Deretan Obat Prostat di Apotek untuk Mengobati Gejala Pembesaran Prostat Jinak


Pembesaran kelenjar prostat jinak bisa diatasi dengan mengonsumsi obat prostat di apotek seperti Doxazosin, salah satu kelompok obat alpha blocker.

(0)
Pembesaran prostat jinak dapat diatasi dengan penggunaan obat prostat di apotekObat prostat di apotek bertujuan untuk menenangkan otot-otot di kandung kemih dan prostat
Pembesaran prostat jinak adalah salah satu jenis gangguan kesehatan prostat yang umum dialami oleh para pria di atas usia 50 tahun. Kondisi ini dapat diatasi dengan penggunaan obat prostat di apotek.Obat-obatan tersebut bertujuan untuk meringankan gejala penyakit dengan cara menenangkan otot-otot di kandung kemih dan prostat hingga mengecilkan ukuran prostat serta menghentikan pertumbuhannya. Kendati demikian, penggunaan penyakit obat sakit prostat tersebut tak boleh sembarang dan harus sesuai dengan aturan pakai. 

Gejala dan penyebab pembesaran prostat jinak (BPH)

Sebagaimana dilansir dari Mayo Clinic, pembesaran prostat jinak atau benign prostate hyperplasia (BPH) terjadi ketika kelenjar prostat membesar sehingga menyebabkan saluran kemih yang berada di antaranya menyempit.Penyakit ini membuat prostat mengalami sejumlah gejala, antara lain sering ingin buang air kecil (termasuk di malam hari), aliran urine yang lemah dan tersendat, sulit buang air kecil,hingga terasa nyeri saat buang air kecil atau setelah ejakulasi.Pembesaran prostat biasanya terjadi seiring bertambahnya usia. Belum diketahui secara pasti penyebab pembesaran prostat jinak. Namun, kondisi ini diperkirakan terjadi oleh adanya perubahan kadar hormon seksual akibat proses penuaan.Untuk mengatasi pembesaran prostat jinak, ada beberapa jenis obat prostat di apotek yang dapat dikonsumsi guna mengurangi gejala penyakit prostat.Kendati demikian, penggunaan obat pembesaran prostat ini harus sesuai dengan anjuran dokter. Pasalnya, dosis dan jenis obatnya tidak boleh sembarangan serta perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatan penderita agar tak membahayakan kelenjar prostat itu sendiri.

Obat prostat di apotek untuk meringankan gejala pembesaran prostat

Apa saja jenis-jenis obat prostat paling ampuh yang biasa diresepkan oleh dokter? Berikut daftarnya:

1. Alpha blocker

Alpha blocker adalah salah satu jenis golongan obat prostat generik di apotek yang umum diresepkan oleh dokter. Alpha blocker bekerja dengan merelaksasi otot-otot prostat dan saluran kemih sehingga memudahkan Anda untuk buang air kecil.Meski tidak dapat mengecilkan ukuran prostat, alpha blocker dapat membantu melancarkan aliran urine Anda serta gejala merasa sering ingin buang air kecil di malam hari.Jenis golongan obat ini dapat bekerja langsung mengurangi gejala penyakit. Jenis obat prostat di apotek golongan alpha blocker, yakni:
  • Alfuzosin
  • Doxazosin
  • Prazosin
  • Silodosin
  • Tamsulosin
  • Terazosin
Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi dan BPH, alpha blocker dapat menjadi pilihan obat yang bisa dikonsumsi karena obat ini dapat mengatasi kedua jenis kondisi tersebut.Akan tetapi, jika Anda berencana untuk melakukan operasi katarak, sebaiknya hindari untuk mengonsumsi obat alpha blocker. Pasalnya, jenis obat ini dapat menimbulkan efek samping selama prosedur operasi.Efek samping penggunaan alpha blocker dapat memengaruhi tekanan darah sehingga Anda mungkin dapat merasa sangat lelah. Selain itu, efek samping penggunaan alpha blocker lainnya adalah pusing, sakit kepala, tekanan darah rendah, hingga pingsan.Penggunaan alpha blocker juga dapat menimbulkan efek samping berupa ejakulasi retrograde. Ejakulasi retrograde adalah suatu kondisi di mana sperma mengalir kembali ke dalam saluran kemih, bukan keluar melalui penis.Meski kondisi ini tidak membahayakan, tetapi Anda tidak akan memiliki sperma saat ejakulasi. Jadi, bagi Anda yang masih ingin memiliki anak di kemudian hari, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum minum obat alpha blocker.

2. 5-alpha reductase inhibitor (5-ARI)

Golongan obat 5-alpha reductase inhibitor merupakan salah satu jenis obat sakit prostat di apotek yang memerlukan resep dokter. Obat ini bekerja dengan menghentikan produksi hormon yang memicu pembesaran kelenjar prostat.Obat ini juga dapat mencegah pertumbuhan prostat dan dalam beberapa kasus mengecilkannya. Khususnya untuk yang mengalami pembesaran.Melalui penggunaan obat ini, aliran urine Anda dapat lebih lancar dan meringankan gejala BPH lainnya. Dengan demikian, kecil kemungkinan Anda untuk melakukan prosedur operasi untuk meredakan gejala BPH.Beberapa jenis obat prostat bengkak golongan 5-alpha reductase inhibitor adalah finasteride dan dutasteride. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, Anda disarankan untuk mengonsumsi obat 5-ARIS selama 6 bulan berturut-turut.Efek samping yang mungkin ditimbulkan dari penggunaan 5-alpha reductase inhibitor antara lain disfungsi ereksi, penurunan gairah seksual, dan ejakulasi retrograde.Obat 5-alpha reductase inhibitor tidak boleh dikonsumsi oleh wanita. Apalagi wanita hamil karena dapat menyebabkan risiko bayi laki-laki lahir cacat.

3. Phosphodiesterase-5 inhibitors

Jenis golongan obat prostat di apotek ini juga dapat membantu merelaksasi otot-otot prostat dan saluran kemih sehingga dapat mengurangi gejala pembesaran prostat.Phosphodiesterase-5 inhibitors juga merupakan golongan obat yang sama untuk membantu mengatasi masalah disfungsi ereksi. Maka dari itu, bagi Anda yang mengalami masalah disfungsi ereksi dan pembesaran prostat jinak, jenis obat ini dapat menjadi pilihan.Ada berbagai jenis obat golongan phosphodiesterase-5 inhibitors yang tersedia, tapi yang boleh dikonsumsi menurut BPOM Ameriksa Serikat, FDA, untuk mengobati BPH adalah tadalafil.Sejumlah efek samping yang ditimbulkan dari penggunaan tadalafil, yaitu:
  • Nyeri otot
  • Sakit kepala
  • Hidung berair
  • Sakit lambung setelah makan
  • Gangguan penglihatan
  • Kemerahan dan sensasi panas atau terbakar di wajah, leher, dan tubuh bagian atas

4. Kombinasi obat-obatan

Jika obat sakit prostat di atas tidak dapat membantu mengurangi gejala penyakit, dokter Anda mungkin akan meresepkan kombinasi obat-obatan berikut ini:
  • Finasteride dan doxazosin
  • Dutasteride dan tamsulosin, biasanya tersedia dalam bentuk pil
  • Alpha blocker dan antimuscarinics, jenis obat yang digunakan untuk mengobati kandung kemih yang bekerja berlebihan

5. Obat diuretik

Obat diuretik dapat bertujuan mempercepat produksi urine. Jika obat ini diminum pada siang hari maka dapat membantu mengurangi jumlah urine yang diproduksi dalam semalam.

6. Desmopressin

Desmopressin adalah jenis obat-obatan yang dapat memperlambat produksi urine. Akibatnya, produksi urine yang diproduksi di malam hari akan lebih sedikit. Dengan demikian, Anda tidak perlu bolak-balik ke toilet untuk buang air kecil di malam hari.

Efek samping pereda nyeri sebagai obat prostat

Sejumlah penelitian menyebutkan bahwa pembesaran prostat dipengaruhi oleh adanya peradangan. Itulah sebabnya obat pereda nyeri, seperti aspirin dan ibuprofen kerap dikonsumsi untuk meringankan peradangan yang terjadi pada penderita prostat.Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa risiko mengalami retensi urine akut (kesulitan buang air kecil parah) dua kali lipat lebih tinggi terjadi pada laki-laki yang mengonsumsi obat pereda nyeri sebagai obat penyakit prostat, daripada yang tidak mengonsumsi sama sekali. Hal itu disebutkan karena kinerja obat pereda nyeri tersebut lebih terpusat pada kandung kemih dan buka pada kelenjar prostat itu sendiri.Selain itu, Anda juga perlu menjaga kesehatan dengan menghindari pantangan penyakit prostat seperti makanan dan aktivitas tertentu. 

Catatan dari SehatQ

Pembesaran prostat jinak atau benign prostate hyperplasia ditandai dengan sering buang air kecil (termasuk di malam hari) hingga aliran urine yang lemah dan tersendat.Untuk mengatasi gejala ini, Anda bisa menggunakan berbagai obat prostat di apotek. Mulai dari alpha blocker, 5-alpha reductase inhibitor, phosphodiesterase-5 inhibitors, dan lainnya.Namun, penggunaan obat prostat tidak boleh sembarangan. Sebelum menggunakan obat prostat di apotek, pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu. Dengan ini, dokter dapat menyesuaikan dosis obat pembesaran prostat yang Anda derita.Gunakan fitur chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ untuk konsultasi medis yang lebih mudah dan cepat. Download sekarang juga di App Store dan Google Play. 
penyakitprostatmasalah reproduksikesehatan priareproduksi pria
Healthline. https://www.healthline.com/health/over-the-counter-enlarged-prostate#1
Diakses pada 24 Februari 2020
Web Md. https://www.webmd.com/men/prostate-enlargement-bph/enlarged-prostate-types-medication-that-work#1
Diakses pada 24 Februari 2020
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/prostate-enlargement/treatment/
Diakses pada 24 Februari 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/benign-prostatic-hyperplasia/symptoms-causes/syc-20370087
Diakses pada 24 Februari 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait