Demam pada Ibu Hamil Tak Boleh Diabaikan, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

(0)
01 Feb 2021|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Demam pada ibu hamil biasanya disebabkan oleh infeksi virus atau bakteriDemam pada ibu hamil tidak boleh disepelekan
Demam pada ibu hamil memang agak mirip dengan salah satu gejala kehamilan yang biasa terjadi, yaitu hot flashes. Padahal demam saat hamil dan hot flashes sebetulnya dua hal yang berbeda. Hot flashes adalah sensasi gerah berlebihan yang disebabkan kenaikan suhu tubuh, sementara demam adalah reaksi sistem imun tubuh yang berusaha melawan infeksi penyakit.Tidak hanya itu, hot flashes merupakan kondisi normal yang terjadi pada 1 dari 3 ibu hamil, dan umumnya lebih sering terjadi pada malam hari. Sementara itu, demam pada ibu hamil bisa jadi gejala adanya gangguan kesehatan yang ditandai dengan peningkatan suhu tubuh mencapai lebih dari 37,5 derajat Celcius.

Penyebab demam pada ibu hamil

Berbeda dengan hot flashes yang terjadi akibat perubahan kadar hormon dalam tubuh yang berdampak pada peningkatan aliran darah ke kulit, demam pada ibu hamil dapat menjadi tanda adanya gangguan kesehatan.Demam saat hamil sering kali disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri, khususnya infeksi saluran kemih dan saluran pernapasan. Penyebab umum demam pada ibu hamil meliputi:Mengingat Covid-19 tengah mewabah, berikan perhatian khusus jika demam pada ibu hamil disertai gejala-gejala lain yang biasa terjadi pada penderita penyakit akibat virus corona ini, seperti hilangnya kemampuan indra penciuman, batuk, atau sesak napas. Segera hubungi dokter karena ibu hamil termasuk orang dengan risiko lebih tinggi untuk mengalami komplikasi Covid-19.Demikian halnya jika demam saat hamil disertai diare dan muntah. Kondisi ini dapat menyebabkan terjadinya dehidrasi, kontraksi rahim, dan persalinan prematur.Gejala penyerta demam pada ibu hamil lainnya yang perlu diwaspadai adalah peningkatan suhu mencapai lebih dari 38 derajat Celcius, sesak napas, sakit punggung, panas dingin, sakit perut berat, dan leher kaku. Periksakan diri Anda ke dokter saat mengalami gejala-gejala tersebut.

Risiko demam saat hamil

Demam yang berlangsung ringan atau sedang biasanya tidak memberikan dampak signifikan pada janin. Namun, demam juga bisa mengindikasikan adanya infeksi pada ibu hamil yang bisa jadi berbahaya.Beberapa jenis infeksi yang tidak tertangani dapat menyebabkan berbagai risiko kehamilan, termasuk keguguran. Maka penting sekali untuk mengetahui penyebab demam pada ibu hamil.Di samping itu, sejumlah studi mengaitkan demam tinggi yang tidak tertangani pada ibu hamil dengan peningkatan risiko autisme dan kelainan bawaan pada bayi. Namun, Anda tidak perlu terlalu khawatir karena kondisi ini memiliki kemungkinan yang kecil.Selain itu, hasil studi mengenai kaitan demam dan kelainan bawaan pada bayi ini juga masih dianggap belum memiliki bukti yang memadai.

Cara mengobati demam pada ibu hamil

Demam saat hamil sebaiknya tidak dibiarkan dan perlu diperiksa oleh dokter. Sebab, masalah ini akan tetap berlangsung selama penyebab demamnya belum diatasi.Oleh karena itu, walaupun demam pada ibu hamil mungkin telah hilang dengan sendirinya, sebaiknya kondisi ini tetap dikonsultasikan pada dokter. Sebelum pergi ke dokter, ada beberapa cara meredakan demam saat hamil yang dapat dilakukan.
  • Minum banyak air putih dan cairan dingin lainnya untuk menurunkan suhu tubuh sekaligus mencegah terjadinya dehidrasi. Khususnya jika demam disertai diare dan muntah.
  • Mandi atau berendam dengan air hangat.
  • Jika harus dikompres, gunakan kompres air hangat.
  • Gunakan pakaian dan selimut yang tipis.
Jika suhu demam pada ibu hamil mencapai lebih dari 37,5 derajat Celcius, Anda dapat mengonsumsi obat penurun demam seperti acetaminophen sebelum bertemu dokter. Jangan konsumsi jenis obat-obatan aspirin atau ibuprofen tanpa sepengetahuan dokter.Jika demam saat hamil disebabkan oleh infeksi bakteri, dokter mungkin akan memberikan antibiotik yang aman untuk ibu hamil. Perlu diingat bahwa antibiotik hanya bisa didapatkan dengan resep dokter dan konsumsinya harus sesuai dosis yang dianjurkan dokter.Apabila kondisi tidak membaik, gejala bertambah parah, atau demam mencapai lebih dari 38 derajat Celcius, segera panggil layanan gawat darurat atau bawa diri Anda ke rumah sakit terdekat. Walaupun kondisi ini terjadi pada tengah malam, Anda dapat mendatangi instalasi gawat darurat agar demam saat hamil dapat segera ditangani.Apabila Anda punya pertanyaan lain seputar masalah kehamilan, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
demammasalah kehamilan
What to Expect. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/pregnancy-health/fever-during-pregnancy/
Diakses 19 Januari 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/could-fever-harm-my-baby
Diakses 19 Januari 2021
Baby Center. https://www.babycenter.com.my/x1049145/is-it-normal-to-have-hot-flushes-during-pregnancy#
Diakses 19 Januari 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/327385
Diakses 19 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait