Tak Ada Kata Terlambat, Ini Efek Berhenti Merokok yang Perlu Anda Pertimbangkan


Efek berhenti merokok perlu Anda pertimbangkan demi kesehatan Anda. Tidak ada kata terlambat untuk berhenti merokok, kanker paru-paru, penyakit jantung sampai stroke bisa muncul karena rokok.

(0)
09 Oct 2019|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Efek berhenti merokok pada tubuhEfek berhenti rokok manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka waktu panjang.
Rokok merupakan salah satu "pembunuh" paling kejam di dunia. Bayangkan saja, pada abad ke-20, sekitar 100 juta orang sudah meninggal karenanya. Pada abad ke-21, diperkirakan jumlahnya meningkat hingga satu miliar jiwa.Penyakit mematikan seperti kanker paru-paru, penyakit jantung sampai stroke bisa muncul karena rokok.Pada 2020, harga rokok di Indonesia diperkirakan akan melambung begitu tinggi. Buat apa mencari penyakit sambil menghabiskan uang? Bagi Anda yang belum berhenti merokok, tidak ada kata terlambat.

Efek berhenti merokok pada tubuh Anda

Keuntungan yang Anda rasakan sesaat setelah berhenti merokok, dapat “dipetik” bahkan sekitar 1 jam setelah rokok terakhir dimatikan. Banyak hal positif terjadi di dalam tubuh, setelah Anda berhenti merokok dan tidak melakukannya lagi.Berikut ini ialah timeline efek berhenti merokok pada tubuh Anda.

1. Setelah 1 jam

Belum sampai 20 menit setelah rokok terakhir Anda dimatikan, detak jantung akan turun dan kembali normal. Selain itu, tekanan darah juga akan menurun, sirkulasi darah pun berangsur membaik.

2. Setelah 12 jam

Rokok mengandung banyak zat beracun, seperti karbon monoksida misalnya. Gas ini bisa berakibat fatal dan mencegah oksigen masuk ke dalam paru-paru serta darah. Jika dihirup dalam dosis besar, kekurangan oksigen bisa saja terjadi dan dapat berakibat fatal.Setelah 12 jam tanpa rokok, efek berhenti merokok lainnya, tubuh akan membersihkan dirinya dari kelebihan karbon monoksida rokok. Tingkat karbon monoksida dalam tubuh Anda pun menurun, dan akhirnya mengembalikan kadar oksigen yang dibutuhkan.

3. Setelah 1 hari

Setelah 24 jam tanpa rokok, efek berhenti merokok berikutnya ialah risiko serangan jantung akan berkurang. Sebab, berhenti merokok bisa menurunkan tekanan darah. Level oksigen dalam tubuh pun meningkat, membuat aktivitas fisik, seperti berolahraga, terasa lebih mudah dilakukan.

4. Setelah 2 hari

Merokok bisa merusak ujung saraf yang bertanggung jawab atas indra penciuman dan indera perasa. Setelah 2 hari tidak merokok, Anda bisa merasakan indra penciuman yang bekerja lebih baik. Ketika mengonsumsi makanan lezat, lidah juga mampu merasakan rasa dengan maksimal.

5. Setelah 3 hari

Kadar nikotin dalam tubuh bisa berkurang setelah berhenti merokok selama 3 hari. Mantan perokok mungkin akan mudah, gampang marah, hingga mengalami sakit kepala, karena tubuh sedang dalam proses penyesuaian.

6. Setelah 1 bulan

Fungsi paru bisa membaik jika kebiasaan merokok sudah dihentikan selama 1 bulan. Di saat paru-paru sudah mulai menjalani proses penyembuhan, kapasitas organ ini pun bertambah. Mantan perokok bisa merasakan napas yang lebih lega, serta berkurangnya batuk-batuk.

7. Setelah 1-3 bulan

Setelah beberapa bulan tidak merokok, sirkulasi darah akan terus meningkat.

8. Setelah 9 bulan

Pada masa ini, paru-paru telah memulihkan dirinya secara signifikan. Struktur halus seperti rambut di paru-paru yang dikenal dengan sebutan silia, telah pulih dari asap rokok yang selama ini merusak mereka. Silia bisa membantu mendorong lendir keluar dari paru-paru, dan melawan infeksi.

9. Setelah 1 tahun

Risiko penyakit jantung koroner bisa berkurang hingga 50% pada masa ini. Setelah satu tahun berhenti merokok, resiko penyakit jantung koroner akan terus berkurang.

10. Setelah 5 tahun

Rokok mengandung banyak racun yang bisa membuat pembuluh darah dan arteri menyempit. Selain itu, gumpalan darah juga bisa terjadi.Setelah 5 tahun tidak merokok, arteri dan pembuluh darah akan mulai melebar lagi. Sirkulasi darah pun akan berangsur membaik. Risiko penyakit stroke akan terus-menerus berkurang hingga beberapa tahun ke depan.

11. Setelah 10 tahun

Jika Anda sudah sampai tahap berhenti merokok selama 10 tahun, bersyukurlah. Sebab, risiko penyakti kanker paru-paru bisa dipangkas hingga 50%, dibandingkan dengan mereka yang tetap memilih untuk lanjut merokok.Begitu pula dengan kanker tenggorokan, mulut hingga pankreas. Semua kemungkinannya berkurang sampai 50%.

12. Setelah 15 tahun

Setelah 15 tahun tidak merokok, efek berhenti merokok yang terjadi pada tubuh, yaitu menghilangkan resiko penyakit jantung koroner. Anda jadi terbebas dari penyakit jantung koroner, layaknya orang yang tidak pernah merokok.

13. Setelah 20 tahun

Risiko kematian akibat penyakit yang diakibatkan rokok seperti penyakit paru-paru, kanker, akan menurun dan sebanding dengan seseorang yang tidak pernah merokok. Syaratnya? Tidak merokok selama 20 tahun.Ketika melihat banyaknya keuntungan dan dampak baik berhenti merokok pada tubuh, serta keuangan, tidak ada waktu yang lebih tepat untuk berhenti merokok dibandingkan sekarang. Tidak ada kata terlambat, karena berhenti merokok bisa memberikan dampak positif terhadap tubuh dan hidup Anda untuk jangka panjang.[[artikel-terkait]]

Efek berhenti merokok pada wajah

Tak hanya pada paru-paru dan jantung, ternyata merokok juga bisa membawa dampak buruk lainnya untuk penampilan dari ujung kepala sampai kaki Anda. Berikut adalah beberapa efek berhenti merokok pada wajah yang perlu Anda ketahui:

1. Mencegah keriput

 Bahan kimia yang digunakan dalam setiap batang rokok dapat merusak struktur kulit sekaligus pembuluh darah di sekitar mata. Kondisi ini bisa menimbulkan kerutan atau garis-garis halus di sekitar mata Anda. Berhenti merokok bisa menjadi salah satu cara Anda untuk mencegah kerutan. Lengkapi dengan pola hidup sehat dan perawatan kulit lainnya agar hasilnya bisa lebih maksimal.

2. Mencegah kantung mata

Menurut penelitian yang dipublikasikan oleh NCBI, mayoritas perokok lebih susah tidur dengan nyenyak daripada mereka yang tidak merokok. Bahkan, jika Anda merokok, waktu tidur harian Anda biasanya juga kurang optimal dan menyebabkan kantung mata muncul di usia muda. Dengan berhenti atau menghindari kebiasaan merokok, Anda akan terhindar dari munculnya kantong mata, terlebih jika Anda menyeimbangkannya dengan waktu tidur yang cukup.

3. Mencegah kulit kusam

Tak hanya matahari, rokok juga bisa jadi salah satu penyebab kulit kusam. Pasalnya, merokok secara tidak langsung akan menyerap nutrisi penting dalam tubuh seperti vitamin C yang berfungsi untuk melindungi sekaligus memperbaiki tekstur kulit yang rusak.Dengan berhenti merokok, Anda bisa mencegah masalah kulit kering dan kulit kusam yang mengganggu penampilan Anda.

Catatan dari SehatQ

Dukungan orang-orang terdekat, seperti keluarga, sahabat dan kekasih sangat penting untuk menyemangati Anda berhenti merokok. Ketika sedang berusaha berhenti merokok, ada baiknya jauhi pergaulan yang membuat Anda ingin mengisap rokok lagi.Jika banyak cara yang sudah dilakukan, namun belum bisa berhenti merokok, ada baiknya berkonsultasi pada dokter.
berhenti merokokkanker paru-paruhidup sehatbahaya asap rokok
WebMD. https://www.webmd.com/smoking-cessation/news/20080207/1-billion-tobacco-deaths-this-centuryDiakses pada 8 Oktober 2019Antara News. https://www.antaranews.com/berita/1099828/kenaikan-cukai-rokok-ciptakan-sdm-unggul-dan-berkualitasDiakses pada 8 Oktober 2019Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/317956.phpDiakses pada 8 Oktober 2019NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7230126
Diakses pada 11 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait