Arti Warna Darah Haid, Dari Merah hingga Hitam


Warna darah haid menandakan kesehatan reproduksi seorang wanita. Tak hanya merah, darah haid juga bisa berwarna hitam, abu-abu, cokelat, bahkan oranye

0,0
24 Oct 2019|Anita Djie
Arti warna darah haid berbeda-beda, ada yang normal ada juga yang menandakan penyakitWarna darah haid bisa menunjukkan kondisi kesehatan seorang wanita
Para wanita sangat familiar dengan tamu yang tiap bulannya menyambangi mereka. Saat sedang menstruasi atau haid, tidak hanya kram perut saja yang membuat kaum hawa frustrasi, pendarahan yang dialami juga seringkali membuat Anda bolak-balik ke toilet untuk mengganti pembalut.Ketika Anda sedang mengganti pembalut, terkadang Anda dapat menyadari adanya perubahan warna darah haid yang terjadi setiap harinya. Apakah perubahan warna darah haid tersebut tergolong normal?

Warna darah haid dan artinya

Tidak perlu khawatir, tidak semua warna darah haid mengindikasikan suatu gangguan reproduksi yang serius. Umumnya, perubahan warna darah haid merupakan sesuatu yang normal dalam siklus menstruasi.Berikut adalah beberapa warna darah menstruasi yang bisa terjadi:

1. Warna merah terang

Warna darah haid berupa merah terang menandakan bahwa bahwa darah menstruasi yang dikeluarkan masih segar dan lancar. Warna darah haid yang merah terang biasanya terjadi saat hari pertama menstruasi dan menggelap saat sudah hampir akhir dari menstruasi.Jika Anda mengalami pendarahan yang berwarna merah terang di luar siklus menstruasi, terdapat kemungkinan bahwa Anda mengalami infeksi yang ditularkan secara seksual, seperti gonore, klamidia, dan sebagainya.Terkadang pendarahan yang berwarna merah terang dengan jumlah banyak bisa diakibatkan oleh adanya fibroid atau pertumbuhan jaringan pada dinding rahim yang tidak normal. Meskipun sangat jarang terjadi, tetapi kanker rahim bisa menjadi salah satu pemicu pendarahan berwarna merah terang yang berat.Saat sedang hamil, pendarahan warna merah terang bisa menjadi salah satu tanda bahwa Anda mengalami keguguran. Konsultasikan ke dokter jika Anda mengalami pendarahan di luar masa menstruasi atau saat sedang hamil.

2. Warna hitam

Warna darah haid yang hitam biasanya muncul saat awal dan akhir dari siklus menstruasi dan merupakan sesuatu yang normal. Warna darah haid yang hitam terjadi karena darah dalam rahim lebih lama keluar dan teroksidasi di dalam.Namun, terkadang warna darah haid yang dominan hitam selama siklus menstruasi bisa menjadi indikasi adanya penyumbatan dalam vagina.Jika terjadi penyumbatan, maka Anda bisa mengalami gejala lain, seperti kesulitan buang air kecil, bau cairan vagina atau darah yang tidak sedap, rasa gatal dan pembengkakan di sekitar vagina, dan demam.
Darah haid yang abu-abu mengindikasikan adanya infeksi

3. Warna abu-abu 

Apabila warna darah haid adalah abu-abu atau putih, maka kemungkinan besar Anda mengalami infeksi vaginosis bakteri yang menunjukkan tanda lain seperti rasa sakit di vagina, bau vagina yang amis, rasa gatal di dalam dan luar vagina, sensasi panas atau terbakar saat buang air kecil, serta demam.Jika sedang hamil, pendarahan yang berwarna abu-abu dapat mengindikasikan kemungkinan keguguran.

4. Warna cokelat 

Warna darah haid yang cokelat umumnya menandakan bahwa darah tersebut adalah darah lama yang baru keluar. Warna merah dari darah tersebut berubah menjadi cokelat karena ada proses oskidasi yang terjadi. Darah haid yang berwarna coklat bisa keluar saat awal ataupun akhir menstruasi. Darah tersebut bisa jadi merupakan sisa darah dari siklus menstruasi sebelumnya.

5. Warna oranye

Warna darah haid juga bisa berwarna oranye dan terjadi saat darah bercampur dengan cairan dalam rahim. Biasanya darah menstruasi yang berwarna oranye bisa menjadi sinyal kemungkinan hamil atau adanya infeksi pada vagina, seperti trikomoniasis atau vaginosis bakteri.Infeksi tersebut bisa menunjukkan gejala lain, seperti bau darah atau cairan vagina yang tidak sedap, serta rasa gatal dan ketidaknyamanan di vagina. Konsultasikan ke dokter bila pendarahan berwarna oranye.
Darah haid berwarna merah muda karena tercampur cairan di rahim

6.Warna merah muda 

Warna darah haid yang merah muda muncul ketika darah menstruasi bercampur dengan cairan di rahim. Warna darah haid yang merah muda bisa muncul saat pertengahan ovulasi, serta awal atau akhir dari siklus menstruasi.Pendarahan yang berwarna merah muda juga dapat muncul karena kadar estrogen yang rendah, luka di vagina atau rahim, penggunaan alat kontrasepsi hormonal, lochia, penurunan berat badan yang banyak, anemia, pola makan yang tidak sehat, dan kemungkinan keguguran.

7. Warna merah tua

Warna darah merah tua umumnya akan keluar di pagi hari saat Anda mengalami menstruasi. Perubahan warna darah haid dari merah haid ke merah tua biasanya terjadi saat darah sudah terlalu lama berada di rahim, namun belum cukup lama hingga sudah mengalami oksidasi.Darah haid dalam warna ini juga umumnya akan keluar di akhir masa menstruasi saat aliran darah yang keluar dari vagina sudah melambat.

Apa warna darah haid hari pertama?

Haid hari pertama umumnya berwarna kecokelatan. Durasi keluarnya darah tersebut normalnya berkisar antara 3-7 hari, yang diawali dengan bercak cokelat, diikuti darah merah yang menderas, dan diakhiri dengan bercak cokelat kembali. darah cokelat tersebut pun masih tergolong normal. Seperti uraian di atas, haid memang biasanya diawali dengan bercak cokelat. Oleh karena itu, pantaulah terlebih dahulu kondisi Anda hingga hari-hari haid berikutnya.Biasanya, pada hari-hari selanjutnya, darah merah barulah keluar.Apabila benar demikian, maka tidak ada yang perlu dicemaskan. Tetapi, apabila haid berlangsung lebih dari 14 hari berturut-turut, atau Anda tidak mengalami haid selama tiga bulan, barulah Anda patut khawatir dan memeriksakan diri ke dokter kandungan.

Warna darah haid yang normal

Secara ideal perdarahan haid yang terjadi pada wanita bisa berupa bercak atau flek, berupa cairan kekentalan, atau bahkan berupa gumpalan. Sedangkan warna darah haid yang dikatakan normal bisa berwarna merah, kecoklatan, dan juga kehitaman. Siklus haid seorang wanita yang normal berkisar antara 21 hari sampai dengan 35 hari. Sedangkan, idelanya proses haid seorang wanita terjadi selama 2 - 14 hari. Adapun kondisi-yang dapat mempengarhui siklus haid wanita diantaranya adalah:
  • Adanya maslaah hormonal, seperti pada PCOS
  • Adanya masalah berat badan, baik berupa obesitas, berat badan kurang, bahkan adanya perubahan berat badan secara mendadak
  • Adanya stres dan atau kelelahan secara fisik akibat terlalu banyak aktifitas
  • Adanya masalah lain pada organ reproduksi seorang wanita

Catatan dari SehatQ

Perubahan warna darah haid selama siklus menstruasi merupakan hal yang umum terjadi. Warna darah menstruasi bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti gaya hidup, lingkungan, usia, kelancaran darah menstruasi, dan sebagainya.Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter jika Anda mengalami pendarahan di luar siklus menstruasi ataupun sedang hamil. Apabila warna darah haid berbeda dari biasanya dan diiringi dengan gejala lain, segera periksakan ke dokter.
kesehatan organ intimsiklus haidhaidmenstruasikesehatan wanitaorgan intim wanita
Healthline. https://www.healthline.com/health/womens-health/period-blood
Diakses pada 24 Oktober 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324848.php
Diakses pada 24 Oktober 2019
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/heavy-periods/
Diakses pada 16 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait