Efek Samping Suntik KB 3 Bulan untuk Cegah Kehamilan

(0)
04 Sep 2020|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Suntik KB 3 bulan efektif cegah kehamilanSuntik KB 3 bulan bisa cegah kehamilan hingga 99%
Dari sekian banyak metode kontrasepsi yang tersedia, suntik KB 3 bulan adalah salah satu metode yang dianggap paling efektif. Jika dilakukan secara teratur, KB suntik bisa mencegah kehamilan hingga 97-99%.Lantas, adakah kekurangan atau efek samping dari suntik KB 3 bulan? Seperti prosedur medis lainnya, kontrasepsi jenis ini tentu juga punya efek samping. Namun, efek samping tersebut cenderung tidak berbahaya.

Fakta seputar suntik KB 3 bulan

Suntik KB 3 bulan adalah metode kontrasepsi melalui pemberian suntikan ini setiap 3 bulan sekali pada wanita untuk mencegah kehamilan. Lebih jauh, berikut ini penjelasan soal metode kontrasepsi suntik KB 3 bulan untuk Anda.

1. Cara kerja suntik KB 3 bulan

Suntikan KB 3 bulan mengandung hormon progestin. Hormon ini akan mencegah terjadinya ovulasi atau pematangan sel telur. Tanpa adanya sel telur untuk dibuahi, tentu kehamilan tidak akan tercapai.Cara ini juga bisa mencegah kehamilan karena memicu pengentalan cairan atau lendir di leher rahim. Hal ini membuat sperma jadi sulit mencapai rahim dan bertemu dengan sel telur.

2. Kapan suntik KB 3 bulan bisa dilakukan?

Penyuntikan kontrasepsi ini bisa dilakukan setiap saat selama siklus menstruasi Anda masih berjalan dan selama tidak sedang hamil, dengan syarat sebagai berikut:
  • Jika suntik KB dilakukan pada hari ke 5 siklus menstruasi, maka Anda akan bisa langsung terhindar dari kehamilan.
  • Jika penyuntikan dilakukan di hari lain, maka Anda perlu menggunakan kontrasepsi tambahan seperti kondom saat berhubungan seksual, selama kurang lebih 7 hari untuk mencegah kehamilan.
Lalu pada ibu yang baru melahirkan dan tidak menyusui, kontrasepsi suntik bisa diberikan sewaktu-waktu. Sementara itu pada ibu yang menyusui, kontrasepsi biasanya baru akan ditawarkan oleh bidan maupun dokter 6 minggu setelah persalinan, dengan syarat berikut ini:
  • Jika diberikan sebelum atau pada hari ke-21 setelah melahirkan, maka Anda akan langsung terhindar dari kehamilan
  • Jika kontrasepsi baru diberikan setelah hari ke-21, maka Anda perlu menggunakan kontrasepsi tambahan selama 7 hari.
Pada perempuan yang baru saja mengalami keguguran atau menjalani prosedur aborsi, KB suntik bisa diberikan setiap saat. Hanya saja, jika diberikan 5 hari atau lebih setelah prosedur, maka Anda perlu menggunakan kontrasepsi tambahan selama 7 hari.

3. Siapa saja yang bisa menerima suntik KB 3 bulan?

Hampir setiap perempuan bisa menerima suntik KB 3 bulan tanpa masalah berati. Namun metode ini dinilai tidak cocok untuk perempuan yang memiliki beberapa kondisi di bawah ini.
  • Sudah mengalami tanda-tanda kehamilan
  • Tidak menghendaki perubahan siklus menstruasi
  • Ingin memiliki anak dalam satu tahun ke depan
  • Mengalami perdarahan tanpa sebab yang jelas setelah berhubungan seks
  • Mengalami perdarahan sebelum periode haid
  • Mempunyai riwayat penyakit jantung dan stroke
  • Menderita penyakit hati
  • Sedang mengidap atau memiliki riwayat kanker payudara
  • Berisiko terkena osteoporosis
Kementerian Kesehatan RI juga mengimbau agar Anda tidak lagi mendapatkan suntik KB 3 bulan apabila mengalami:
  • Tekanan darah tinggi
  • Migrain yang memengaruhi pandangan, ucapan, serta gerakan
Dalam kondisi tersebut, dokter maupun bidan akan menyarankan pemeriksaan lanjutan dan merekomendasikan pilihan kontrasepsi lainnya.

Kelebihan dan efek samping suntik KB 3 bulan

Bagi Anda yang sedang mempertimbangkan ingin melakukan suntik KB 3 bulan, berikut ini kelebihan yang bisa didapatkan dari metode tersebut.
  • Tingkat keberhasilan yang tinggi
  • Praktis, hanya membutuhkan satu kali kunjungan ke klinik atau rumah sakit
  • Dilakukan 3 bulan sekali, tidak perlu minum pil setiap hari
  • Tidak menghalangi atau mengurangi sensasi saat berhubungan seks
  • Membantu mengurangi risiko terjadinya kanker endometrium
  • Membantu meredakan menstruasi yang terasa nyeri
Sementara itu, efek samping yang bisa muncul antara lain:
  • Siklus menstruasi jadi tidak teratur, darah haid yang keluar bisa jadi sangat banyak, atau bahkan sangat sedikit, seperti flek dan efek ini akan bertahan beberapa bulan bahkan setelah suntikan dihentikan
  • Tidak bisa melindungi Anda dari penyakit menular seksual
  • Jeda yang diperlukan dari berhenti suntik KB sampai Anda bisa hamil cukup lama, bisa sekitar satu tahun
  • Bisa memicu kenaikan berat badan pada beberapa orang
  • Dapat memunculkan efek samping lain seperti kerontokan rambut, pusing, jerawat, berkurangnya gairah seks dan gangguan suasana hati (mood swings)
Penyuntikan KB juga bisa mengganggu kadar estrogen di tubuh dan memicu pengeroposan tulang. Namun, kondisi tersebut tidak akan meningkatkan risiko Anda mengalami patah tulang. Risiko ini hanya terjadi pada beberapa orang dan akan hilang saat suntik KB berhenti dilakukan.

Catatan dari SehatQ

Setelah mengenal kelebihan dan kekurangan dari metode suntik KB 3 bulan, Anda diharapkan bisa membuat keputusan terbaik soal kontrasepsi. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter maupun bidan untuk mengenal lebih rinci jenis yang paling cocok dengan tubuh Anda.
penggunaan kbmerencanakan kehamilankontrasepsi
Kementerian Kesehatan RI. http://kesga.kemkes.go.id/images/pedoman/ABPK%20Final.pdf
Diakses pada 25 Agustus 2020
Planned Parenthood. https://www.plannedparenthood.org/learn/birth-control/birth-control-shot
Diakses pada 24 Agustus 2020
Family Planning. https://www.familyplanning.org.nz/advice/contraception/depo-provera-injection
Diakses pada 24 Agustus 2020
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/contraception/contraceptive-injection/
Diakses pada 24 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait