untuk menunda apa yang sudah terjadi setelah melakukan suntik putih.

FDA. https://www.fda.gov/consumers/consumer-updates/injectable-skin-lightening-and-skin-bleaching-products-may-be-unsafe
Diakses 7 Januari 2020

New York Times. https://www.nytimes.com/2017/08/28/health/skin-lightening-glutathione-bleaching.html
Diakses 7 Januari 2020

Avo Skin Beauty. https://www.avoskinbeauty.com/blog/en/are-skin-whitening-injections-dangerous-for-your-skin/
Diakses 7 Januari 2020

Artikel Terkait