Mengenal Dokter Bedah Saraf dan Tindakan yang Dilakukan


Meski namanya mirip, dokter bedah saraf (neurosurgeon) dengan dokter saraf punya perbedaan. Dokter bedah saraf biasanya memiliki keahlian untuk melakukan pembedahan yang berhubungan dengan masalah saraf.

0,0
dokter bedah saraf (neurosurgeon)Dokter bedah saraf (neurosurgeon) berbeda dengan dokter saraf
Bedah saraf adalah spesialisasi medis yang khusus menangani pembedahan sistem saraf. Tidak hanya operasi otak, spesialis bedah saraf juga mendiagnosis dan mengobati pasien dengan gangguan otak, sumsum tulang belakang, tulang belakang, dan saraf perifer di seluruh tubuh.

Apa saja peran dokter bedah saraf?

Dokter bedah saraf (neurosurgeon) menangani pembedahan yang berhubungan dengan saraf dan otak
Dokter bedah saraf (neurosurgeon) menangani pembedahan yang berhubungan dengan saraf dan otak
Anda dapat menemukan dokter bedah saraf dengan gelar Sp.BS di belakang namanya. Seorang dokter spesialis bedah saraf akan menjalani 5 hingga 9 tahun pendidikan spesialis setelah lulus dari pendidikan dokter umum.Tidak hanya melakukan pembedahan, dokter bedah saraf juga memberikan pengobatan non-operatif, seperti pencegahan, diagnosis, evaluasi, pengobatan, perawatan, dan rehabilitasi yang berhubungan dengan neurologis (masalah saraf).Dokter saraf dengan dokter bedah saraf berbeda. Dokter bedah saraf umumnya dibekali kemampuan pembedahan dan penggunaan perawatan bedah. Karena cukup kompleks, spesialis bedah saraf biasanya dibagi lagi menjadi beberapa subspesialis, sebagai berikut:
  • Bedah saraf pediatrik, berkaitan dengan kelainan bawaan lahir yang terjadi pada anak, seperti hidrosefalus, kelainan wajah, kelainan tulang belakang bawaan, hingga tumor
  • Bedah saraf traumatik, berkaitan dengan cedera kepala dan otak
  • Bedah saraf onkologi, berkaitan dengan perawatan tumor dan kanker otak dan tulang belakang
  • Bedah saraf fungsional, berkaitan dengan pengelolaan berbagai kondisi termasuk epilepsi, gangguan gerak, hingga cerebral palsy
  • Bedah saraf vaskuler, berkaitan dengan pembedahan yang berkaitan dengan masalah pembuluh darah, seperti aneurisma 
  • Bedah tengkorak, berkaitan dengan gangguan pada tengkorak dan dasar tengkorak, seperti herniasi otak, tumor, infeksi, dan perdarahan.
  • Bedah tulang belakang, berkaitan dengan gangguan tulang belakang, biasanya terjadi pada pasien lanjut usia. 

Tindakan medis yang dilakukan dokter bedah saraf

Dokter bedah saraf kerap meminta pemeriksaan MRI untuk menegakkan diagnosis
Dokter bedah saraf kerap meminta pemeriksaan MRI untuk menegakkan diagnosis
Untuk menegakkan diagnosis dan menemukan sumber masalah pada tubuh, dokter bedah saraf biasanya kerap meminta pasien untuk melakukan beberapa prosedur pemeriksaan, seperti:
  • Magnetoencephalography (MEG scan), berfungsi menemukan sumber masalah pada kondisi kejang
  • Magnetic resonance imaging (MRI), berfungsi menangkap citra atau gambar bagian dalam tubuh yang lebih jelas
  • Positron emission tomography (PET scan), berfungsi menemukan sel kanker 
  • Computed tomography (CT scan), berfungsi menangkap citra tubuh yang lebih jelas dari sinar-x (rontgen)
Dengan melakukan pemeriksaan tersebut, dokter bedah saraf dapat melihat fungsi otak dan sumber masalah, serta mulai menentukan metode pengobatan yang efektif, baik itu melalui pembedahan atau tidak. Setelah menegakkan diagnosis, berikut ini beberapa tindakan yang biasa dilakukan oleh seorang ahli bedah saraf:

1. Kraniotomi

Pembedahan otak untuk pengangkatan tumor yang dilakukan dengan membuat lubang kecil agar meminimalkan kerusakan bagian otak lain. 

2. Neuroendoskopi

Endoskopi khusus yang dilakukan dengan kamera resolusi tinggi untuk mengobati tumor di otak dan dasar tengkorak.

3. Stereotactic radiosurgery

Pengobatan tumor dengan menggunakan radiasi pada bagian otak.

Kondisi apa saja yang membutuhkan spesialis bedah saraf?

Cedera otak merupakan salah satu kondisi yang ditangani oleh neurosurgeon
Cedera otak merupakan salah satu kondisi yang ditangani oleh neurosurgeon
Seorang ahli bedah saraf dapat bekerja dengan pasien di segala usia, mulai dari bayi hingga orang tua. Selain pembedahan otak dan saraf, berikut ini beberapa kondisi kesehatan yang ditangani oleh seorang dokter bedah saraf, antara lain:
  • Gangguan dan cedera otak, tulang belakang, dan saraf
  • Gangguan sistem serebrovaskuler (pembuluh darah di otak)
  • Osteoartritis
  • Stroke
  • Pelebaran pembuluh darah (aneurisma otak)
  • Tumor atau kanker di otak, tulang belakang, dan tengkorak
  • Kejang
  • Epilepsi
  • Gangguan neurologis dan gerak, seperti penyakit Parkinson
  • Nyeri kronis 
  • Infeksi, seperti meningitis
  • Spina bifida
  • Gangguan cairan serebrospinal seperti hidrosefalus 
  • Neuroendokrin
Itulah beberapa hal tentang dokter spesialis bedah saraf yang perlu Anda ketahui. Pada umumnya, Anda dapat ditangani oleh dokter bedah saraf dalam kondisi darurat maupun non-darurat dari hasil rujukan bila perawatan non-bedah belum menunjukkan hasil yang maksimal. Berikanlah informasi yang detail terkait kondisi kesehatan Anda kepada spesialis bedah saraf agar tindakan medis yang dilakukan semakin akurat. Sebelum menemui dokter bedah saraf, Anda juga bisa berkonsultasi secara online menggunakan fitur chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya di App Store dan Google Play sekarang!
kesehatan otakmasalah sarafpenyakit otaksistem saraf
Web MD. https://www.webmd.com/a-to-z-guides/what-is-neurosurgeon
Diakses pada 29 Juli 2021
Health Direct. https://www.healthdirect.gov.au/what-does-a-neurosurgeon-do
Diakses pada 29 Juli 2021
Oregon Health & Science University, School of Medicine. https://www.ohsu.edu/school-of-medicine/neurosurgery/what-neurosurgery
Diakses pada 29 Juli 2021
National Health Service. https://www.healthcareers.nhs.uk/explore-roles/doctors/roles-doctors/surgery/neurosurgery
Diakses pada 29 Juli 2021
Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/neurosurgeon-how-to-become-a-neurosurgeon-1736280
Diakses pada 29 Juli 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait