Dapatkan Tubuh Ideal dengan Tingkatkan Metabolisme

Meningkatkan metabolisme merupakan salah satu kunci untuk mengoptimalkan proses pembakaran kalori dalam tubuh
Metabolisme yang merupakan proses kimia ini berperan dalam mengubah makanan menjadi energi yang digunakan dalam beraktivitas

Meningkatkan metabolisme merupakan salah satu kunci untuk mengoptimalkan proses pembakaran kalori dalam tubuh. Metabolisme berperan dalam mengubah makanan menjadi energi yang digunakan dalam beraktivitas.

Namun, perlu disadari bahwa tiap orang memiliki tingkat metabolisme yang berbeda. Sebagian memiliki kemampuan membakar kalori lebih dibandingkan yang lain.

Meski begitu, masih ada beberapa cara untuk dapat meningkatkan metabolisme tubuh agar pembakaran kalori dapat optimal, seperti di bawah ini:

1. Meningkatkan Massa Otot

Pada dasarnya, tubuh Anda terus melakukan proses pembakaran kalori meski Anda tidak sedang melakukan apa-apa. Proses ini lebih dikenal dengan sebutan resting metabolic.

Seseorang dengan tubuh yang didominasi otot akan memiliki proses resting metabolic yang lebih tinggi. Pasalnya, setiap pon otot akan membakar setidaknya 4,5-7 kalori per harinya.

Sebaliknya, setiap pon lemak membakar hanya 2 kalori per hari. Itulah sebabnya, Anda dapat lebih banyak memaksimalkan pembentukan otot saat melatih tubuh.

2. Meningkatkan Intensitas dan Frekuensi Olahraga

Rutin mengikuti kelas senam aerobik memang tidak dapat membentuk, apalagi membesarkan otot. Akan tetapi, Anda tetap dapat meningkatkan metabolisme dengan menambah frekuensi dan intensitasnya. Jadi, agar latihan yang Anda lakukan lebih optimal, cobalah untuk mengikuti kelas yang lebih intensif dan tambahkan jadwal latihan untuk jogging.

3. Memperbanyak Asupan Cairan Tubuh

Air memiliki peran penting dalam berjalannya proses pembakaran kalori. Seseorang yang mengalami dehidrasi cenderung akan menurunkan proses metabolisme di tubuhnya.

Mengonsumsi 0,5 liter air dipercaya dapat meningkatkan metabolisme tubuh hingga 10-30% secara sementara. Minum air dingin juga dapat membantu menambah pembakaran kalori karena tubuh akan menggunakan energi untuk membantu air yang masuk sama dengan suhu tubuh saat itu.

4. Mengonsumsi Minuman Berenergi

Beberapa kandungan dalam minuman energi dapat memberikan dorongan pada tingkat metabolisme pada tubuh Anda. Minuman energi biasanya memiliki kandungan kafein, yang dapat meningkatkan jumlah energi yang digunakan tubuh.

Selain itu, kandungan taurin dan asam amino juga berperan baik dalam mempercepat metabolisme dan dapat membantu membakar lemak. Namun tetap perhatikan efek samping dari terlalu banyak mengonsumsi minuman energi, seperti masalah tekanan darah tinggi, kecemasan, dan masalah tidur bagi sebagian orang.

5. Memilih Camilan Sehat

Tahukah Anda bahwa mengonsumsi camilan juga dapat meningkatkan proses metabolisme tubuh? Itu sebabnya, Anda perlu mengurangi makan dengan porsi besar dan menggantinya dengan mengonsumsi camilan ringan setiap 3-4 jam. Dengan begitu, proses metabolisme dapat berjalan dengan optimal tiap saat.

6. Mengonsumsi Makanan Pedas

Makanan pedas memiliki kandungan kimia alami yang dapat meningkatkan proses metabolisme menjadi lebih optimal. Efek yang didapatkan memang hanyalah sementara, yaitu saat Anda sedang mengonsumsi makanan pedas. Namun jika Anda sering mengonsumsi makanan pedas, Anda dapat merasakan manfaatnya lebih banyak, asal tidak berlebihan dalam mengonsumsinya.

7. Memperbanyak Asupan Protein

Tubuh memiliki kecenderungan untuk membakar lebih banyak kalori pada protein mengonsumsi lemak atau karbohidrat. Untuk mengimbangi pola makan yang sehat, Anda dapat mengganti beberapa karbohidrat dengan makanan yang berlemak dan kaya protein sehingga proses metabolisme dapat lebih meningkat.

Sumber protein yang direkomendasikan antara lain daging tanpa lemak, kalkun, ikan, atau kacang-kacangan. Ikan seperti tuna dan salmon juga kaya akan kandungan asam lemak omega-3 yang dapat membantu menyeimbangkan kadar gula darah dan mengurangi inflamasi sehingga proses metabolisme tubuh dapat terbantu.

8. Mengonsumsi Kopi Hitam

Apabila Anda merupakan pencinta kopi, Anda pasti akan sangat menikmati energi yang diberikan pada tiap tegukannya. Pasalnya, mengonsumsi kopi hitam tanpa gula dapat meningkatkan metabolisme tubuh. Kandungan kafein dalam kopi juga dapat membantu Anda merasa lebih berenergi dan meningkatkan daya tahan saat berolahraga.

9. Minum Teh Hijau

Minuman teh hijau menawarkan manfaat gabungan dari kandungan kafein dan katekin, yaitu zat-zat yang terbukti meningkatkan metabolisme. Sebuah penelitian juga menunjukkan bahwa meminum 2-4 cangkir teh hijau dapat mendorong tubuh untuk membakar 17% lebih banyak kalori. Apalagi jika diimbangi dengan olahraga dan latihan yang cukup intens.

10. Hindari Crash Diet

Crash diet (pola makan yang membatasi asupan kalori: 1200 kalori pada wanita dan 1800 pada pria per hari) dapat berdampak buruk pada Anda yang ingin meningkatkan proses metabolisme.

Meskipun diet ini dapat membantu Anda menurunkan berat badan, asupan nutrisi dan gizi yang dibutuhkan tubuh menjadi dikorbankan. Selain itu, program diet seperti ini juga dapat mengurangi massa otot yang nantinya membuat proses pembakaran metabolisme menjadi lebih lambat.

Cara meningkatkan metabolisme di atas dapat menjadi motivasi Anda untuk memulai gaya hidup sehat. Lakukan dengan rutin, maka tujuan Anda dapat segera tercapai. Konsultasikan juga dengan dokter mengenai metode paling tepat yang sesuai dengan kondisi tubuh Anda.

WebMD. https://www.webmd.com/diet/ss/slideshow-boost-your-metabolism
Diakses pada Oktober 2018

Health. https://www.health.com/health/gallery/0,,20306911,00.html?
Diakses pada 27 Februari 2019

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/10-ways-to-boost-metabolism
Diakses pada 27 Februari 2019

UNM. https://www.unm.edu/
Diakses pada 5 April 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed