Manfaat Tembaga untuk Kinerja Tubuh yang Luar Biasa


Manfaat tembaga rupanya berguna untuk menjaga kesehatan. Bila asupan tembaga tidak terpenuhi, Anda akan berisiko mengalami anemia hingga gangguan pada kelenjar tiroid.

0,0
29 Oct 2019|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Manfaat tembaga untuk tubuh bisa didapatkan dari kacang-kacanganManfaat tembaga bisa didapat dari sumber makanan kacang-kacangan
Manfaat tembaga, apalagi mengonsumsi mineral tembaga memang terdengar tidak lazim bagi sebagian orang. 
Padahal, mineral mikro ini bukannya tanpa manfaat. Ada begitu banyak manfaat tembaga untuk kesehatan.Beberapa orang pun dapat mengalami kekurangan tembaga. Apabila asupan mineral ini tidak tercukupi, beberapa risiko penyakit pun dapat terjadi. Apa saja?

Manfaat tembaga untuk kinerja tubuh

Sebagai mineral mikro, tembaga memiliki sederet fungsi dan dan manfaat, walau hanya dibutuhkan dalam jumlah sedikit. Sistem tubuh yang mendapatkan manfaat tembaga tersebut, mulai dari sistem jantung dan darah, sistem imun, hingga sistem saraf.Berikut ini berbagai manfaat tembaga, agar tubuh berfungsi normal.

1. Memelihara kesehatan jantung

Penyakit jantung dapat disebabkan oleh beberapa kondisi, seperti kolesterol tinggi maupun kondisi hipertensi. Kadar tembaga yang tidak tercukupi, dipercaya ahli berkaitan dengan kondisi-kondisi pemicu gangguan jantung tersebut.

2. Mencegah osteoporosis

Menjaga kesehatan tulang
Tembaga juga diyakini ahli dapat menjaga kesehatan tulang
Mineral yang berperan dalam memelihara kesehatan tulang tak hanya kalsium. Para ahli meyakini, tembaga juga berkontribusi dalam proses tersebut. Jadi, kadar tembaga yang terlalu rendah, dikaitkan dengan kepadatan tulang rendah maupun risiko osteoporosis.Walau begitu, riset lanjutan mengenai mekanisme hubungan sebab-akibat antara defisiensi tembaga dengan kesehatan tulang, masih diperlukan.

3. Mendukung produksi kolagen

Kolagen adalah salah satu zat pembangun utama bagian tubuh, seperti tulang, kulit, tendon, dan ligamen. Salah satu manfaat tembaga adalah memelihara kolagen. Para ahli percaya, kadar tembaga yang tidak tercukupi, dapat memicu tubuh kesulitan dalam mengganti kerusakan kolagen.

4. Menjaga sistem kekebalan tubuh

Apabila kadar tembaga terlalu sedikit dari makanan yang dikonsumsi, Anda berisiko untuk mengalami neutropenia. Neutropenia adalah kondisi jumlah neutrofil atau salah satu bagian sel darah putih yang rendah. Padahal, neutrofil berguna untuk melindungi tubuh dari infeksi. Karena itu, manfaat tembaga mampu menjaga sistem kekebalan tubuh.

5. Memiliki sifat antioksidan

Radikal bebas yang dilawan antioksidan manfaat tembaga
Tembaga juga bersifat antioksidan, untuk melawan radikal bebas
Tembaga juga merupakan mineral, yang dapat bertindak sebagai molekul antioksidan. Molekul antioksidan berperan untuk melawan radikal bebas berlebih, yang menjadi pemicu penyakit termasuk kanker.Selain manfaat tembaga di atas, mineral ini juga memiliki beberapa fungsi lain. Fungsi lain tersebut antara lain membantu produksi sel darah merah, regulasi detak jantung, serta penyerapan zat besi. Tak hanya itu, tembaga juga berperan dalam pencegahan peradangan kelenjar prostat pada pria.

Penyebab dan efek dari defisiensi tembaga

Defisiensi atau kekurangan tembaga, maupun masalah pada penyerapannya, tergolong jarang terjadi. Ada beberapa kondisi medis yang menimbulkan tubuh kekurangan mineral tembaga. Kondisi medis tersebut, meliputi:
  • Cacat genetik akibat gangguan metabolisme tembaga, atau dikenal sebagai sindrom Menkes
  • Masalah pada penyerapan
  • Asupan suplemen vitamin C dan mineral yang terlalu tinggi
  • Beberapa gangguan pada saraf, seperti peradangan pada saraf optik.
Manfaat tembaga sangatlah penting untuk pertahanan tubuh. Jika kekurangan tembaga, Anda dapat mengalami beberapa dampak, berupa:
  • Penyakit anemia
  • Suhu tubuh rendah
  • Patah tulang dan osteoporosis
  • Hilangnya pigmen kulit
  • Gangguan pada kelenjar tiroid.

Keracunan tembaga jika berlebihan

Menurut ketetapan angka kecukupan gizi (AKG) dari Kementerian Kesehatan, batas aman konsumsi tembaga adalah 900 mcg atau 0,9 miligram. Konsumsi secara berlebihan, lebih dari 10 mg per hari, akan meningkatkan risiko gagal ginjal.Kadar tembaga juga dapat menimbulkan potensi keracunan bagi tubuh. Biasanya, mengonsumsi asupan tembaga dari suplemen dapat menyebab keracunan. Selain itu, minum air yang terkontaminasi tembaga berkonsentrasi tinggi, serta penggunaan alat masak berbahan tembaga, juga berisiko menimbulkan keracunan mineral mikro tersebut.Jika Anda mengalami keracunan tembaga, beberapa tanda yang mungkin dialami, yaitu:
  • Mual, muntah, diare, dan sakit perut
  • Sakit kepala dan pusing
  • Rasa lemah
  • Terdapat rasa logam di dalam mulut
Pada kasus yang parah, keracunan tembaga dapat menimbulkan sirosis, gangguan jantung, dan masalah pada sel darah merah.

Makanan yang mengandung tembaga

Kacang tanah sumber tembaga
Kacang tanah merupakan sumber tembaga yang mudah didapat
Sumber tembaga dalam makanan dapat ditemukan dalam berbagai kudapan sehat sehari-hari. Beberapa makanan yang mengandung tembaga, meliputi:
  • Tiram
  • Gandum utuh
  • Kacang-kacangan
  • Kentang
  • Kokoa atau bubuk cokelat
  • Paprika hitam
  • Hati
Kebanyakan orang sudah dapat memenuhi kebutuhan tembaganya, dari makanan-makanan sehat. Pastikan Anda senantiasa mengonsumsi makanan sehat bervariasi, untuk memastikan kebutuhan tembaga tercukupi.Bila Anda ingin mengetahui lebih lanjut terkait fungsi tembaga untuk tubuh maupun fungsi mineral secara umum, tanyakan dengan dokter gizi atau ahli gizi terdekat. Anda pun bisa chat gratis dengan dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga!
makanan sehatnutrisizat gizi
Healthline. https://www.healthline.com/health/heavy-metal-good-for-you-copper
Diakses pada 29 Oktober 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/288165.php
Diakses pada 29 Oktober 2019
Kementerian Kesehatan. http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/PMK_No__28_Th_2019_ttg_Angka_Kecukupan_Gizi_Yang_Dianjurkan_Untuk_Masyarakat_Indonesia.pdf
Diakses pada 8 Juni 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait