Bukannya Tak Berguna, Ini Deretan Manfaat Tembaga untuk Kinerja Tubuh

Sebagai mineral, ada beragam manfaat tembaga, termasuk untuk menjaga jantung
Tembaga merupakan salah satu jenis mineral mikro, yang diperlukan tubuh dalam jumlah sedikit

Mengonsumsi mineral tembaga memang terdengar tidak lazim bagi sebagian orang. Padahal, mineral mikro ini bukannya tanpa manfaat. Ada begitu banyak manfaat tembaga untuk kesehatan.

Beberapa orang pun dapat mengalami kekurangan tembaga. Apabila asupan mineral ini tidak tercukupi, beberapa risiko penyakit pun dapat terjadi. Apa saja?

Manfaat tembaga untuk kinerja tubuh

Sebagai mineral mikro, tembaga memiliki sederet fungsi dan dan manfaat, walau hanya dibutuhkan dalam jumlah sedikit. Sistem tubuh yang mendapatkan manfaat tembaga tersebut, mulai dari sistem jantung dan darah, sistem imun, hingga sistem saraf.

Berikut ini berbagai manfaat tembaga, agar tubuh berfungsi normal.

1. Memelihara kesehatan jantung

Penyakit jantung dapat disebabkan oleh beberapa kondisi, seperti kolesterol tinggi maupun kondisi hipertensi. Kadar tembaga yang tidak tercukupi, dipercaya ahli berkaitan dengan kondisi-kondisi pemicu gangguan jantung tersebut.

2. Mencegah osteoporosis

Mineral yang berperan dalam memelihara kesehatan tulang tak hanya kalsium. Para ahli meyakini, tembaga juga berkontribusi dalam proses tersebut, sehingga kadar tembaga yang terlalu rendah, dikaitkan dengan kepadatan tulang rendah maupun risiko osteoporosis.

Menjaga kesehatan tulang
Tembaga juga diyakini ahli dapat menjaga kesehatan tulang

Walau begitu, riset lanjutan mengenai mekanisme hubungan sebab-akibat antara defisiensi tembaga dengan kesehatan tulang, masih diperlukan.

3. Mendukung produksi kolagen

Kolagen adalah salah satu zat pembangun utama bagian tubuh, seperti tulang, kulit, tendon, dan ligamen. Salah satu manfaat tembaga adalah memelihara kolagen. Para ahli percaya, kadar tembaga yang tidak tercukupi, dapat memicu tubuh kesulitan dalam mengganti kerusakan kolagen.

4. Menjaga sistem kekebalan tubuh

Apabila kadar tembaga terlalu sedikit dari makanan yang dikonsumsi, Anda berisiko untuk mengalami neutropenia. Neutropenia adalah kondisi dimana jumlah neutrofil rendah yang merupakan bagian dari sel darah putih.

5. Memiliki sifat antioksidan

Tembaga juga merupakan mineral, yang dapat bertindak sebagai molekul antioksidan. Molekul antioksidan berperan untuk melawan radikal bebas berlebih, yang menjadi pemicu penyakit termasuk kanker.

Radikal bebas yang dilawan antioksidan manfaat tembaga
Tembaga juga bersifat antioksidan, untuk melawan radikal bebas

Selain manfaat tembaga di atas, mineral ini juga memiliki beberapa fungsi lain. Fungsi lain tersebut antara lain membantu produksi sel darah merah, regulasi detak jantung, serta penyerapan zat besi. Tak hanya itu, tembaga juga berperan dalam pencegahan peradangan kelenjar prostat pada pria.

Penyebab dan efek dari defisiensi tembaga

Defisiensi atau kekurangan tembaga, maupun masalah pada penyerapannya, tergolong jarang terjadi. Ada beberapa kondisi medis yang menimbulkan tubuh kekurangan mineral tembaga. Kondisi medis tersebut, meliputi:

  • Cacat genetik akibat gangguan metabolisme tembaga, atau dikenal sebagai sindrom Menkes
  • Masalah pada penyerapan
  • Asupan suplemen vitamin C dan mineral yang terlalu tinggi
  • Beberapa gangguan pada saraf, seperti peradangan pada saraf optik

Manfaat tembaga sangatlah penting untuk pertahanan tubuh. Jika kekurangan tembaga, Anda dapat mengalami beberapa dampak, berupa:

  • Penyakit anemia
  • Suhu tubuh rendah
  • Patah tulang dan osteoporosis
  • Hilangnya pigmen kulit
  • Gangguan pada kelenjar tiroid

Keracunan tembaga jika berlebihan

Kadar tembaga juga dapat menimbulkan potensi keracunan bagi tubuh. Biasanya, mengonsumsi suplemen tembaga dapat menyebab keracunan mineral ini. Selain itu, minum air yang terkontaminasi tembaga berkonsentrasi tinggi, serta penggunaan alat masak berbahan tembaga, juga berisiko menimbulkan keracunan mineral mikro tersebut.

Jika Anda mengalami keracunan tembaga, beberapa tanda yang mungkin dialami, yaitu:

  • Mual, muntah, diare, dan sakit perut
  • Sakit kepala dan pusing
  • Rasa lemah
  • Terdapat rasa logam di dalam mulut

Pada kasus yang parah, keracunan tembaga dapat menimbulkan sirkosis, gangguan jantung, dan masalah pada sel darah merah.

Konsumsi makanan ini, untuk optimalkan manfaat tembaga

Tembaga dapat ditemukan dalam berbagai makanan sehat. Beberapa di antaranya, meliputi:

  • Tiram
  • Gandum utuh
  • Kacang-kacangan
  • Kentang
  • Kokoa atau bubuk cokelat
  • Paprika hitam
  • Hati
Kacang tanah sumber tembaga
Kacang tanah merupakan sumber tembaga yang mudah didapat

Kebanyakan orang sudah dapat memenuhi kebutuhan tembaganya, dari makanan-makanan sehat. Pastikan Anda senantiasa mengonsumsi makanan sehat bervariasi, untuk memastikan kebutuhan tembaga tercukupi.

Healthline. https://www.healthline.com/health/heavy-metal-good-for-you-copper
Diakses pada 29 Oktober 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/288165.php
Diakses pada 29 Oktober 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed