Dosis paracetamol anak berbeda-beda tergantung usianya
Ilustrasi paracetamol untuk anak dalam bentuk sirup

Paracetamol bisa jadi salah satu obat pertolongan pertama ketika anak merasakan nyeri di bagian tertentu tubuhnya. Obat ini memang bisa diberikan tanpa resep dokter, tapi orangtua harus benar-benar memahami prinsip dosis paracetamol anak agar ia terhindar dari efek samping obat ini.

Terdapat beberapa jenis paracetamol untuk anak yang beredar bebas di pasaran, yakni paracetamol sirup 120 mg/5 ml dan 250 mg/5 ml, tablet, maupun supositoria. Kekuatan obat ini berbeda-beda, begitu pula dosis pemberiannya.

Jika diberikan dengan dosis yang benar, kecil kemungkinan paracetamol akan menimbulkan komplikasi yang serius. Namun, tetap ada kemungkinan obat ini menimbulkan reaksi alergi ringan hingga berat yang menjurus pada anafilaksis.

Sebelum Anda menggunakan paracetamol untuk anak

Sebelum mengetahui dosis paracetamol anak, Anda terlebih dahulu harus memahami waktu yang tepat untuk memberikan obat ini. Beberapa hal yang harus Anda perhatikan, antara lain:

  • Hanya boleh dikonsumsi oleh bayi di atas 2 bulan

Paracetamol berbentuk sirup dan supositoria bisa digunakan oleh bayi yang berusia mulai dari 2 bulan. Pada bayi yang berusia lebih muda, paracetamol hanya boleh diminumkan bila ada rekomendasi dari dokter.

Sementara itu, paracetamol berbentuk tablet (termasuk tablet hisap) baru bisa diminumkan pada anak yang berusia di atas 6 tahun. Bagi anak yang tidak suka minum paracetamol sirup, pemberian paracetamol tablet ini bisa menjadi solusi alternatif.

  • Paracetamol bukan hanya untuk menurunkan demam

Paracetamol biasa digunakan untuk menurunkan demam pada anak. Hal ini diperbolehkan, tapi perlu dipahami bahwa paracetamol tidak menyembuhkan penyebab terjadinya demam pada anak, jadi obat ini sebaiknya hanya diberikan ketika demam tersebut membuat anak tidak nyaman, misalnya tidak bisa tidur.

Paracetamol juga bisa digunakan ketika anak mengeluhkan sakit gigi atau sakit kepala. Sebaliknya, paracetamol bukan obat preventif sehingga sebaiknya tidak berikan dengan tujuan mencegah demam anak sebelum atau setelah imunisasi.

Dosis paracetamol anak yang disarankan

Sebisa mungkin, dosis paracetamol anak harus disesuaikan dengan berat badan anak, yakni 10-15 mg/kg/dosis. Namun, kadang orangtua tidak mengetahui berat badan pasti anak sehingga pemberian paracetamol juga bisa menggunakan patokan usianya.

Berikut panduan lengkap pemberian dosis paracetamol anak yang aman, baik menggunakan paracetamol sirup maupun tablet:

Usia 0-3 bulan (berat 3-5 kg)

  • Dosis: 40 mg/dosis
  • Suspensi oral (160 mg/5 mL): 1,25 mL.

Usia 4-11 bulan (berat 5-8 kg)

  • Dosis: 80 mg/dosis
  • Suspensi oral (160 mg/5 mL): 2,5 mL.

Usia 12-23 bulan (berat 8-10 kg)

  • Dosis: 120 mg/dosis
  • Penangguhan oral (160 mg / 5 mL): 3,75 mL.

Umur 2-3 tahun (berat 10-16 kg)

  • Dosis: 160 mg/dosis
  • Suspensi oral (160 mg/5 mL): 5 mL.

Usia 4-5 tahun (berat 16-21 kg)

  • Dosis: 240 mg/dosis
  • Suspensi oral (160 mg/5 mL): 7,5 mL.

Usia 6-8 tahun (berat 21-27 kg)

  • Dosis: 320 mg/dosis
  • Suspensi oral (160 mg/5 mL): 10 mL
  • Tablet kunyah (80 mg/tab): 4 tablet
  • Tablet kunyah (160 mg/tab): 2 tablet.

Usia 9-10 tahun (berat 27-32 kg)

  • Dosis: 400 mg/dosis
  • Suspensi oral (160 mg/5 mL): 12,5 mL
  • Tablet kunyah (80 mg/tab): 5 tablet
  • Tablet kunyah (160 mg/tab): 2,5 tablet.

Usia 11-12 tahun (berat 32-43 kg)

  • Dosis: 480 mg/dosis
  • Suspensi oral (160 mg/5 mL): 15 mL
  • Tablet kunyah (80 mg/tab): 6 tablet
  • Tablet kunyah (160 mg/tab): 3 tablet.

Perlu Anda ingat, jangan memberikan paracetamol tanpa arahan dokter karena obat ini juga memiliki efek samping berupa nyeri perut, gatal-gatal, kehilangan nafsu makan, dan reaksi alergi.

Dosis paracetamol anak harus diberikan dengan jarak 4-6 jam dan tidak boleh lebih dari 5 dosis per hari. Jika Anda tidak sengaja memberi 1 dosis ekstra paracetamol anak, tunggu hingga 24 jam sebelum memberi paracetamol kembali pada anak.

Dosis paracetamol anak juga hanya bisa diberikan dengan menggunakan pipet atau sendok takar obat yang bisanya disertakan pada kemasan paracetamol. Jangan gunakan sendok makan atau gelas biasa karena bisa membuat dosis paracetamol kurang tepat.

Bila demam anak tidak reda dalam 3 hari atau nyerinya tidak hilang dalam 5 hari, hentikan penggunaan paracetamol dan periksakan anak ke dokter.

NHS. https://www.nhs.uk/medicines/paracetamol-for-children/
Diakses pada 7 Maret 2020

Kids Health New Zealand. https://www.kidshealth.org.nz/safe-use-paracetamol-children
Diakses pada 7 Maret 2020

BPAC New Zealand. https://bpac.org.nz/2018/paracetamol.aspx
Diakses pada 7 Maret 2020

Drugs. https://www.drugs.com/paracetamol.html
Diakses pada 7 Maret 2020

Medscape. https://emedicine.medscape.com/article/2172407-overview
Diakses pada 7 Maret 2020

Artikel Terkait