Deretan Artis Pengidap HIV dan Perjuangannya Hingga Bisa Terbuka

Freddie Mercury hingga Jonathan Van Ness adalah contoh artis pengidap HIV yang akhirnya terbuka akan kondisinya
Tidak banyak artis pengidap HIV dan AIDS yang bersedia terbuka mengenai kondisinya

Bagi siapun itu, memerima diagnosis HIV tentu tidaklah mudah. Termasuk untuk para sederet artis penderita HIV ini. Umumnya, mereka butuh waktu bertahun-tahun hingga akhirnya bersedia terbuka tentang kondisi kesehatannya.

Sebagian dari mereka telah berpulang akibat penyakitnya, sebagian dari mereka masih berkarya dan tetap terbuka dengan kondisinya sambil mengadvokasi para penderita HIV lainnya untuk terus menerima perawatan.

Daftar artis pengidap HIV

Memang tidak semua orang perlu terbuka secara publik mengenai kondisi kesehatannya. Begitupun dengan para artis ini, yang awalnya tidak membeberkan mengenai diagnosis HIV yang diterimanya. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, mereka akhirnya terbuka dengan kondisinya.

1. Freddie Mercury

Freddie Mercury, artis pengidap HIV
Freddy Mercury sempat menyimpan rapat status HIV positifnya (sumber foto: shutterstock.com)

Awalnya, vokalis band legendaris Queen ini, terutup akan kondisinya. Freddie menyembunyikan statusnya yang positif HIV dan AIDS selama bertahun-tahun dengan rapat.

Baru pada ujung usianya, ia terbuka kepada publik mengenai penyakit yang dideritanya. Beberapa hari setelah ia mengumumkan pada khalayak bahwa dirinya positif HIV dan menderita AIDS, Freddie Mercury meninggal dunia akibat penyakit komplikasi yang timbul karena infeksi virus ini. Usianya saat itu 45 tahun.

Dalam pengumuman yang dibuatnya beberapa hari sebelum tutup usia, ia mengungkapkan alasannya menyembunyikan status kesehatannya. Salah satu alasan Freddie adalah untuk melindungi orang-orang di sekitarnya.

Sementara itu, alasan Freddie Mercury memutuskan untuk membuat pengumuman secara publik mengenai HIV yang dideritanya adalah agar semua orang semakin menyadari betapa berbahayanya penyakit ini. Ia juga menginginkan semua pihak turut melawan penyebaran infeksi HIV.

2. Charlie Sheen

Charlie Sheen, artis pengidap HIV
Charlie Sheen mengaku mengalami HIV tahun 2015 yang lalu (sumber foto: Instagram @charliesheen)

Didiagnosis menderita HIV merupakan pukulan yang tidak bisa diterima Charlie Sheen. Bintang utama serial Two and A Half Men ini terus menutup rapat mengenai kondisi kesehatannya selama kurang lebih empat tahun.
Charlie, bahkan memberikan uang dalam jumlah yang fantastis ke orang lain yang mengetahui kondisinya, agar mereka tidak menceritakan hal ini kepada siapapun.

Aktor asal Amerika Serikat ini, akhirnya terbuka mengenai kondisi kesehatannya pada tahun 2015. Sejak itu, Charlie telah menjadi duta untuk sebuah merek kondom dan lembaga advokasi yang rutin mengkampanyekan pentingnya melakukan hubungan seksual secara aman.

3. Jonathan Van Ness

Jonathan Van Ness (JVN), artis pengidap HIV
JVN menulis kisahnya dan HIV dalam buku biografinya (sumber foto: Instagram @JVN)

Bintang televisi asal Amerika Serikat yang namanya mendunia karena acara realiti Queer Eye ini, baru terbuka akan kondisi HIV yang dideritanya. JVN, panggilan akrabnya, pertama kali terbuka soal HIV di dalam buku biografinya yang berjudul Over The Top.

JVN bercerita, bahwa dirinya pertama kali didiagnosis menderita HIV saat berusia 25 tahun, atau tujuh tahun yang lalu. Selama tujuh tahun belakangan ini, ia tidak pernah terbuka kepada publik mengenai kesehatannya.

Jonathan, yang semasa remajanya pernah menerima kekerasan seksual, kemudian menjerumuskan dirinya ke kehidupan yang kurang bertanggung jawab. Ia kerap melakukan hubungan seksual secara sembarangan dan mengonsumsi obat-obatan terlarang.

Sebuah kisah yang mencengangkan bagi banyak orang, terutama jika melihat persona yang begitu ceria dan hangat yang selama ia tampil di televisi.

Namun, kisah kehidupan kelam tersebut sudah ia tinggalkan. Diagnosis HIV yang diterimanya menjadi titik balik hidupnya untuk, berubah ke arah yang baik.

4. Magic Johnson

Magic Johnson, artis pengidap HIV
Sejak 1991, Magic Johnson mengaku sebagai HIV positif (sumber foto: Instagram @magicjohnson)

Magic Johnson adalah seorang mantan atlet basket asal Amerika Serikat, yang pernah bermasin untuk Los Angeles Lakers. Pada tahun 1991, saat stigma masyarakat mengenai HIV masih sangat kuat, Johnson sudah terbuka dengan kondisi yang dialaminya.

Setelah mengumumkan mengenai HIV yang dideritanya, ia kemudian pensiun sebagai atlet, dan menghabiskan waktunya membangun yayasan yang bergerak di bidang pencegahan penularan HIV.

Hingga saat ini, 28 tahun sejak ia pertama kali mengumumkan status HIV positifnya, Johnson masih terlihat sehat dan aktif sebagai komentator olahraga.

Ini yang sebaiknya dilakukan jika ada kerabat yang terdiagnosis HIV

Status HIV positif, pasti akan berat untuk siapapun. Kisah para artis pengidap HIV di atas adalah buktinya. Salah satu hal yang membuat mereka akhirnya bisa kembali bangkit, adalah dukungan dari orang-orang di sekitar, yang tidak mematahkan semangat mereka untuk menjalani hidup yang sehat.

Berikut ini, beberapa langkah untuk membantu kerabat yang baru saja terdiagnosis HIV.

• Terbuka untuk berbicara

Jadilah orang yang terbuka untuk diajak berbicara mengenai HIV secara jujur. Namun, jangan kemudian memaksa mereka untuk berbicara dengan Anda. Biarkan mereka menentukan waktu yang dirasa paling tepat untuk membicarakannya.

Jangan menjadi canggung dan memperlakukannya seperti orang sakit. Kebanyakan dari mereka, lebih senang diperlakukan seperti biasa. Tunjukan pada mereka bahwa kepedulian Anda tidak akan berubah, meski ia telah didiagnosis HIV.

• Jadi pendengar yang baik

Saat mereka sudah siap bercerita tentang kondisinya, jadilah pendengar yang baik. Jangan menggurui dan tunjukkan kepedulian Anda dengan cara yang lembut.

• Tanyakan kondisi mereka

Jika memungkinkan, tanyakan kepada meraka, mengenai bantuan yang bisa Anda berikan. Sebab, mungkin ada alasan tertentu yang memilih mereka memilih untuk terbuka dengan Anda. Misalnya, untuk kemudian meminta Anda menemani saat pengobatan atau memberikan dukungan saat mereka ingin lebih terbuka dengan statusnya.

• Pelajari lebih jauh tentang HIV

Saat ada orang terdekat Anda yang terdiagnosis HIV, Anda juga perlu mempelajari mengenai penyakit ini secara rinci. Dengan begitu, Anda akan lebih paham tahap-tahap yang bisa Anda lakukan untuk membantunya.

• Dukung pengobatannya

Pengidap HIV harus mengonsumsi obatnya secara rutin, seumur hidupnya. Hal ini tentu bukanlah hal yang mudah. Sehingga, Anda juga bisa membantu dengan mengingatkannya untuk minum obat.

HIV adalah penyakit yang penularannya sebenarnya tidak semudah itu. Sehingga, saat ada kerabat yang mengidap kondisi ini, jangan menjauhinya. Justru di sinilah peran kita sebagai orang terdekat untuk selalu membantu dan memberikan dukungan semampu kita.

Healthline. https://www.healthline.com/health/celebrities-with-hiv#1
Diakses pada 29 November 2019

WebMD. https://www.webmd.com/hiv-aids/ss/slideshow-celebrities-hiv-aids
Diakses pada 29 November 2019

HIV by US Department of Health and Human Services. https://www.hiv.gov/hiv-basics/overview/making-a-difference/supporting-someone-living-with-hiv
Diakses pada 29 November 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed