Dari Diare Hingga Darah di Feses, Waspadai Gejala Kanker Usus Besar Ini

(0)
07 Sep 2020|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Gejala kanker usus besar adalah sembelit, perut kembung, hingga perubahan konsistensi fesesGejala kanker usus dapat berupa masalah pada gangguan pencernaan
Kanker usus besar merupakan kanker yang bermula dari usus besar saluran pencernaan. Kanker ini biasanya berawal dari kumpulan sel yang disebut polip. Namun, beberapa polip tersebut dapat menjelma menjadi kanker usus besar. Gejala kanker usus besar seringkali ‘tidak dihiraukan’ di awal pembentukannya. Namun, seiring berjalannya waktu, gejalanya mungkin akan mulai dirasakan pasien.

Gejala kanker usus besar yang patut untuk diketahui

Beberapa gejala kanker usus besar yaitu:
  • Diare 
  • Sembelit
  • Perubahan konsistensi feses
  • Feses berair
  • Darah di feses, yang mungkin terlihat atau tidak
  • Sakit perut, kram, perut kembung, atau perut bergas
  • Perasaan bahwa ada feses yang belum dikeluarkan saat buang air besar
  • Tubuh lemah dan lelah
  • Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan
  • Sindrom iritasi usus
  • Anemia defisiensi besi
Pada stadium-stadium awal, gejala kanker usus besar mungkin tidak dirasakan oleh pasien. Namun, seiring berjalannya waktu, gejala di atas cenderung akan semakin terlihat. Sel kanker juga dapat menyebar ke bagian tubuh lain, seperti ke hati. Apabila hal ini terjadi, gejala lain juga akan dirasakan oleh pasien. 

Stadium kanker usus besar

Gejala kanker usus besar pada stadium awal mungkin tidak terasa
Pada stadium awal, gejala kanker usus besar masih belum dirasakan penderitanya
Stadium kanker menentukan seberapa jauh kanker telah menyebar serta mengindikasikan ukuran tumor yang di tubuh pasien. Penentuan stadium kanker usus besar, yaitu:
  • Stadium 0: Di fase yang dikenal dengan carcinoma in situ ini, kanker usus besar masih berada pada stadium yang sangat awal. Kanker belum tumbuh lebih jauh dari lapisan dalam usus besar atau rektum dan biasanya akan mudah diobati.
  • Stadium 1: Kanker telah tumbuh ke lapisan jaringan berikutnya namun belum mencapai nodus limfa atau organ lain.
  • Stadium 2: Kanker telah mencapai lapisan luar usus besar, namun belum menyebar ke luar usus besar.
  • Stadium 3: Kanker telah tumbuh melalui lapisan luar usus besar dan telah menyebar ke satu hingga tiga nodus limfa. Namun, kanker belum menyebar ke area tubuh yang jauh.
  • Stadium 4: Kanker telah mencapai jaringan lain di luar dinding usus besar. Saat stadium 4 berkembang, kanker usus besar mencapai bagian tubuh yang jauh.

Penanganan kanker usus besar

Seperti banyak jenis kanker lain, kanker usus besar juga ditangani dengan beberapa cara. Penanganan kanker usus besar akan didasarkan pada faktor-faktor lain, termasuk stadium kanker, usia pasien, serta kondisi kesehatannya secara umum.Pilihan penanganan kanker usus besar yang paling umum yaitu operasi, kemoterapi, dan terapi radiasi.

1. Operasi

Jenis operasi untuk mengangkat semua atau beberapa bagian usus besar disebut dengan kolektomi. Prosedur ini dilakukan dengan menyingkirkan bagian usus yang mengandung kanker. Dokter mungkin juga mengangkat beberapa area lain di sekitar usus besar, seperti nodus limfa, untuk mengurangi risiko penyebaran. Dokter kemudian meletakkan kembali bagian usus besar yang sehat atau mungkin membuat sebuah stoma. Stoma merupakan lubang atau pembukaan yang dibuat di dinding perut. Feses pasien akan dikeluarkan dari lubang ini dan bukan dari rektum atau anus. Prosedur ini disebut dengan kolostomi.

2. Kemoterapi

Kemoterapi merupakan penanganan kanker yang melibatkan penggunaan obat-obatan untuk hambat pertumbuhan sel kanker. Obat-obatan kemoterapi dapat mengganggu protein dan DNA sel untuk kemudian menghancurkan sel-sel kanker. Hanya saja, obat-obatan tersebut juga dapat merusak sel-sel sehat.Kemoterapi biasanya disarankan apabila sel kanker usus besar sudah menyebar. Pemberian obat di terapi ini dilakukan secara periodik untuk memberikan waktu pemulihan bagi tubuh.

3. Terapi radiasi

Terapi radiasi merupakan tindakan untuk menghancurkan sel kanker dengan menggunakan paparan sinar berenergi tinggi. Terapi radiasi biasanya baru dilakukan jika kanker usus besar sudah berada pada fase-fase akhir. 

Menurunkan risiko kanker usus besar

Seperti yang mungkin Anda tahu, tidak ada cara yang bisa menjamin untuk mencegah kanker usus besar. Namun, kanker ini tetap bisa diturunkan risikonya dengan beberapa cara, termasuk:
  • Menjaga berat badan tetap ideal dan sehat
  • Berolahraga secara teratur
  • Mengonsumsi banyak buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian serealia utuh
  • Membatasi asupan lemak jenuh dan makanan seperti daging merah
  • Berhenti merokok
  • Membatasi konsumsi alkohol
  • Screening dan pemeriksaan untuk orang berusia 50-75 tahun

Catatan dari SehatQ

Gejala kanker usus dapat berupa masalah pada gangguan pencernaan, seperti diare, perdarahan pada feses, dan masalah pada perut. Penderitanya juga mungkin akan mengalami penurunan berat badan.
sembelitdiaremasalah pencernaankanker usus besarsaluran pencernaanfeses
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/colon-cancer
Diakses pada 25 Agustus 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/150496
Diakses pada 25 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait