Dulu Mematikan, 5 Penyakit Menular Ini Sudah Ada Obatnya


Penyakit menular yang berbahaya dan mematikan di zaman dulu sudah tidak perlu terlalu dikhawatirkan. Sekarang ini, sudah ada pengobatan dan vaksin yang bisa digunakan untuk mengobati dan mencegah berbagai penyakit menular yang berpotensi membunuh jutaan umat manusia.

(0)
11 Nov 2019|Anita Djie
penyakit menular mematikan yang kini sudah ada obatnyaMeski dulu berbahaya, penyakit-penyakit menular ini sudah ada obatnya
Beruntung sekali kita hidup di zaman modern di mana ilmu medis dan obat-obatan sudah sangat maju. Bayangkan jika Anda hidup di zaman dulu. Penyakit seperti flu saja dapat membuat seseorang meninggal dunia. Ya, Anda tidak salah baca, penyakit yang bagi kita saat ini sepele, ternyata dapat merenggut nyawa.Selain flu, ada banyak "penyakit zaman dulu" bersifat menular lainnya yang kita anggap remeh karena sudah ada obatnya, namun menakutkan bagi masyarakat zaman dulu.

Apa saja penyakit menular mematikan yang kini sudah ada obatnya?

1. Influenza

Sekitar tahun 1918, penyakit yang dianggap sepele ini telah membunuh sekitar 20 sampai 50 juta kasus. Wabah ini dikenal sebagai wabah “flu Spanyol”. Virus yang menyebabkannya adalah jenis H1N1.Influenza yang dimaksud disini berbeda dengan influenza yang biasa kita kenal. Penyebab dari influenza umum adalah virus rhinovirus dengan gejala yang lebih ringan. Sedangkan H1N1 dapat menimbulkan komplikasi serius yang mengancam nyawa, seperti penyakit jantung, pneumonia, dan lainnya.Penyakit menular yang disebabkan oleh virus ini juga menular dengan sangat cepat dan mudah bermutasi, karenanya penyakit menular influenza sulit untuk ditangani.Meskipun demikian, sudah ada penanganan dan pengobatan yang bisa diberikan apabila Anda mengalami influenza biasa ataupun jenis influenza lainnya, seperti flu babi, flu ayam, dan sebagainya.

2. Tuberkulosis 

Pada zaman Yunani kuno, tuberculosis disebut sebagai penyakit phthisis. Di zaman Romawi kuno, penyakit tuberculosis disebut sebagai tabes. Ini menjadi pertanda bahwa sejak zaman kuno, tuberculosis sudah ada.Penyakit menular tuberkulosis terkenal dengan gejala batuk berdarahnya. Penyakit menular berupa tuberkulosis disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis yang sudah ada sejak zaman dahulu. Zaman dulu bila seseorang terkena penyakit ini biasanya berujung kematian.Untungnya, sekarang pengobatan penyakit menular tuberkulosis sudah tersedia, tetapi Anda memerlukan keuletan dan kesabaran dalam menjalaninya, karena pengobatan berupa pemberian antibiotik untuk penyakit menular ini bisa berlangsung selama enam sampai 24 bulan tergantung dari kategori tuberkulosis yang diderita.

3. Kusta

Penyakit menular kusta sangat dikenal sebagai salah satu ‘hukuman’ yang diberikan oleh Tuhan. Pada zaman dulu, penderita kusta dikucilkan dan dijauhi oleh masyarakat. Penyakit menular ini diakibatkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium leprae.Gejala awal dari penyakit menular kusta umumnya adalah adanya kelainan pada kulit, kemudian terdapat sensasi kebas pada bagian kulit tertentu. Meskipun demikian, gejala pada tiap orang bisa berbeda-beda. Penyakit menular kusta bisa menyebabkan kecacatan pada anggota tubuh dan bahkan sampai kebutaan.Sekarang ini, penyakit menular kusta dikenal sebagai penyakit Morbus Hansen dan sudah ada pengobatannya. Meskipun demikian, serupa dengan tuberkulosis, penyakit menular kusta membutuhkan pengobatan setidaknya enam bulan dengan berbagai macam jenis antibiotik.Namun, penanganan yang diberikan tidak bisa mengobati kerusakan saraf ataupun kecacatan pada anggota tubuh yang terjadi sebelum pengobatan dimulai.

4. Cacar 

Penyakit menular cacar berbeda dengan cacar air. Penyakit menular cacar atau smallpox disebabkan oleh virus variola yang dapat menular melalui kontak fisik ataupun benda-benda yang telah disentuh oleh penderita.Penyakit menular cacar dapat mengancam nyawa dan orang yang sembuh dari penyakit menular ini dapat mengalami luka yang permanen dan bahkan beberapa mengalami kebutaan.Untungnya, cacar adalah penyakit menular yang sudah berhasil dibasmi berkat adanya vaksinasi massal yang dilakukan oleh WHO pada tahun 1967.

5. Polio 

Polio merupakan salah satu penyakit menular yang saat ini jarang terjadi. Penyakit menular ini disebabkan oleh poliovirus dan dapat menular lewat kontak antar manusia ataupun kontak dengan tinja atau makanan yang sudah terkontaminasi poliovirus.Penyakit menular polio sangat rentan dialami oleh anak yang berusia di bawah lima tahun dan biasanya tidak menimbulkan gejala sampai akhirnya menyebabkan kondisi medis yang parah, seperti meningitis, kelumpuhan, dan kondisi medis lainnya yang berbahaya.Jangan khawatir! Penyakit menular polio bisa dicegah dengan pemberian vaksin polio. Sekarang ini penyakit menular polio makin menurun kasusnya berkat gerakan WHO yang bertekad untuk memberantas penyakit menular polio melalui imunisasi.

Catatan dari SehatQ

Meskipun sudah ada obat dan vaksinnya, tetapi Anda tetap harus memeriksakan diri ke dokter jika mengalami kondisi fisik tertentu untuk segera diberikan penanganan yang tepat sebelum terjadi komplikasi yang lebih parah.
penyakit paru-parupoliokusta
CDC. https://www.cdc.gov/smallpox/about/index.html
Diakses pada 07 November 2019
Drugs.com. https://www.cdc.gov/smallpox/about/index.html
Diakses pada 07 November 2019
Live Science. https://www.livescience.com/41478-scariest-disease-outbreaks.html
Diakses pada 07 November 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/tuberculosis/diagnosis-treatment/drc-20351256
Diakses pada 07 November 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/flu/symptoms-causes/syc-20351719
Diakses pada 07 November 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait