Daftar Obat Batu Empedu di Apotek dan Bahan Alami yang Terbukti Manjur


Obat batu empedu di apotik yang umumnya diresepkan dokter adalah asam ursodeoksikolat dan asam kenodeoksikolat. Anda juga bisa gunakan obat penghancur batu empedu alami seperti...

(0)
Obat penghancur batu empedu di apotikKunyit adalah salah satu obat batu empedu alami
Ada berbagai obat batu empedu untuk menghancurkan batu empedu. Mulai dari obat penghancur batu empedu yang bisa Anda beli di apotek sampai bahan alami yang ada di rumah.Batu empedu adalah suatu cairan pencernaan berupa kolesterol yang mengeras dan terbentuk di dalam kandung empedu. Kandung empedu sendiri berukuran kecil, berbentuk seperti buah pir di perut sebelah kanan, tepat di bawah hati.Batu empedu yang disebabkan oleh radang di saluran empedu akan memicu timbulnya rasa sakit perut, yang akan bertahan selama 1-5 jam.Ketika mengalami gejala-gejala tertentu, seperti nyeri perut di kanan atas, mual, dan muntah, penderita membutuhkan penanganan khusus, seperti obat penghancur batu empedu hingga operasi untuk menghancurkan batu empedu.Namun, apabila batu empedu tidak menimbulkan gejala, pemberian obat batu empedu mungkin tidak diperlukan karena batu empedu bisa keluar bersama urine. 

Rekomendasi obat batu empedu di apotek

Jika batu empedu tidak menimbulkan gejala, pemberian obat mungkin tidak diperlukan karena batu bisa keluar bersama urine. Akan tetapi bila Anda mengidap batu empedu dan bergejala, Anda mungkin butuh beberapa jenis obat-obatan untuk membantu menghancurkan batu empedu.Biasanya dokter akan memberikan obat apabila Anda memiliki batu empedu, tetapi tidak memungkinkan untuk menjalani prosedur operasi.Kendati demikian, dibutuhkan waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun untuk dapat menghancurkan batu empedu melalui konsumsi obat.Ketika konsumsi obat batu empedu ini berhenti, maka Anda mungkin memiliki batu empedu kembali di kemudian hari.Berikut adalah beberapa jenis obat batu empedu yang mungkin diberikan oleh dokter apabila Anda memiliki batu berukuran kecil dan gejala penyakit yang muncul masih bersifat ringan:

1. Asam ursodeoksikolat

Salah satu obat batu empedu adalah asam ursodeoksikolat. Asam ursodeoksikolat digunakan untuk melarutkan batu empedu sehingga pasien tidak perlu menjalani operasi pengangkatan kantong empedu.Obat asam ursodeoksikolat bekerja efektif sebagai penghancur batu empedu yang terbentuk dari kolesterol dan berukuran kecil.Obat batu empedu ini juga digunakan untuk mencegah batu empedu pada pasien obesitas yang sedang menjalani program penurunan berat badan.Minum obat batu empedu asam ursodeoksikolat harus sesuai dengan dosis yang disarankan oleh dokter.Ingat, jangan meningkatkan dosis atau minum obat lebih dari dosis yang dianjurkan tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.Meski batu empedu dapat hancur, tetapi ada beberapa risiko efek samping yang mungkin muncul.Efek samping obat asam ursodeoksikolat, di antaranya mual, muntah, diare, pengapuran batu empedu, ruam kulit, kulit kering, keringat dingin, rambut rontok, gangguan pencernaan makanan, rasa logam di lidah, nyeri perut, sembelit, sering buang angin, pusing, lelah, cemas, depresi, gangguan tidur, nyeri punggung, dan batuk.

2. Asam kenodeoksikolat

Obat batu empedu yang diberikan dokter lainnya adalah asam kenodeoksikolat. Asam kenodeoksikolat adalah obat untuk melarutkan beberapa jenis batu empedu tertentu.Obat asam kenodeoksikolat adalah obat yang mungkin pernah digunakan pada operasi batu empedu, tetapi bisa berisiko terjadi komplikasi. Jika batu empedu tidak larut, operasi mungkin masih dibutuhkan.Obat batu empedu ini dapat diminum dengan atau tanpa makanan.Biasanya dua kali sehari, yakni satu kali di pagi hari dan satu kali di malam hari, atau sesuai instruksi dokter Anda. Dosis diberikan berdasarkan kondisi medis, berat badan, dan respon Anda terhadap pengobatan.Mungkin akan membutuhkan waktu 24 bulan sebelum batu empedu larut sepenuhnya. Dokter Anda akan melakukan tes (sonogram batu empedu atau x-ray) untuk mengecek perkembangannya.Beberapa efek samping asam kenodeoksikolat adalah kram perut ringan, diare terutama pada dosis awal yang tinggi (kurangi dosis selama beberapa hari), gatal-gatal, hingga gangguan hati ringan.

Obat penghancur batu empedu alami untuk meredakan gejala nyerinya

Jika gejala yang Anda rasa tidak terlalu parah dan ukuran batu empedu belum begitu besar, tak ada salahnya menggunakan bahan-bahan alami.Obat penghancur batu empedu alami dapat membantu meredakan gejala sakit yang Anda rasakan. Berikut pilihannya

1. Kunyit

Kunyit adalah obat penghancur empedu alami
Kunyit memiliki sifat antiradang yang efektif sebagai obat penghancur batu empedu
Salah satu obat batu empedu alami yang bisa Anda coba adalah kunyit.Kunyit mengandung zat kurkumin yang dikenal memiliki sifat antiradang dan dapat membantu proses penyembuhan.Kunyit dapat membantu merangsang kantong empedu untuk menghasilkan empedu dan membantu mengosongkan kantong empedu.Anda dapat mengolah kunyit dengan cara menyeduhnya atau diminum sebagai teh herbal. Selain itu, menambahkan kunyit ke dalam makanan Anda juga dapat mengurangi peradangan dan nyeri akibat gejala batu empedu.

2. Teh peppermint

Peppermint adalah salah satu bahan alami yang berpotensi baik sebagai obat batu empedu guna membantu mengurangi gejala batu empedu.Ini karena peppermint mengandung mentol, yakni senyawa yang dapat meredakan nyeri akibat gejala batu empedu.Untuk menggunakan peppermint sebagai obat herbal batu empedu, Anda bisa menyeduh beberapa helai daun mint dengan air hangat.Minum teh peppermint secara teratur dapat membantu mengurangi nyeri di area kandung empedu.

3. Cuka apel

Cuka apel diyakini dapat menjadi pilihan obat penghancur batu empedu
Larutan cuka apel dan air hangat bantu meredakan sakit batu empedu
Cuka apel diyakini dapat menjadi pilihan obat batu empedu alami lainnya guna meringankan gejala batu empedu.Meski manfaat cuka apel sebagai obat batu empedu alami belum benar-benar dapat dibuktikan oleh penelitian ilmiah, banyak orang percaya bahwa cuka apel bisa menyembuhkan nyeri perut berkat sifat antiradang yang dimilikinya.Jika Anda tertarik mencobanya, larutkan 2 sendok makan cuka apel dengan air hangat. Anda bisa minum 2-3 kali sehari seperlunya, hingga rasa sakit perut mereda.Jangan langsung minum sari cuka apel murni tanpa dilarutkan terlebih dahulu dengan air. Pasalnya, asam cuka apel dapat berisiko merusak gigi.

4. Bunga dandelion

Menurut sebuah studi yang dipublikasikan dalam National Center for Complementary and Integrative Health, bunga dandelion sudah sejak lama digunakan sebagai obat herbal untuk mengobati masalah batu empedu, saluran empedu, dan hati.Beberapa orang percaya bahwa meminum bunga dandelion dalam bentuk teh atau kopi sebagai obat batu empedu alami dapat merangsang produksi cairan empedu di kantong empedu.Akan tetapi, sejauh ini belum ada bukti ilmiah yang dapat menunjukkan bahwa bunga dandelion benar-benar bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit batu empedu.

5. Artichoke

Artichoke diyakini dapat digunakan sebagai obat penghancur batu empedu alami yang berfungsi meringankan gejala penyakit tersebut.Meski demikian, belum ada hasil studi ilmiah yang dapat menunjukkan manfaat artichoke dalam mengobati gejala batu empedu.Walaupun belum terbukti dapat mengobati gejala batu empedu, artichoke ternyata bisa membantu menurunkan kolesterol yang dapat menjadi penyebab batu empedu.Hal ini berdasarkan sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Cochrane Database of Systematic Reviews (CDSR) tahun 2009.Penelitian tersebut mengemukakan bahwa suplemen ekstrak artichoke dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah hingga sebesar 18,5 persen.Sedangkan, kadar kolesterol kelompok partisipan yang diberi pil plasebo (obat kosong) hanya menurun sekitar 8,6%.Ketika kadar kolesterol berhasil diturunkan, maka ini berarti risiko penggumpalan batu lebih lanjut dapat diperlambat atau dihentikan sama sekali.Maka, efek inilah yang dipercaya dapat membantu meringankan kemunculan gejalanya.Penting untuk diketahui bahwa manfaat obat batu empedu alami untuk melarutkan batu empedu tersebut belum dapat dibuktikan secara ilmiah pada manusia.Mungkin masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut guna membuktikan keefektifannya. 

6. Chia seeds

Chia seeds atau biji chia adalah salah satu jenis biji-bijian yang mengandung banyak nutrisi baik untuk kesehatan.Dilansir dari laman HealWithFood, kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, asam lemak omega-3, dan sejumlah antioksidan penting yang terdapat di dalamnya, diyakini dapat membantu mengatasi rasa sakit yang diakibatkan peradangan pada kantung empedu.

7. Milk thistle

Milk thistle merupakan salah satu jenis tanaman yang juga diyakini berpotensi untuk mengobati batu empedu secara alami. Menurut jurnal dari American Family Physician, milk thistle diketahui mampu melindungi organ hati dan empedu dari berbagai efek racun yang bisa menyebabkan peradangan pada tubuh.Zat aktif yang terdapat dalam milk thistle adalah silymarin. Silymarin diyakini mampu merangsang pembaharuan sel-sel hati yang sudah rusak (regenerasi) agar dapat bekerja lebih efektif untuk memproduksi cairan empedu yang lebih sehat dan minim kolesterol.Sejumlah penelitian yang ada hanya sebatas menunjukkan potensi masing-masing obat batu empedu untuk meredakan gejala batu empedu tertentu yang mungkin timbul.Namun, bukan berarti obat ini dapat menghancurkan batu hingga tuntas.Maka dari itu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter apabila Anda memiliki batu empedu dan ingin mengonsumsi obat, terutama obat-obatan yang alami. 
batu empedumasalah pencernaangangguan pencernaan
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/gallstones/
Diakses pada 20 Januari 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/gallbladder-pain-relief
Diakses pada 20 Januari 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/how-to-get-rid-of-gallstones#other-treatments
Diakses pada 20 Januari 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321026.php
Diakses pada 20 Januari 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/gallstones/diagnosis-treatment/drc-20354220
Diakses pada 20 Januari 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/19821306
Diakses pada 20 Januari 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/23923586
Diakses pada 20 Januari 2020
BPOM. http://pionas.pom.go.id/monografi/asam-ursodeoksikolat
Diakses pada 20 Januari 2020
BPOM. http://pionas.pom.go.id/monografi/asam-kenodeoksikolat
Diakses pada 20 Januari 2020
Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/drugs/chenodeoxycholic-acid
Diakses pada 20 Januari 2020
Web Md. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-153254/chenodiol-oral/details
Diakses pada 20 Januari 2020
Web Md. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-6665/ursodiol-oral/details
Diakses pada 20 Januari 2020
HealWithFood. https://www.healwithfood.org/gallstones/diet.php
Diakses pada 25 September 2020
American Family Physician. https://www.aafp.org/afp/2005/1001/p1285.html
Diakses pada 25 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait