logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kulit & Kecantikan

Efek Samping Suntik Putih yang Perlu Diwaspadai dan Tips Menghindarinya

open-summary

Keinginan untuk memiliki kulit putih dan cerah berseri membuat banyak orang melakukan suntik putih. Meski memberikan hasil yang menjanjikan, ada beberapa efek samping suntik putih yang perlu diwaspadai. Untuk itu, ketahui tips aman melakukannya agar terhindar dari bahaya suntik putih.


close-summary

22 Jan 2020

| Azelia Trifiana

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Efek samping suntik putih bagi kesehatan

Suntik putih adalah perawatan kecantikan yang dilakukan dengan memasukkan cairan tertentu ke pembuluh darah atau otot di bawah kulit

Table of Content

  • Apa efek samping suntik putih?
  • Tips aman suntik putih agar terhindar dari bahayanya
  • Catatan dari SehatQ

Keinginan untuk memiliki kulit putih dan cerah berseri membuat banyak orang melakukan suntik putih. Meski memberikan hasil yang menjanjikan, ada beberapa efek samping suntik putih yang perlu diwaspadai. Untuk itu, ketahui tips aman melakukannya agar terhindar dari bahaya suntik putih.

Advertisement

Apa efek samping suntik putih?

Suntik putih adalah perawatan kecantikan yang dilakukan dengan memasukkan cairan tertentu ke pembuluh darah atau otot di bawah kulit untuk mencerahkan dan meratakan warna kulit..

Umumnya, cairan yang dimasukkan mengandung salah satu atau kombinasi dari bahan-bahan, seperti tranexamic acid, glutathione, vitamin E, dan vitamin C.

Sebenarnya, zat yang dipakai untuk suntik putih memiliki manfaat tersendiri untuk kulit apabila dilakukan dengan dosis yang tepat. Perawatan yang dilakukan di bawah pengawasan dokter pun terbilang sangat aman dilakukan.

Efek samping suntik putih berbahaya
Suntik putih dilakukan oleh dokter estetika atau dokter kecantikan

1. Masalah kulit

Penggunaan dosis zat dalam suntik putih yang terlalu tinggi dapat menimbulkan efek samping seperti luka, peradangan, iritasi, perbedaan warna, kulit mengelupas, hingga hiperpigmentasi.

Beberapa orang mungkin juga mengalami efek samping suntik putih berupa reaksi alergi dan iritasi kulit. Hal ini diikuti dengan gejala seperti kulit kemerahan, kulit kering dan mengelupas, kulit gatal, sensasi panas pada kulit, kulit melepuh, hingga pembengkakan.

Oleh karena itu, sebaiknya lakukan tes pada kulit terlebih dulu guna mengetahui ada tidaknya reaksi alergi yang ditimbulkan dari bahan yang digunakan.

Infeksi kulit pun dapat terjadi sebagai efek suntik putih, terutama pada area kulit yang disuntikkan cairan.

2. Area kulit yang disuntik terasa nyeri

Efek suntik putih juga bisa membuat area kulit yang disuntik terasa nyeri dan memar. Pada beberapa kasus, perdarahan, hematoma, hingga jaringan parut dapat terjadi.

Suntik putih yang diberikan melalui pembuluh darah juga dapat mengakibatkan efek samping seperti sepsis dan anafilaksis.

3. Kerusakan sel kulit

Terlalu banyak bahan kimia dalam tubuh yang masuk melalui suntik putih juga bisa menyebabkan rusaknya melanin.

Melanin sendiri merupakan pigmen pemberi warna pada kulit yang juga berfungsi melindungi kulit dari bahaya paparan sinar matahari.

Nah, mengingat suntik putih dapat menurunkan produksi melanin dalam tubuh maka risiko kulit sensitif terhadap sinar ultraviolet (UV) bisa terjadi. Alhasil, sel-sel kulit termasuk melanin dapat mengalami kerusakan.

4. Gangguan metabolisme tubuh

Jika dosisnya cukup berlebihan, zat yang dimasukkan ke dalam tubuh melalui suntik putih dapat mengendap di dalam tubuh. Dalam jangka panjang, risiko efek samping suntik putih berupa gangguan metabolisme tubuh dapat terjadi.

Pasalnya, dosis suntik putih sebanyak 5 ml, ada sekitar 1000-1800 mg vitamin C. Padahal, tubuh orang dewasa hanya memerlukan 40 mg vitamin C tiap harinya.

5. Gangguan kesehatan tubuh tertentu

Suntik putih yang mengandung zat glutathione dalam dosis besar dapat menimbulkan efek samping suntik putih di antaranya:

  • Sakit kepala
  • Mual
  • Kram perut
  • Diare
  • Rambut rontok
  • Masalah pernapasan
  • Sakit dada
  • Peningkatan berat badan
  • Gangguan mata
  • Memperparah gejala asma

Khusus pada suntik putih yang menggunakan tranexamic acid risiko penyakit tromboembolik, seperti sindrom Stevens-Johnson, keracunan saraf, dan kelainan fungsi ginjal, dapat terjadi.

Tips aman suntik putih agar terhindar dari bahayanya

Konsultasi ke dokter agar terhindar dari efek samping suntik putih
Konsultasikan dengan dokter berpengalaman sebelum lakukan perawatan kecantikan apa pun

Jika masih tertarik untuk memutihkan kulit dengan suntik putih, sebaiknya lakukanlah dengan cara yang aman.

Berikut beberapa tips suntik putih yang dapat dilakukan agar hasilnya maksimal dan terhindar dari risiko bahaya suntik putih.

1. Pilih dokter yang berpengalaman dan kompeten

Agar terhindar dari efek suntik putih, pastikan melakukan perawatan hanya di dokter spesialis kulit atau klinik kecantikan yang terpercaya.

Hindari melakukan paket suntik putih dengan iming-iming harga murah yang dilakukan tanpa dokter spesialis kulit.

2. Kenali zat atau bahan yang disuntikkan

Beberapa dokter di klinik kecantikan mungkin menyediakan larutan dengan bahan tambahan tertentu.

Pastikan Anda mengetahui informasi mengenai bahan atau larutan yang akan disuntikkan.

Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko efek samping suntik putih dan memastikan keamanan produk yang digunakan.

3. Lakukan tes pada kulit terlebih dulu

Agar terhindar dari efek suntik putih, sebaiknya lakukan tes pada kulit terlebih dulu guna mengetahui ada tidaknya reaksi alergi yang ditimbulkan dari bahan yang digunakan. Sebelum tindakan, biasanya dokter juga akan memeriksa riwayat kesehatan Anda terlebih dulu.

BACA JUGA: Rekomendasi Klinik Kecantikan di Jakarta

Catatan dari SehatQ

Meski diklaim dapat memberikan manfaat dan hasil yang maksimal, alangkah baiknya pertimbangkan risiko efek suntik putih sebelum melakukannya.

Oleh sebab itu, pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter untuk memahami manfaat dan efek samping suntik putih agar hasil yang didapat tetap aman serta efektif.

Selain suntik putih, ada berbagai alternatif cara memutihkan kulit yang bisa dilakukan. Misalnya, penggunaan krim pemutih mengandung hidrokuinon sesuai dengan resep dokter.

Krim pemutih kulit akan menunjukkan hasilnya dalam 3-4 bulan pemakaian. Jika Anda ingin memperoleh hasil yang lebih instan, terapi laser adalah jawabannya. Perawatan laser membutuhkan waktu 1-2 minggu dan beberapa kali sesi untuk merasakan manfaatnya secara maksimal.

Baca Juga

  • Seputar Tanam Bulu Mata, Cermati Proses dan Risiko Efek Samping di Baliknya
  • Berbagai Cara Bikin Lesung Pipi yang Aman untuk Dicoba
  • 9 Cara Menghilangkan Jerawat Meradang yang Ampuh dan Efektif

Apa pun prosedur memutihkan kulit yang dipilih, pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit atau dokter estetika terlebih dulu. Dokter mungkin akan memberi rekomendasi yang tepat sesuai dengan masalah kulit yang dialami.

Anda juga dapat bertanya dengan dokter untuk mengetahui lebih lanjut seputar efek samping dari suntik putih atau cara memutihkan kulit lainnya. Caranya, pastikan Anda mengunduh aplikasi melalui App Store dan Google Play.

Advertisement

perawatan kulitpencerah kulitkulit dan kecantikan

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved