Tumor testis dapat bersifat jinak atau ganas
Deteksi dini perlu dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya tumor testis.

Mungkin Anda sudah tidak asing dengan istilah tumor. Tumor adalah pertumbuhan jaringan tubuh yang tidak normal. Tumor dapat bersifat jinak atau ganas (disebut kanker). Salah satu tumor yang harus diwaspadai oleh pria adalah tumor testis. Testis lebih dikenal sebagai buah zakar, dan terletak di dalam kantong skrotum atau kantong pelir yang terdapat di bagian bawah penis.

Tumor testis dapat bersifat jinak ataupun ganas. Namun agar lebih aman, jika Anda mendeteksi adanya benjolan di testis, segera periksakan diri ke dokter untuk penanganan lebih lanjut. Simak langkah-langkah berikut yang perlu Anda lakukan jika mencurigai adanya tumor testis.

Deteksi Dini Tumor Testis dan Kunjungan ke Dokter

Sebelum Anda dapat mendeteksi perubahan testis yang tidak normal, Anda harus memahami lebih dulu bentuk testis yang normal. Anda dapat melakukan pemeriksaan setelah selesai mandi menggunakan air hangat karena saat itulah kulit skrotum teraba lunak dan memudahkan pemeriksaan. Periksa ukuran dan berat, serta jika ada benjolan atau pembengkakan pada testis.

Segera berkonsultasi ke dokter jika Anda menemukan tanda-tanda tumor testis berikut:

  • Benjolan atau pembengkakan pada salah satu testis
  • Nyeri tajam pada testis atau buah zakar
  • Buah zakar terasa lebih berat dari biasanya
  • Testis teraba keras
  • Testis kiri dan kanan terlihat lebih berbeda dari biasanya

Mungkin Anda merasa tidak nyaman untuk membicarakan tentang hal ini dengan dokter, tetapi ingat semakin cepat gejala tumor testis ditemukan, semakin besar pula kemungkinan kesembuhannya. Semua yang Anda sampaikan kepada dokter adalah rahasia antara dokter-pasien sehingga Anda tidak perlu merasa malu atau khawatir.

Berikut beberapa tips berkaitan dengan tumor testis yang dapat Anda tanyakan kepada dokter:

  • Catat semua gejala yang Anda temukan, kapan mulainya, kapan terjadinya, atau seberapa sering terjadi.
  • Catat jika ada hal-hal yang membuat gejala membaik atau memburuk.
  • Ceritakan kepada dokter jika Anda khawatir terhadap jenis kanker tertentu, dan juga jika ada riwayat kanker dalam keluarga.
  • Ajak kerabat atau teman yang Anda percaya agar dapat ikut mendengarkan penjelasan dokter.
  • Minta dokter untuk menjelaskan semua hal yang Anda belum mengerti, dan kalau perlu mencatatnya.

Selain pemeriksaan fisik secara umum, dokter juga perlu untuk memeriksa bagian testis Anda untuk menetapkan diagnosis.

Rujukan ke Dokter Spesialis

Tergantung pada hasil pemeriksaan, Anda mungkin akan dirujuk ke dokter spesialis untuk pemeriksaan lebih lanjut. Rujukan akan ditujukan ke dokter spesialis bedah, atau lebih khusus ke dokter spesialis bedah urologi.

Berikut adalah beberapa kondisi yang membutuhkan rujukan segera ke dokter spesialis:

  • Pembengkakan yang tidak nyeri atau benjolan pada testis
  • Perubahan pada bentuk atau tekstur testis

Pemeriksaan Penunjang Diagnosis Tumor Testis

Pemeriksaan yang mungkin akan Anda jalani untuk mendiagnosis tumor testis, di antaranya:

1. Pemeriksaan Darah

Dilakukan untuk mendeteksi penanda tumor. Dalam keadaan normal, penanda tumor tidak terdeteksi dalam darah, tetapi jika tinggi dapat mengindikasikan adanya sel kanker dalam tubuh. Penanda tumor yang spesifik untuk tumor testis, yaitu AFP, HCG, dan LDH. Selain untuk diagnosis, penanda tumor juga berguna untuk memantau keberhasilan terapi.

2. Pemeriksaan Ultrasound

Melalui pemeriksaan ultrasound, dapat dibedakan benjolan yang keras atau lunak karena berisi cairan. Benjolan yang berisi cairan (kista) lebih kecil kemungkinannya merupakan tumor ganas.

3. Pemeriksaan MRI

Magnetic Resonance Imaging (MRI) dapat menghasilkan gambaran jaringan lunak yang sangat baik, sehingga berguna dalam penegakkan diagnosis tumor testis.

4. Prosedur Orkidektomi (Pengangkatan Testis)

Dalam kasus tertentu, jika sudah terdiagnosa tumor testis, perlu dilakukan operasi pengangkatan testis (orkidektomi) untuk keperluan diagnosis apakah merupakan tumor jinak atau ganas dan sebagai terapi awal. Jaringan yang diangkat kemudian diperiksakan ke laboratorium untuk dilihat apakah ada sel kanker atau tidak

Pemeriksaan untuk Menentukan Stadium

Jika dari pemeriksaan ditemukan tumor testis yang ganas, maka langkah selanjutnya adalah menentukan stadium. Stadium dapat dilakukan melalui pemeriksaan darah dan CT scan

Menunggu Hasil Pemeriksaan

Setelah melewati semua tahap pemeriksaan, Anda akan mendapatkan hasil jika tumor testis yang dialami adalah:

  • Suatu keganasan (kanker) atau bukan
  • Jika ternyata kanker, jenis kanker testis yang dialami
  • Apakah kanker sudah menyebar ke kelenjar atau organ lain

Pemeriksaan testis tidak harus Anda lakukan secara rutin atau terus-menerus, tetapi pastikan Anda mengetahui bentuknya yang normal seperti apa dan jangan lupa untuk memeriksanya sewaktu-waktu. Jika ada yang berubah atau dirasakan tidak normal, segera periksakan diri Anda ke dokter.

National Cancer Institute. https://www.cancer.gov/publications/dictionaries/cancer-terms/def/tumor
Diakses pada April 2019

Cancer Research UK. https://www.cancerresearchuk.org/about-cancer/testicular-cancer
Diakses pada April 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed