Depresi Berat Bisa Ditandai dengan Berbagai Gejala Ini

(0)
28 Oct 2020|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Depresi berat dapat menyebabkan penderitanya bepikir untuk bunuh diriDepresi berat bisa ditandai dengan perasaan tertekan
Depresi adalah gangguan mental yang diderita oleh banyak orang. Menurut WHO, lebih dari 264 juta orang dari segala usia di seluruh dunia menderita depresi. Bila berlangsung lama dan dengan intensitas yang berat, depresi bisa menjadi kondisi kesehatan serius yang memengaruhi perasaan, pemikiran, dan perilaku.Depresi berat dapat menyebabkan penderitanya sangat menderita, tidak bisa beraktivitas dengan baik, hingga mencoba bunuh diri. WHO menyebutkan hampir 800.000 orang meninggal karena bunuh diri setiap tahunnya.

Penyebab depresi berat

Terdapat beberapa faktor yang dapat memicu terjadinya depresi berat, di antaranya:
  • Peristiwa traumatis, seperti pelecehan fisik atau seksual, kematian orang terdekat, hubungan bermasalah, atau masalah keuangan
  • Riwayat keluarga dengan depresi, gangguan bipolar, kecanduan alkohol, atau bunuh diri
  • Riwayat gangguan mental lain, seperti gangguan kecemasan, gangguan makan, atau gangguan stres pascatrauma
  • Penyalahgunaan alkohol atau narkoba
  • Penyakit serius atau kronis, termasuk kanker, penyakit jantung, atau nyeri kronis
  • Obat-obatan tertentu, seperti beberapa obat tekanan darah tinggi atau pil tidur.
Ketidakseimbangan hormon dalam tubuh dan perubahan pada fungsi maupun efek neurotransmitter juga dapat berperan dalam memicu depresi. 

Tanda-tanda depresi berat

Hilang minat dan kesenangan bisa menandakan depresi berat
Berdasarkan Manual Diagnostik dan Statistik Gangguan Mental (DSM), seseorang yang menderita depresi berat menunjukkan tanda-tanda berikut:
  • Berpikir untuk menyakiti diri sendiri atau bunuh diri
  • Mengalami perubahan pada fungsi hidup
  • Gejala harus berlangsung selama 2 minggu atau lebih
  • Merasa tertekan atau kehilangan minat maupun kesenangan.
Selain itu, Anda juga harus mengalami lima atau lebih gejala berikut dalam waktu 2 minggu:
  • Merasa sedih atau mudah tersinggung hampir setiap hari
  • Menjadi kurang tertarik pada sebagian besar aktivitas yang pernah Anda nikmati
  • Tiba-tiba berat badan bertambah atau berkurang 
  • Mengalami perubahan nafsu makan
  • Sulit tidur atau ingin tidur lebih dari biasanya
  • Mengalami perasaan gelisah
  • Merasa sangat lelah dan kekurangan energi
  • Merasa tidak berharga atau bersalah
  • Mengalami kesulitan berkonsentrasi, berpikir, atau membuat keputusan
Jika Anda merasa mengalami tanda-tanda tersebut, jangan ragu untuk berkonsultasi pada psikolog atau psikiater guna mendapat bantuan yang tepat.

Cara mengatasi depresi berat

Cara mengatasi depresi berat dilakukan dengan melibatkan obat-obatan dan psikoterapi. Selain itu, penyesuaian gaya hidup juga diperlukan untuk membantu meringankan gejala-gejalanya. Berikut penjelasannya:

1. Obat-obatan

Obat antidepresan seperti SSRIs sering kali diresepkan untuk penderita depresi berat. Obat ini bekerja dengan membantu menghambat pemecahan serotonin di otak. Orang dengan depresi berat dianggap memiliki tingkat serotonin yang rendah sehingga mengonsumsi obat ini dapat meredakan gejala dan meningkatkan jumlah serotonin. Selain SSRIs, SNRIs merupakan antidepresan lain yang sering diresepkan.

2. Psikoterapi

Psikoterapi dapat membantu mengatasi depresi berat
Psikoterapi dapat menjadi pengobatan yang efektif untuk penderita depresi berat. Terapi ini melibatkan pertemuan dengan terapis untuk membicarakan kondisi dan masalah Anda. Psikoterapi dapat membantu Anda dalam:
  • Menyesuaikan diri dengan krisis atau masalah
  • Mengganti keyakinan dan perilaku negatif dengan yang positif
  • Meningkatkan keterampilan komunikasi
  • Menemukan cara yang lebih baik untuk mengatasi tantangan dan memecahkan masalah
  • Meningkatkan harga diri
  • Mendapatkan kembali kepuasan dan kendali dalam hidup.
Terapi perilaku kognitif atau terapi interpersonal juga mungkin direkomendasikan.

3. Perubahan gaya hidup

Perubahan gaya hidup diperlukan untuk memperbaiki gejala depresi yang Anda rasakan. Berikut adalah gaya hidup yang perlu Anda lakukan.
  • Mengonsumsi makanan bergizi seimbang
  • Hindari alkohol dan makanan olahan tertentu
  • Rutin berolahraga minimal 30 menit setiap hari
  • Tidur dengan cukup selama 7-9 jam setiap malam.

4. Dukungan keluarga

Dukungan keluarga dapat membantu kondisi Anda lebih membaik. Keluarga yang merangkul akan memberikan ketenangan dan mempercepat proses penyembuhanUntuk berdiskusi lebih lanjut seputar depresi berat, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
mengatasi depresidepresipenyebab depresi
WHO. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/depression
Diakses pada 14 Oktober 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/depression/symptoms-causes/syc-20356007
Diakses pada 14 Oktober 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/clinical-depression#outlook
Diakses pada 14 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait