Dry Socket: Gusi Bolong Setelah Cabut Gigi Tak Pulih dengan Sempurna

(0)
22 Oct 2020|Azelia Trifiana
Gusi Bolong Setelah Cabut Gigi adalah kondisi dry socketDry socket dapat terjadi setelah cabut gigi
Ketika cabut gigi sudah tuntas dilakukan, di situlah saatnya perawatan harus dilakukan sebaik mungkin. Risiko komplikasi yang paling umum terjadi adalah dry socket, yaitu ketika gusi bolong setelah cabut gigi mengalami peradangan. Padahal seharusnya, gusi bolong terisi gumpalan darah untuk melindungi saraf dan tulang.Meskipun termasuk komplikasi yang paling umum terjadi, dry socket adalah kasus yang langka. Kemungkinan terjadinya dry socket lebih besar setelah cabut gigi wisdom teeth atau operasi odontektomi.

Mengidentifikasi dry socket

Anda juga dapat datang ke dokter gigi untuk memastikan kondisi gusi
Setelah sebuah gigi dicabut, tentu akan ada ruang kosong di gusi. Idealnya, akan terbentuk gumpalan darah pada gusi bolong setelah cabut gigi. Gumpalan darah ini akan melindungi lubang ini selama proses pemulihan.Namun ketika gumpalan darah tidak terbentuk sempurna atau terlepas dari gusi, dry socket akan terjadi. Konsekuensinya, saraf dan tulang di gusi akan terekspos atau terbuka. Penting untuk segera memeriksakan kepada dokter gigi untuk penanganan.Untuk mengidentifikasi dry socket, bisa dilakukan dengan membuka mulut di depan kaca. Apabila terlihat tulang di lokasi cabut gigi, besar kemungkinan mengalami dry socket. Selain itu, ada anggapan bahwa rasa nyeri terus menerus di rahang merupakan tanda terjadinya dry socket. Rasa nyeri ini bisa menyebar dari tempat cabut gigi ke telinga, mata, pelipis, dan leher.Selain itu, nyeri akibat dry socket umumnya muncul tiga hari setelah cabut gigi. Gejala lainnya adalah bau mulut dan rasa tidak enak yang tertinggal di mulut.

Penyebab terjadinya dry socket

perempuan sakit gigi
Penyebab gusi bolong belum diketahui secara pasti
Tidak jelas apa penyebab pasti terjadinya gusi bolong setelah cabut gigi atau dry socket. Para peneliti menganggap ada faktor kontaminasi bakteri yang berpengaruh. Sumbernya bisa dari makanan, cairan, atau partikel lain yang masuk ke mulut sehingga terjadi respons itu.Selain itu, trauma pada area yang dicabut giginya juga dapat menyebabkan dry socket. Ini rentan terjadi apabila proses cabut gigi mengalami komplikasi. Contohnya ketika seseorang tanpa sengaja menyenggol area bekas cabut gigi saat menggosok gigi.

Faktor risiko mengalami dry socket

Orang yang pernah mengalami dry socket sebelumnya memiliki kecenderungan lebih besar mengalaminya kembali. Jadi, pastikan sudah menyampaikan tentang riwayat ini kepada dokter gigi spesialis bedah mulut sebelum melakukan cabut gigi.Selain itu, beberapa faktor risiko lainnya adalah:
  • Merokok

Seseorang yang merokok punya kemungkinan lebih besar mengalami komplikasi pada gusi bolong setelah cabut gigi. Zat kimia dari tembakau membuat proses pemulihan lebih lambat serta rentan menimbulkan kontaminasi pada luka. Tak hanya itu, gerakan menghisap saat merokok juga dapat menyebabkan gumpalan darah lepas.
  • Kontrasepsi oral

Beberapa jenis pil KB mengandung level hormon estrogen cukup tinggi. Ini juga dapat mengganggu proses pemulihan.
  • Penanganan luka kurang tepat

Mengabaikan instruksi dari dokter gigi untuk proses penanganan luka juga dapat mengganggu proses pemulihan. Utamanya, jika tidak menjaga kebersihan gigi dan mulut.Jika Anda mengalami nyeri luar biasa setelah cabut gigi, segera hubungi dokter gigi. Setelah itu, dokter akan melihat area gusi bolong setelah caut gigi untuk memastikan apakah terjadi dry socket.Pada beberapa kasus, dokter akan melakukan X-ray atau rontgen gigi panoramik untuk mengetahui kondisinya secara pasti. Ada kemungkinan terjadi infeksi tulang atau osteomyelitis atau tertinggalnya akar gigi di gusi.

Catatan dari SehatQ

Jika dry socket yang terjadi, dokter gigi akan membersihkan area itu dari makanan atau partikel lain. Hal ini akan meredakan rasa nyeri sekaligus mencegah terbentuknya infeksi.Selain itu, dokter gigi juga akan mengisi lubang di gusi dengan kain kasa dan gel medis untuk meredakan rasa nyeri. Setiap kali kain kasa diganti, lubang gigi harus dibersihkan.Untuk perawatan di rumah, dokter biasanya akan meresepkan cairan khusus atau berkumur dengan air garam.Segera melakukan penanganan akan mengurangi risiko terjadinya komplikasi. Sangat jarang dry socket menyebabkan komplikasi, namun jika terjadi bisa menyebabkan infeksi di gusi bahkan menyebar ke tulang.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar cara mengatasi dry socket di rumah, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
penyakitsakit gigiabses gusi
Healthline. https://www.healthline.com/health/dental-and-oral-health/dry-socket
Diakses pada 10 Oktober 2020
WebMD. https://www.webmd.com/oral-health/guide/dry-socket-symptoms-and-treatment
Diakses pada 10 Oktober 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dry-socket/diagnosis-treatment/drc-20354382
Diakses pada 10 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait