logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kesehatan Mental

Sebelum Anda Membantu Penderita Depresi, Pahami Gejalanya Terlebih Dahulu

open-summary

Dengan banyaknya persepsi salah mengenai depresi di media sosial atau platform lainnya, menunjukkan bahwa banyak orang tidak tahu apa itu depresi dan bagaimana rasanya depresi. Pemahaman tentang depresi sebaiknya dipelajari sebelum membantu penderita depresi, agar tidak semakin memperburuk gejala mereka.


close-summary

3 Mei 2019

| Aby Rachman

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Banyak orang tidak tahu bagaimana rasanya depresi. Pemahaman tentang depresi sebaiknya dipelajari sebelum membantu penderita depresi, agar tidak semakin memperburuk gejala mereka.

Gejala depresi dapat berlangsung dalam waktu yang lama

Table of Content

  • Bagaimana Rasanya Depresi?
  • Membantu Penderita Depresi

Depresi sama dengan kesedihan? Benarkah demikian? Bagaimana rasanya depresi itu? Walaupun sering dikaitkan dengan kesedihan, perasaan depresi sebenarnya jauh lebih kompleks dan berat daripada emosi sesaat seperti sedih akibat sesuatu hal.

Advertisement

Gejala depresi bisa berlangsung selama berbulan-bulan hingga menahun lamanya. Perasaan depresi yang berat bahkan bisa menghalangi kemampuan seseorang dalam menjalani hidup secara normal dalam kesehariannya. Depresi bisa menghancurkan karier, hubungan, dan hal-hal yang terlihat sepele.

Perasaan depresi juga bisa dipersepsikan berbeda-beda oleh setiap individu. Mari kita pahami seluk beluk dan bagaimana rasanya depresi secara rinci.

Bagaimana Rasanya Depresi?

Anda mengalami salah satu atau lebih dari perasaan depresi di bawah ini selama lebih dari 2 minggu? Segeralah berkonsultasi pada psikolog atau dokter Anda:

1. Merasa Hampa atau Tidak Bahagia

Seseorang yang depresi bisa merasa kehilangan rasa bahagia yang sebelumnya pernah dirasakan, atau mereka menganggap tidak ada hal yang bisa membahagiakan mereka sama sekali.

2. Kesulitan Berkonsentrasi

Bukan saja sulit fokus, penderita depresi juga merasa berat untuk mengambil keputusan sepele seperti membaca atau menonton televisi karena hilangnya kemampuan untuk berpikir secara jelas.

3. Merasa Tidak Berdaya

Perasaan depresi bisa membuat seseorang merasa tidak berdaya dan tidak ada solusi untuk mengatasinya.

4. Hilangnya Kepercayaan Diri

Ada perasaan gagal, tidak berharga, dan negatif berkepanjangan sehingga seseorang tidak mampu melihat kualitas diri mereka sendiri.

5. Sulit Tidur

Masalah tidur akibat perasaan depresi bisa bervariasi antara sulit tidur di malam hari, bangun lebih awal dan tidak bisa tertidur lagi, atau bahkan tidur terus-menerus tetapi tidak pernah merasa cukup atau tetap lelah.

6. Kurang Bertenaga

Penderita depresi sering merasa letih secara konstan walaupun sudah beristirahat sepanjang waktu. Mereka juga sulit untuk bangkit dari tempat tidur dan melakukan aktivitas seperti biasanya.

7. Nafsu Makan Menurun

Perasaan depresi bisa mempengaruhi selera makan, sehingga berakibat pada penurunan berat badan. Namun, ada juga penderita depresi yang malah melampiaskan pada makanan sehingga mereka makan secara berlebihan dan berat badan naik drastis.

8. Sakit Fisik

Bukan cuma menyerang mental atau emosional, perasaan depresi juga bisa bermanifestasi pada tubuh Anda yang menyebabkan gejala-gejala, seperti sakit kepala, mual, sakit pada anggota tubuh dan lainnya.

 

Membantu Penderita Depresi

Sampai saat ini, banyak persepsi umum yang menganggap bahwa depresi adalah sebuah pilihan atau kurangnya motivasi diri maupun sifat positif dalam diri seseorang.

Tidak jarang, teman atau keluarga merasa frustrasi dan tidak memahami penderita depresi yang tidak bisa melawan atau berusaha keluar dari kondisi tersebut. Ketidakpahaman ini sering malah akan memperburuk perasaan depresi seseorang tanpa ada solusi untuk penyembuhan yang pasti.

Perlu diingat bahwa depresi adalah penyakit mental yang sangat serius dan butuh penanganan medis layaknya penyakit lainnya, misalnya penyakit jantung, diabetes, dan sebagainya.

Hanya karena depresi tidak tampak atau tidak berwujud pada organ atau anggota tubuh tertentu, bukan berarti depresi adalah penyakit khayalan seseorang.

Banyak penyebab depresi yang sesungguhnya berkaitan dengan hormon, sensor, hingga pengalaman tertentu yang berdampak pada kesehatan seseorang secara keseluruhan.

Bantu penderita depresi dengan memahami kebutuhan mereka, menyarankan pengobatan dan penanganan medis, serta tidak menghakimi ataupun menyepelekan perasaan depresi mereka.

Advertisement

mengatasi depresidepresipenyebab depresi

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved