12 Manfaat Daun Brotowali untuk Kesehatan, Termasuk Obati AIDS

Daun brotowali memang rasanya pahit, tapi khasiatnya tidak main-main untuk kesehatan.
Daun brotowali menyimpan begitu banyak manfaat, termasuk untuk mencegah diabetes.

Daun brotowali yang memiliki nama latin Tinospora cordifolia, dikenal memiliki sejumlah khasiat bagi kesehatan. Sebut saja untuk mengatasi diabetes, asam urat, hepatitis, mencegah kanker, menurunkan kolesterol, mengobati penyakit kelamin hingga mengurangi jumlah virus HIV.

Anda mungkin selama ini mengenal daun brotowali karena manfaatnya yang disebut-sebut ampuh untuk menyapih bayi. Namun ternyata, khasiatnya lebih dari itu, bukan?

Manfaat daun brotowali bagi kesehatan

Ada berbagai manfaat kesehatan daun brotowali, yang mungkin tidak Anda sangka-sangka sebelumnya. Rasanya memang pahit, tapi khasiatnya tidak sedikit. Berikut ini beragam manfaat daun brotowali untuk kesehatan.

1. Mencegah diabetes

Kandungan antioksidan alkaloid, tanin, glikosida dan flavonoid dalam daun brotowali bermanfaat untuk mengontrol kadar gula darah.

Tak hanya itu, kandungan antioksidan dalam brotowali juga berfungsi meningkatkan produksi insulin serta memicu penyerapan glukosa ke otot yang sangat diperlukan untuk mengobati diabetes.

2. Mencegah kanker

Antioksidan melanoma dan flavonoid dalam daun brotowali berfungsi melawan radikal bebas penyebab kanker.

3. Mencegah stroke dan penyakit jantung

Selain itu, antioksidan dalam brotowali juga mampu mengurangi risiko gangguan kesehatan seperti penyakit stroke dan jantung. Antioksidan dalam tanaman ini dapat menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol jahat, serta mencegah penyumbatan darah penyebab stroke maupun penyakit jantung.

4. Mengobati asam urat

Brotowali sering dimanfaatkan untuk mengobati penyakit asam urat. Sebab, kandungan flavonoid dalam brotowali memiliki sifat antiradang yang dapat mengatasi nyeri di area persendian pengidap asam urat.

5. Mengobati penyakit kulit

Brotowali juga memiliki senyawa antimikroba seperti kolin, tinosporin, isocolumbin, palmatine, tetrahydropalmatine, dan magnoflorine yang berfungsi mengatasi berbagai gangguan kesehatan akibat infeksi bakteri, virus dan jamur. Mengonsumsi daun brotowali dapat membantu mengobati penyakit ruam, gatal, iritasi kulit, hingga penyakit kelamin seperti raja singa atau sifilis.

6. Menurunkan demam

Saat mengalami demam, Anda bisa memanfaatkan daun
brotowali untuk menurunkan suhu tubuh.

Senyawa antimikroba, pikrotein dalam daun brotowali juga bermanfaat untuk melawan infeksi mikroorganisme patogen yang menyebabkan kenaikan suhu tubuh atau demam. Mengonsumsi brotowali dapat menormalkan suhu tubuh kembali.

Selain itu, efek antiperik dan analgesik pikrotein dalam brotowali dapat meredakan nyeri saat demam. Senyawa ini jugalah yang menimbulkan rasa pahit pada brotowali.

7. Meredakan kecemasan

Brotowali juga mengandung senyawa antistres yang efektif untuk meredakan kecemasan. Kandungan ini juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan saraf dan otak.

8. Menjaga kesehatan tulang

Manfaat daun brotowali selanjutnya yaitu menjaga kesehatan tulang. Kandungan senyawa ecdysteroid dalam brotowali efektif mengatasi penyakit rematik, serta mencegah osteoporosis dan osteoarthritis (peradangan sendi).

9. Mengatasi peradangan

Antioksidan dalam brotowali juga memiliki sifat antiradang yang berfungsi mengatasi peradangan akut.

10. Mengobati hepatitis

Kandungan senyawa terpen dalam brotowali bermanfaat untuk mengobati penyakit hepatitis.

11. Berpotensi mengurangi jumlah virus HIV

Ekstrak daun brotowali dipercaya dapat mengurangi 
jumlah virus HIV dalam tubuh.

Ekstrak daun brotowali juga dinilai berpotensi membantu mengurangi resistensi kekambuhan virus HIV. Artinya, mengonsumsi daun ini bisa bantu menurunkan jumlah virus tersebut di dalam tubuh.

Khasiat ini dibuktikan melalui sebuah penelitian yang menyebutkan bahwa daun brotowali bisa menurunkan kadar sel darah putih berlebih, serta komponen penanda infeksi lainnya di dalam tubuh.

12. Meningkatkan daya tahan tubuh

Khasiat antioksidan daun brotowali juga bermanfaat meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah berbagai penyakit berbahaya.

Catatan dari SehatQ

Daun brotowali memang menawarkan berbagai manfaat bagi kesehatan. Namun jangan menggunakannya sebagai pengobatan utama untuk penyakit yang Anda alami. Sebaiknya Anda tetap berkonsultasi dengan dokter, termasuk ketika ingin menggunakannya untuk meredakan gejala infeksi HIV.

RX List.
https://www.rxlist.com/tinospora_cordifolia/supplements.htm
Diakses pada 19 Februari 2020

NCBI.
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3644751/
Diakses pada 19 Februari 2020

Researchgate.
https://www.researchgate.net/publication/312597956_Medicinal_use_of_the_unique_plant_Tinospora_
Diakses pada 19 Februari 2020

Sciencedirect.
https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0032579119491712
Diakses pada 19 Februari 2020

Artikel Terkait