Retinopati diabetik sering terjadi pada lansia yang mengalami diabetes
Gula darah tinggi juga dapat memberikan efek pada penglihatan dan menyebabkan retinopati diabetik

Bukan hanya sekali dua kali kita mendengar bahwa gula darah tinggi bisa berdampak pada penglihatan. Itu sebabnya ketika mata terasa buram, salah satu kemungkinan yang terlintas adalah retinopati diabetik.

Retinopati diabetik merupakan komplikasi diabetes yang memengaruhi mata. Penglihatan yang mulai kabur terutama pada orang lanjut usia adalah salah satu gejala gula darah tinggi.

Pada banyak kasus, retina mata tidak mengalami kerusakan apapun. Semakin kental darah, akan semakin banyak cairan yang diserap dari jaringan tubuh termasuk lensa mata.

Itu sebabnya kemampuan untuk melihat dengan fokus pun menurun. Jadi, ketika merasa penglihatan mulai buram, jangan terburu-buru merasa perlu beli kacamata. Periksakan dulu kadar gula darah tubuh Anda.

Efek Gula Darah Tinggi

Begitu berkaitannya gula darah dengan penglihatan, bahkan ada istilah medis after-meal blurriness. Hal ini terjadi ketika penglihatan terasa buram setelah mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat.

Akibatnya? Gula darah terus meningkat dan mengganggu kemampuan lensa mata untuk fokus. Apabila hal ini terjadi terus menerus, setidaknya perlu waktu tiga bulan untuk menjaga gula darah stabil dan mengembalikan kemampuan penglihatan seperti asalnya.

Efek gula darah terhadap mata bisa dibagi menjadi dua:

  • Jangka Panjang

    Penyakit diabetes yang tidak segera ditangani bisa menyebabkan gula darah tinggi dan perlahan-lahan merusak pembuluh darah. Kerusakan ini bisa mengakibatkan masalah pada retina mata atau retinopati diabetik.
  • Jangka Pendek

    Dalam jangka pendek, efek gula darah terhadap mata menyebabkan penglihatan buram. Selain itu, mata juga bisa membengkak karena penumpukan cairan.

Bagaimana Menekan Efek Gula Darah Tinggi Terhadap Mata?

Tentu hal pertama yang bisa langsung dilakukan ketika merasakan efek gula darah tinggi terhadap mata adalah dengan menjaga kadar gula darah. Sebisa mungkin, hindari konsumsi makanan dan minuman yang memicu naiknya gula darah.

Makanan yang disarankan adalah sayuran hijau seperti bayam, kale, brokoli, dan lainnya. Sementara buah-buahan yang baik adalah anggur merah, kiwi, dan jeruk.

Konsumsi vitamin E dan kuning telur juga hal baik untuk mencegah efek gula darah tinggi terhadap mata.

Selain itu, hal-hal yang disarankan bagi orang dengan gula darah tinggi menjaga kesehatan mata mereka adalah:

  • Berhenti atau kurangi merokok.
  • Konsumsi makanan kaya vitamin C seperti stroberi, kiwi, mangga, pepaya, brokoli, tomat, dan kembang kol.
  • Batasi makanan yang telah diproses dan mengandung pengawet.
  • Periksakan kesehatan mata secara berkala.

Usia Bertambah, Kemungkinan Efek Gula Darah Tinggi Terhadap Mata Meningkat

Secara umum, efek gula darah tinggi terhadap mata semakin mungkin terjadi pada orang berusia di atas 60 tahun. Ketika usia semakin lanjut, degenerasi fungsi penglihatan juga tak terhindarkan.

Untuk itu, periksakan secara berkala kondisi mata Anda dalam setahun. Terlebih bagi orang yang memiliki gejala retinopati diabetik, pemeriksaan harus dilakukan lebih rutin dan komprehensif.

Diabetes Self-Management. https://www.diabetesselfmanagement.com/managing-diabetes/complications-prevention/eating-for-better-vision-and-healthy-eyes/
Diakses 30 April 2019

Diabetes Self-Management. https://www.diabetesselfmanagement.com/blog/diabetes-and-your-eyes-more-than-retinopathy/
Diakses 30 April 2019

WebMD. https://www.webmd.com/diabetes/diabetes-eye-problems#1
Diakses 30 April 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/310894.php
Diakses 30 April 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed