Dextrocardia, Kelainan Langka Saat Jantung Menghadap Kanan

(0)
09 Sep 2020|Azelia Trifiana
Penderita dextrocardia memiliki jantung yang mengarah ke sisi kanan rongga dadaDextrocardia merupakan cacat jantung bawaan lahir
Dextrocardia adalah kondisi kelainan langka ketika jantung mengarah ke sisi kanan rongga dada. Padahal normalnya, letak jantung ada di dalam rongga sebelah kiri. Kelainan ini bersifat kongenital atau bawaan lahir. Kondisi kelainan ini cukup langka, estimasinya terjadi pada 1 dari 12.000 orang.Selain dextrocardia, ada juga orang yang mengalami kelainan situs inversus. Artinya, banyak organ dalam yang berada di sisi berlawanan dari seharusnya. Contohnya tak hanya jantung, tapi juga liver, limpa, dan organ dalam lain.

Penyebab dextrocardia

Tidak ada yang tahu pasti penyebab dextrocardia. Menurut para peneliti, kelainan ini terjadi saat pertumbuhan bayi dalam kandungan. Mengulik lebih jauh lagi kelainan dextrocardia, ada orang yang jantungnya menghadap ke kanan. Ada pula yang memiliki kelainan anatomi jantung lainnya di bagian katup.Terkadang, seseorang mengalami dextrocardia karena ada kelainan anatomi lain. Contohnya kecacatan di paru-paru, abdomen, atau dada bisa menyebabkan jantung justru menghadap ke arah kanan, bukan kiri.Orang yang mengalami cacat multi-organ ini disebut mengalami sindrom heterotaxy. Perlu pemeriksaan lebih lanjut oleh pakar medis untuk mengetahui diagnosis secara pasti.

Gejala dextrocardia

Kelainan dextrocardia biasanya terdeteksi ketika seseorang melakukan pemindaian X-ray atau MRI dada. Bisa saja, tidak ada gejala berarti yang dirasakan oleh penderitanya.Meski demikian, beberapa orang yang memiliki dextrocardia berisiko lebih tinggi mengalami infeksi paru-paru, sinus, dan juga pneumonia. Seseorang dengan dextrocardia diketahui memiliki permasalahan dengan silia/rambut halus yang bertugas menyaring udara masuk ke saluran nafas. Kondisi ini disebut sindrom Kartagener. Hal inilah yang menyebabkan seseorang dengan dextrocardia memiliki risiko tinggi terhadap infeksi saluran nafas.Dextrocardia dapat memengaruhi fungsi jantung dan memunculkan beberapa gejala, seperti:
  • Kesulitan bernapas
  • Kulit dan bibir tampak kebiruan
  • Jari tangan dan kaki tampak kebiruan
  • Kelelahan
  • Berat badan sulit bertambah
  • Pertumbuhan tidak optimal (pada anak-anak)
  • Ada cekungan di antara bilik jantung kanan dan kiri
  • Terlahir tanpa limpa
  • Kerap mengalami infeksi sinus dan paru-paru
Biasanya, pada bayi yang terlahir tanpa limpa dan mengalami dextrocardia, risiko mengalami infeksi jauh lebih besar. Ini wajar, mengingat limpa termasuk salah satu elemen utama dari sistem kekebalan tubuh manusia.

Cara mengatasi dextrocardia

Apabila dextrocardia mengganggu kinerja organ-organ vital, maka harus segera diatasi. Langkah yang biasanya diambil adalah mengenakan alat pacu jantung atau operasi untuk memperbaiki cacat septum sehingga jantung bisa bekerja normal.Sementara jika dextrocardia menyebabkan seseorang menjadi lebih mudah jatuh sakit atau terkena infeksi, maka perlu konsultasi dengan dokter. Lewat diagnosis pasti, dokter akan tahu organ mana yang terdampak kondisi dextrocardia dan membuatnya mudah terinfeksi penyakit.Kemudian, dokter akan meresepkan antibiotik untuk mencegah terkena infeksi. Sangat mungkin jika antibiotik harus dikonsumsi dalam jangka panjang untuk mencegah penyakit, terlebih bila berkaitan dengan pernapasan.Tak hanya itu, posisi jantung pada kelainan dextrocardia yang mengarah ke kanan membuat sistem pencernaan rentan tersumbat. Istilah medis dari kondisi ini adalah intestinal malrotation. Ketika terjadi, pencernaan tidak bisa berkembang dengan sempurna.Jika ini yang dialami, dokter akan melihat apakah ada penyumbatan baik di usus halus maupun usus besar. Orang yang mengalami penyumbatan abdominal bisa mengalami gangguan penyerapan makanan serta tidak bisa membuang zat beracun dari dalam tubuh.Kondisi penyumbatan usus ini sangat berbahaya dan harus segera ditangani. Jika tidak, bisa mengancam nyawa seseorang. Langkah penanganannya umumnya berupa operasi.Meski demikian, sebagian besar orang dengan kelainan dextrocardia bisa menjalani hidup dengan normal. Hanya saja ketika sedang merencanakan memiliki keturunan, sebaiknya dilakukan konseling genetik terlebih dahulu.
penyakitpenyakit jantungkelainan genetika
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/318875
Diakses pada 24 Agustus 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/dextrocardia
Diakses pada 24 Agustus 2020
National Organization for Rare Disorders. https://rarediseases.org/rare-diseases/dextrocardia-with-situs-inversus/
Diakses pada 24 Agustus 2020
Medline Plus. https://medlineplus.gov/ency/article/007326.htmDiakses pada 25 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait