Makanan yang Direkomendasikan dan Pantangannya dalam Diet Jantung

(0)
06 Jan 2021|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Diet jantung dilakukan antara lain dengan mengonsumsi buah-buahan segarKonsumsi buah segar dianjurkan dalam diet jantung
Bagi penderita penyakit jantung, mengonsumsi makanan yang aman dan sehat sangat pentinguntuk menjaga organ vital ini tetap dapat berfungsi dengan relatif normal. Lalu, seperti apa diet jantung yang harus dijalani? Adakah makanan yang sebaiknya dikonsumsi atau sebaliknya, wajib dihindari?Prinsip diet jantung adalah menghindari makanan yang tinggi lemak (terutama lemak jenuh dan lemak trans), karena dapat mengakibatkan penyumbatan dan penyempitan pembuluh darah.Berbeda dari diet penurunan berat badan, diet jantung merupakan bagian dari pengobatan penyakit jantung dengan memastikan jantung tidak bekerja ekstra dalam memompa darah akibat adanya tumpukan lemak.

Seperti apa diet jantung dan bagaimana menjalaninya?

Diet jantung bukan hanya direkomendasikan bagi pasien penyakit jantung, tetapi juga Anda yang memiliki riwayat darah tinggi, kolesterol tinggi, dan kegemukan atau obesitas. Dengan menjalankan diet jantung, risiko terkena stroke atau serangan jantung juga akan menurun.
Konsumsi kuning telur harus dibatasi
Secara umum, diet jantung dikelompokkan menjadi 3 kategori berdasarkan bahan makanan yang dianjurkan, dibatasi, dan dihindari. Berikut ini penjelasannya.

1. Makanan yang dianjurkan

Berikut ini daftar makanan yang disarankan ketika Anda menjalani diet jantung.
  • Makanan pokok: nasi, roti, kentang, pasta, mie, dan tepung-tepungan
  • Lauk hewani: ikan, ayam tanpa kulit, susu rendah lemak, dan putih telur
  • Lauk nabati: kacang hijau dan kacang kedelai (termasuk hasil olahannya seperti tahu dan tempe)
  • Sayuran: semua jenis sayuran yang tidak mengandung gas, seperti buncis, kacang panjang, labu siam, wortel, tomat, toge, ketimun, dan oyong
  • Buah buahan: semua jenis buah-buahan segar seperti pisang, apel, pepaya, jeruk, melon, semangka, dan alpukat
  • Lemak: minyak yang mengandung lemak tak jenuh, seperti minyak jagung, minyak kedelai, dan minyak zaitun
  • Minuman: teh encer, sirup, dan yogurt
  • Bumbu dan jenis bahan masakan lain: semua jenis bumbu segar, gula pasir, dan madu

2. Makanan yang harus dibatasi

Sementara itu, makanan yang harus dibatasi adalah sebagai berikut ini.
  • Makanan pokok: bolu, roti manis, dan biskuit
  • Lauk hewani: daging merah tanpa lemak dan kuning telur
  • Lauk nabati: kacang merah, kacang tanah, dan kacang mede
  • Sayuran: asparagus, bayam, dan buah bit
  • Lemak: minyak kelapa dan santan encer
  • Minuman: cokelat
  • Bumbu: cabai dan lada

3. Makanan yang dihindari

Berikut ini sejumlah makanan yang harus dijalani dalam diet jantung.
  • Makanan pokok: kue yang mengandung lemak tinggi (seperti cake dan pastry), ketan, mie instan, serta bahan makanan yang mengandung gas atau alkohol (ubi, singkong, dan tape)
  • Lauk hewani: daging merah berlemak, ayam dengan kulit, sosis, ham, limpa, babat, otak, udang, cumi, kerang keju, dan susu full cream
  • Sayuran: sayuran yang mengandung gas, seperti kol, sawi, nangka muda, dan lobak.
  • Buah: buah yang menimbulkan gas, seperti nangka, durian, dan nanas
  • Lemak: mentega dan santan kental
  • Minuman: teh kental, minuman yang mengandung soda, dan minuman beralkohol
  • Bumbu: bumbu olahan yang mengandung natrium, seperti penyedap rasa dan kaldu instan
Sebagai tambahan, Kementerian Kesehatan RI juga menyarankan pelaku diet jantung untuk menghindari kopi maupun alkohol. Jika Anda memiliki riwayat hipertensi (tekanan darah tinggi), hindari juga makanan yang mengandung garam tinggi, termasuk makanan yang menggunakan penguat rasa (MSG).

Diet DASH juga penting dilakukan, ini caranya

Perbanyak konsumsi susu rendah lemak dan ikan
Selain itu, lakukan diet DASH atau Dietary Approaches to Stop Hypertension.Diet DASH mempunyai cara yang mudah, yaitu dengan:
  • Membatasi asupan natrium misalnya dari makanan cepat saji maupun garam
  • Membatasi konsumsi daging
  • Membatasi makanan tinggi gula
  • Mengurangi konsumsi makanan dengan kolesterol tinggi maupun lemak trans
  • Memperbanyak konsumsi buah, sayur, dan susu rendah lemak
  • Mengonsumsi daging unggas, ikan, kacang-kacangan, dan gandum utuh

Hal-hal lain yang perlu diperhatikan dalam diet jantung

Pada dasarnya, diet jantung dilakukan dengan melakukan pola hidup sehat secara keseluruhan. Oleh karena itu, mengatur pola makan atau minum saja tidak cukup. Ada hal-hal yang sebaiknya ikut Anda lakukan, seperti:

1. Menurunkan berat badan

Kegemukan dan obesitas meningkatkan risiko Anda terkena penyakit jantung dan stroke. Sebaliknya, setiap kilogram yang hilang dari tubuh Anda akan ikut menurunkan risiko ini karena kadar gula darah, kolesterol, serta membuat tekanan darah jadi lebih teratur.

2. Berolahraga

Olahraga atau bergerak aktif akan menguatkan jantung, melancarkan peredaran darah, menaikkan kadar lemak baik (HDL), mengontrol gula darah, dan membantu menurunkan berat badan berlebih. Menurut Asosiasi Jantung Amerika Serikat, target olahraga yang ideal adalah 150 menit per minggu (intensitas sedang).

3. Menghentikan kebiasaan merokok

Tidak pernah ada kata terlambat untuk berhenti merokok. Jika berhenti sekarang juga, risiko Anda terkena penyakit jantung akan langsung turun hingga 33%.

Catatan dari SehatQ

Pola diet jantung di atas bisa dilakukan oleh siapapun yang ingin hidup sehat. Untuk mengetahui informasi lebih banyak tentang diet jantung, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
tips dietmakanan dietpenyakit jantungdiet sehat
WebMD. https://www.webmd.com/cholesterol-management/guide/heart-healthy-diet
Diakses pada 19 Desember 2020
RSUP Persahabatan. https://rsuppersahabatan.co.id/artikel/read/penatalaksanaan-diet-jantung
Diakses pada 19 Desember 2020
Kementerian Kesehatan RI. http://p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/penyakit-paru-kronik/page/5/diet-sehat-untuk-penderita-jantung-koroner
Diakses pada 19 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait