Di Balik Kelezatannya, Ini Manfaat Terong Ungu untuk Tubuh Anda

Manfaat terong ungu salah satunya adalah membantu mencegah penyakit jantung
Menjaga kesehatan jantung adalah salah satu manfaat terong ungu yang bisa didapatkan

Meski sudah sering diolah dan dikonsumsi sehari-hari, pernahkah Anda terpikir akan apa sebenarnya manfaat terong ungu untuk kesehatan? Ya, sayuran yang satu ini ternyata memiliki berbagai kebaikan untuk tubuh. Salah satunya bahkan berpotensi mengurangi risiko terjadinya penyakit jantung.

Manfaat terong ungu, bisa muncul karena kandungan berbagai nutrisi di dalamnya. Agar tidak semakin penasaran, ini penjelasan lebih lengkapnya untuk Anda.

Kandungan nutrisi sumber manfaat terong ungu

Terong ungu adalah sayuran yang padat nutrisi. Tidak hanya vitamin, mineral dan serat di dalamnya juga menjadi sumber manfaat terong ungu untuk kesehatan tubuh kita. Lebih lengkap, berikut ini kandungan nutrisi dalam seporsi terong ungu (sekitar 80 gram).

  • Kalori: 20
  • Serat: 3 gram
  • Protein: 1 gram
  • Karbohidrat: 5 gram
  • Folat: 5% dari rekomendasi konsumsi harian
  • Kalium: 5% dari rekomendasi konsumsi harian
  • Mangan: 10% dari rekomendasi konsumsi harian
  • Vitamin K: 4% dari rekomendasi konsumsi harian
  • Vitamin C: 3% dari rekomendasi konsumsi harian

Manfaat terong ungu untuk kesehatan

Belum banyak yang tahu, manfaat terong ungu untuk kesehatan ternyata beragam, seperti di bawah ini.

1. Membantu mengurangi risiko munculnya penyakit jantung

Kandungan serat, kalium, vitamin C, vitamin B6, dan fitonutrien yang ada di dalam terong ungu, dipercaya dapat membantu menjaga kesehatan jantung. Sayuran ini juga mengandung antocyanin, suatu komponen yang mampu menurunkan risiko kematian pada penderita penyakit jantung.

2. Mampu mengontrol kadar gula darah

Menambahkan terong ungu ke dalam menu harian Anda, dapat membantu kadar gula darah di tubuh jadi lebih terkontrol. Manfaat terong ungu ini didapatkan dari kandungan serat yang dimilikinya.

Serat dapat menghambat pencernaan dan penyerapan gula di tubuh. Penyerapan yang lebih lambat, membuat kadar gula darah di tubuh menjadi semakin stabil.

3. Menurunkan berat badan

Kandungan kalori yang rendah dan serat yang tinggi, membuat terong ungu menjadi makanan yang ideal untuk Anda yang sedang berusaha menurunkan berat badan. Anda juga bisa menggunakan terong sebagai pengganti bahan makanan lain yang lebih tinggi kalori.

4. Dipercaya dapat membantu mencegah kanker

Terong ungu mengandung polifenol yang dipercaya memiliki efek antikanker. Sementara itu, komponen lain dalam terong, juga dapat melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas, sehingga bisa mencegah pertumbuhan sel tumor dan penyebaran sel kanker.

5. Baik untuk menjaga kadar kolesterol

Pada penelitian yang dilakukan pada hewan uji, mengonsumsi jus terong terbukti berhasil menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Manfaat terong ungu yang satu ini didapatkan dari kandungan asam klorogenik yang dimilikinya. Meski begitu, masih diperlukan penelitian lebih lanjut pada manusia untuk mengonfirmasi manfaat ini.

6. Menjaga kesehatan hati

Terong ungu kaya akan kandungan antioksidan, terutama antocyanin. Kandungan antioksidan ini, dipercaya dapat melindungi hati dari jenis racun tertentu penyebab penyakit.

7. Menjaga kesehatan otak

Komponen antioksidan di dalam terong juga disebut berpotensi untuk melindungi sel-sel otak dari kerusakan akibat radikal bebas. Selain itu, komponen ini juga dapat mencegah terjadinya peradangan pada sel saraf, dan membantu memperlancar aliran darah ke otak.

Risiko mengonsumsi terong ungu

Di balik manfaat terong ungu yang begitu beragam, terdapat risiko kesehatan yang bisa saja muncul. Terong ungu memang lezat. Namun jika mengonsumsinya secara berlebihan, ada beberapa gangguan yang berisiko muncul di tubuh Anda, seperti:

• Mengganggu penyerapan zat besi

Dalam terong, terdapat komponen bernama nasunin yang dapat mengikat zat besi dan mengeluarkannya dari sel. Nasunin berdampak baik jika dikonsumsi orang yang kelebihan zat besi. Namun, jika kondisinya sebaliknya, Anda disarankan untuk tidak terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung nasunin.

• Dipercaya memicu keparahan peradangan jaringan

Salah satu komponen dalam terong, solanin, dipercaya dapat memicu terjadinya inflamasi atau peradagan jaringan. Meski belum banyak penelitian yang mengonfirmasi hal ini, namun tidak ada salahnya jika Anda lebih waspada dan jangan terlalu banyak mengonsumsi terong ungu.

• Berpotensi memicu terbentuknya batu ginjal

Komponen oxalate dalam terong ungu, disebut dapat memicu terbentuknya batu ginjal. Makanan yang mengandung oxalate, seperti terong ungu, sebaiknya tidak dikonsumsi oleh orang-orang berisiko tinggi mengalami bantu ginjal.

Cara menyimpan dan mengolah terong ungu

Manfaat terong ungu bisa didapatkan dengan maksimal apabila Anda mengolahnya dengan benar. Sebelum memasak terong, cuci bersih lalu potong kedua ujungnya.

Terong memang memiliki sedikit rasa pahit. Untuk menghilangkannya, taburi terong dengan garam dan biarkan selama kurang lebih 30 menit. Metode ini juga akan membantu terong tidak menyerap terlalu banyak minyak saat dimasak.

Sebelum memasak terong tersebut, jangan lupa cuci kembali agar taburan garam bisa hilang dan tidak membuat masakan terlalu asin. Dibandingkan menggorengnya, memasak terong dengan memanggang, mengukus atau menumis adalah pilihan yang lebih sehat.

Jangan memotong terong jika Anda belum akan mengolahnya. Menyimpan terong mentah yang sudah dipotong di kulkas, akan membuatnya menjadi cepat busuk. Terong akan lebih awet jika disimpan dalam keadaan masih utuh.

Setelah melihat berbagai manfaat terong ungu untuk kesehatan, Anda tentu sudah tidak ragu lagi untuk menambahkannya ke dalam menu harian. Perhatikan juga cara mengolahnya, agar tidak kehilangan banyak kandungan nutrisi di dalamnya.

Healhtline. https://www.healthline.com/nutrition/eggplant-benefits
Diakses pada 25 Oktober 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/279359.php
Diakses pada 25 Oktober 2019

WebMD. https://www.webmd.com/food-recipes/eggplant-health-benefits#1
Diakses pada 25 Oktober 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed