Diet Semangka Diklaim Turunkan Berat Badan dalam 5 Hari, Ini Caranya

Diet semangka hanya bisa dijalankan selama 5 hari atau paling lama 1 minggu
Diet semangka dianggap efektif turunkan berat badan

Satu lagi cara diet baru yang diklaim bisa turunkan berat badan secara cepat. Diet semangka namanya. Menurut banyak orang di dunia maya, diet ini tidak hanya bisa turunkan berat badan tapi juga meredakan peradangan dan bisa mengeluarkan racun-racun dari dalam tubuh atau bersifat detox.

Dengan testimoninya yang begitu mentereng, apakah diet semangka benar-benar efektif? Sebab seperti yang kita tahu, diet kilat dan ekstrem seringkali berujung pada munculnya efek samping yang justru akan merugikan untuk kesehatan. Agar tidak semakin penasaran, berikut ini penjelasannya untuk Anda.

Asal-muasal diet semangka

Diet semangka efektif turunkan berat badan?
Semangka rendah kalori sehingga cocok untuk diet

Diet semangka sedang naik daun. Dengan rasanya yang lezat dan kandungan kalorinya yang rendah, semangka sudah menarik perhatian banyak orang untuk menjadikannya asupan utama saat menurunkan berat badan.

Selain itu, buah ini juga sebagian besarnya terdiri dari air. Sehingga, mengonsumsi semangka sebagai asupan utama dianggap bisa membantu proses detox di tubuh dengan mengeluarkan racun dalam bentuk cairan dari tubuh.

Semangka bisa dibilang sebagai air yang dapat dikunyah. Artinya ia rendah kalori tapi tetap akan membuat Anda merasa kenyang, karena proses pengunyahan tetap perlu dijalani. Ini akan membuat tubuh beranggapan bahwa Anda sedang benar-benar makan. Ditambah lagi, buah ini juga mengandung serat yang baik untuk menurunkan berat badan.

Cara diet semangka

Diet semangka hanya boleh dilakukan jangka pendek
Diet semangka hanya boleh dilakukan sebentar

Diet semangka adalah diet jangka pendek. Sebab, diet ini bisa terbilang cukup ekstrem dan bisa berbahaya apabila dilakukan dalam jangka panjang.

Tidak banyak aturan yang perlu diikuti selama Anda menjalani diet semangka. Berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan.

  • Diet ini baiknya hanya dilakukan selama 5 hari atau paling lama 1 minggu.
  • Selama 3 hari pertama, Anda hanya boleh makan semangka, baik untuk sarapan, makan siang, maupun makan malam.
  • Setelah 3 hari pertama terlewati, Anda boleh makan dua kali sehari dan menjadikan semangka sebagai kudapan di antara waktu makan untuk menahan lapar.
  • Selama diet semangka, saat sudah boleh mengosumsi makanan lain, Anda tetap harus memilih makanan sehat yang kaya serat, biji-bijian, dan protein rendah lemak.
  • Selama menjalani diet semangka, Anda hanya boleh mengonsumsi air putih sebagai minuman.

Selain itu, ada juga aturan diet semangka yang menyebutkan bahwa selama menjalani diet ini, Anda perlu mengonsumsi jumlah semangka dalam jumlah tertentu, yaitu sebanyak 1 kg setiap 10 kg berat badan. Jadi, misalnya berat badan Anda adalah 60 kg, maka Anda perlu makan semangka dengan total 6 kg selama melakukan diet ini.

Namun perlu diingat bahwa sebelum menjalani diet ini, Anda sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Siapa tahu, ternyata diet ini tidak cocok dengan kondisi kesehatan Anda dan justru akan menimbulkan efek yang negatif.

Efek samping diet semangka

Diet semangka tidak boleh dilakukan ibu hamil
Diet semangka sebaiknya tidak dilakuka ibu hamil

Sebelum mencoba diet semangka, Anda juga perlu waspada akan efek sampingnya. Diet instan memang tidak ada yang sepenuhnya aman. Apalagi, dengan hanya mengonsumsi semangka tubuh akan kekurangan nutrisi lain yang dibutuhkan, seperti protein, misalnya.

Hal ini membuat diet semangka sebaiknya tidak dijalani oleh orang-orang yang sangat membutuhkan asupan gizi seimbang, seperti:

  • Anak-anak
  • Ibu hamil
  • Penderita diabetes
  • Orang yang sistem imunnya terganggu

Lagipula, sama seperti diet instan lainnya, diet ini bukanlah solusi jangka panjang. Tidak jarang, orang yang sudah selesai menjalani diet semangka kemudian kembali ke kebiasaan makannya yang lama. Bahkan, ada beberapa di antaranya yang makan lebih banyak dari sebelumnya, seperti balas dendam ingin melunasi semua keinginan yang timbul saat diet. Hal ini justru akan meningkatkan berat badannya kembali.

Semangka juga sama sekali tidak mengandung lemak. Padahal, dalam jumlah tertentu, lemak juga dibutuhkan oleh tubuh agar bisa berfungsi dengan sempurna.

Setelah mengetahui kelebihan dan kekurangan diet semangka, Anda diharapkan bisa lebih bijak dalam mengambil keputusan. Tidak ada salahnya mencoba diet ini selama tubuh ada dalam kondisi sehat dan Anda tahu betul bahwa diet ini bukanlah pemberi solusi jangka panjang.

Setelah mencoba diet semangka, Anda disarankan untuk tetap menerapkan gaya hidup yang sehat dengan mengonsumsi makanan sehat bergizi lengkap dan rutin berolahraga.

Healthy Women. https://www.healthywomen.org/content/article/watermelon-diet-whats-deal
Diakses pada 27 Februari 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/diet-weight-loss/watermelon-diet-fact-or-fiction#what-the-expert-says
Diakses pada 27 Februari 2020

Organic Facts. https://www.organicfacts.net/watermelon-diet.html
Diakses pada 27 Februari 2020

Artikel Terkait