7 Dongeng Anak Sebelum Tidur, Ajarkan Budi Pekerti Baik Sejak Dini


Tak hanya memperkaya kosa kata, dongeng anak sebelum tidur juga bantu anak pahami hal baik dan buruk. Berikut dongeng mendidik yang bisa Anda ceritakan.

(0)
21 Dec 2020|Azelia Trifiana
kumpulan dongeng anak sebelum tidurSelain mengajarkan budi pekerti, mendongeng ke anak dapat meningkatkan bonding dengan si kecil
Aktivitas yang satu ini belum bisa tersaingi teknologi secanggih apapun, yaitu membacakan dongeng anak sebelum tidur. Bukan hanya menambah kedekatan orangtua dan si kecil, penelitian membuktikan bahwa ada manfaat untuk perkembangan otak mereka.Anak yang sering dibacakan dongeng akan memiliki lebih banyak perbendaharaan kata, kemampuan logikanya berkembang pesat, serta tingkat stres yang lebih rendah.

Dongeng anak sebelum tidur

Bagi orangtua yang sedang mencari dongeng anak sebelum tidur, berikut SehatQ rangkum beberapa di antaranya:

1. Si Kancil

Dongeng yang satu ini bercerita tentang Si Kancil yang selalu bisa mengelabui binatang buas dan para petani. Dalam cerita Si Kancil dan Buaya, awalnya binatang yang gesit ini ingin menyeberangi sungai agar bisa sampai ke kebun timun. Sungai itu penuh dengan buaya yang ingin memangsanya.Dalam satu versi cerita, Kancil meminta semua buaya berbaris karena akan diberi daging satu-satu. Padahal, itu adalah trik Si Kancil agar bisa melompati punggung buaya dan menyeberang.Sementara versi lainnya Kancil berkata kepada seluruh buaya untuk berbaris, karena raja hutan sedang menggelar festival. Kancil diberi pesan untuk menghitung ada berapa jumlah buaya di sungai itu.

2. Kelinci dan Kura-Kura

kelinci dan kura-kura
Kura-kura mengalahkan kelinci yang sombong
Dongeng ini memberi pesan bahwa kesombongan adalah hal yang tidak baik. Diceritakan bahwa Kelinci yang merasa sombong karena bisa berlari dengan cepat menantang Kura-Kura untuk lomba lari. Si Kelinci yakin sekali dia akan memenangkan lomba lari karena lawannya adalah Kura-Kura yang bergerak lambat.Tibalah hari digelarnya lomba. Kelinci langsung melesat meninggalkan Kura-Kura. Seisi hutan menyaksikan perlombaan ini, karena sebelumnya Kelinci sudah pamer bahwa ia akan memenangkan lomba lari.Di saat itu, Kura-Kura tetap berjalan dengan santai. Ketika sudah dekat dengan garis finish, Kelinci yakin Kura-Kura masih tertinggal jauh. Oleh sebab itu, Kelinci memutuskan tidur di bawah pohon.Ternyata, Kelinci tertidur pulas dan Kura-Kura berhasil menyusulnya. Pada akhirnya, si Kura-Kura justru mengalahkan Kelinci yang terlalu sombong.

3. Singa dan Tikus

tikus
Tikus membalas budi kepada singa
Dalam cerita ini, Tikus menjahili Singa dengan membangunkannya dari tidur lelap. Singa pun berang dan menangkap Tikus hendak memakannya. Namun, Tikus meminta maaf dan Singa pun melepaskannya.Beberapa hari kemudian, Singa terjebak dalam jerat yang dipasang pemburu. Ia begitu ketakutan dan menangis semalaman. Tikus mendengar tangisannya dan menyelamatkannya dengan menggigiti jaringnya agar Singa bisa bebas.Pelajaran dari dongeng ini adalah agar tidak mudah melupakan kebaikan orang lain dan selalu berbuat baik.

4. Burung merak yang gagah

Oscar adalah seekor burung merak dengan warna bulu luar biasa indah, berbeda dari teman-temannya. Namun, ada satu temannya bernama Ludi yang tidak suka dengan kegagahannya. Alhasil, Ludi selalu menolak berteman dengan Oscar.Suatu hari, Oscar mendengar suara tangisan dari kejauhan. Semakin mendekat, rupanya Ludi terjebak perangkap dan tersangkut di semak-semak. Oscar langsung menyelamatkannya, meskipun bulunya rusak karena harus menerobos rerumputan.Sejak saat itu, Ludi sadar bahwa Oscar adalah burung merak yang baik. Mereka berteman baik dan saling melindungi satu sama lain.

5. Malin Kundang

Legenda dari Sumatera Barat ini bercerita tentang sosok anak bernama Malin Kundang. Pergi merantau, Malin berhasil mengubah nasibnya menjadi seorang saudagar kaya raya. Perempuan bangsawan pun berhasil dipinangnya.Setelah bertahun-tahun merantau, Malin kembali ke desanya membawa banyak uang. Penduduk desa menyambutnya suka cita. Sang ibu mendengar bahwa anaknya telah kembali. Selama ini, Malin tak pernah memberikan kabar apapun.Ibu Malin Kundang menemuinya di dermaga, dengan pakaian lusuh seadanya. Malin Kundang malu mengakuinya sebagai ibu dan justru menyebutnya sebagai seorang pengemis. Mendengar itu, sang ibu yang sakit hati mengutuknya menjadi batu.Hingga kini, di pantai terdapat patung batu menyerupai seorang pria yang sedang bersujud. Dongeng ini mengajarkan untuk berbakti kepada orangtua.

6. Burung Bangau angkuh

burung bangau
Burung bangau yang angkuh
Ada seekor burung Bangau yang begitu angkuh, sedang mencari makan di sungai. Ketika ada ikan-ikan kecil berenang, Bangau merasa angkuh dan enggan memakannya. Pun ketika ada ikan yang lebih besar, si Bangau enggan merepotkan dirinya dengan membuka paruh terlalu besar.Hingga siang hari, akhirnya bangau belum makan apapun. Seluruh ikan telah pindah ke bagian tengah sungai yang lebih dingin. Alhasil, Bangau hanya bisa makan siput kecil di pinggiran sungai. Itulah akibat dari keangkuhan si burung Bangau.

7. Telur emas Angsa

Seorang petani membawa pulang Angsa yang ternyata mengeluarkan telur berwarna emas. Ketika dibawa ke pasar, ternyata telur itu mengandung emas murni. Setiap hari, si Angsa mengeluarkan sebutir telur emas. Namun, petani tidak merasa puas dan ingin mendapatkan lebih banyak lagi.Kemudian, muncul pikiran untuk menyembelih angsa agar seluruh emasnya bisa diambil dengan cepat. Namun setelah disembelih, petani tidak mendapatkan apapun dan hanya bisa menyesali perbuatannya. Dongeng ini mengajarkan anak untuk tidak serakah dan menyayangi sesama makhluk hidup.

Apapun jenis dongeng anak sebelum tidur yang disampaikan, pasti dapat memperkaya perbendaharaan kata mereka. Dongeng juga menjadi wadah untuk imajinasi si kecil.Penasaran apa lagi manfaat dari mendongeng untuk anak-anak? Anda bisa konsultasi langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.  
tips parentingibu dan anakgaya parenting
Parents. https://www.parents.com/fun/entertainment/books/the-brainy-benefits-of-bedtime-stories/
Diakses pada 6 Desember 2020
Jakarta Globe. https://jakartaglobe.id/culture/five-popular-indonesian-folk-tales-subtexts/
Diakses pada 6 Desember 2020
Mom Junction. https://www.momjunction.com/articles/benefits-of-reading-bedtime-stories-to-your-baby_00119461/
Diakses pada 6 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait