Dapatkan Momongan dengan Bayi Tabung, Bagaimana Prosesnya?

Dalam proses bayi tabung, pembuahan antara sel telur dan sperma akan dilakukan di luar rahim
Proses bayi tabung dapat menjadi alternatif mendapatkan momongan

Bagi Anda yang sudah menantikan momongan, prosedur bayi tabung bisa menjadi salah satu alternatif cara untuk menyikapi gangguan kesuburan. Saat ini, di Indonesia sudah banyak fasilitas kesehatan yang dapat mengakomodasi prosedur ini.

Namun perlu diingat, program bayi tabung adalah sebuah usaha untuk mencapai pembuahan. Sehingga, kemungkinan kegagalan atau munculnya gangguan pada kehamilan pun masih ada.

Jika Anda ingin menjalani program bayi tabung, sebaiknya kenali terlebih dahulu seluk-beluk prosedurnya.

Apa itu sebenarnya proses bayi tabung?

Bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF) adalah salah satu metode reproduksi, yang pembuahannya terjadi di luar rahim. Pada prosedur bayi tabung, sel telur dari rahim akan dikeluarkan, lalu pembuahan dengan sperma akan dilakukan di laboratorium.

Sel telur yang berhasil dibuahi, disebut dengan embrio. Embrio ini kemudian dimasukkan kembali ke dalam rahim, agar dapat berkembang menjadi janin. Sisa embrio juga dapat dibekukan, untuk digunakan di kemudian hari.

Saat embrio ditanamkan kembali ke rahim, proses kehamilan belum tentu terjadi. Pada perempuan yang berusia di bawah 35 tahun, tingkat keberhasilan prosedur bayi tabung lebih tinggi, dibandingkan dengan perempuan berusia di atas 40 tahun.

Persiapan untuk menjalani proses bayi tabung

Sebelum prosedur bayi tabung dimulai, ada beberapa persiapan yang perlu dilakukan. Rangkaian persiapan dimulai dengan pemeriksaan oleh beberapa dokter spesialis, untuk melihat kondisi sel telur serta sperma yang digunakan untuk pembuahan.

Pemeriksaan yang dilakukan sebagai awal program bayi tabung adalah:

• Pemeriksaan sel telur

Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kualitas dan kuantitas dari sel telur melalui USG. Pada pemeriksaan ini, juga dapat terlihat prediksi respons sel telur terhadap obat-obatan yang digunakan untuk memperbaiki kesuburan. Dokter juga akan menganjurkan untuk memeriksakan fungsi hormon Anda.

• Analisis sperma

Selain sel telur, sperma yang sehat juga penting, agar program bayi tabung berhasil dijalani. Pemeriksaan sperma akan dilakukan sesaat sebelum siklus program bayi tabung dimulai.

• Pemeriksaan penyakit menular

Apabila salah satu atau kedua calon orangtua memiliki riwayat penyakit menular, seperti HIV, maka ada kemungkinan bayi dapat tertular. Sehingga, perlu dilakukan pemeriksaan ini, untuk mencegah penularan.

• Simulasi pemasangan embrio

Simulasi dilakukan untuk mengukur kedalaman rahim dan memutuskan teknik yang paling tepat untuk meletakkan embrio kembali ke rahim, agar kemungkinan terjadinya kehamilan dapat tetap tinggi.

• Pemeriksaan uterin

Dokter akan memeriksa bagian dalam dari dinding rahim atau uterin, sebelum program bayi tabung dimulai.

Tahapan-tahapan dalam proses bayi tabung

Setiap klinik kesuburan dapat menggunakan tahapan yang berbeda dalam proses bayi tabung. Namun secara umum, enam tahap inilah yang akan dilakukan saat proses bayi tabung berlangsung.

1. Menahan siklus menstruasi

Anda akan mendapatkan obat untuk menjaga siklus menstruasi berjalan seperti biasa. Langkah ini akan membuat pemberian obat di tahap bayi tabung selanjutnya bisa lebih efektif.

Obat ini dapat diberikan setiap harinya dengan suntikan. Pengobatan dilakukan selama kurang lebih dua minggu.

2. Memperbanyak jumlah sel telur

Setelah siklus menstruasi alami berhasil tertahan, Anda akan diberikan hormon kesuburan yang disebut dengan follicle stimulating hormone (FSH). Hormon ini juga diberikan setiap hari, dengan cara disuntikkan, selama 10-12 hari.

FSH akan meningkatkan produksi sel telur. Sehingga, akan ada lebih banyak sel telur yang dapat dikeluarkan dan dibuahi.

3. Mengamati perkembangan proses bayi tabung

Selama proses ini berlangsung, klinik akan terus memonitor perkembangan yang terjadi. Dokter akan melakukan pemeriksaan ultrasound untuk memantau ovarium atau indung telur. Dokter juga dapat menginstruksikan Anda untuk menjalani tes darah.

Sekitar 34 atau 38 jam sebelum sel telur akan diambil, dokter akan menyuntikkan hormon terakhir kalinya, untuk membantu kematangan sel telur.

4. Mengambil sel telur

Prosedur ini akan dilakukan di bawah pengaruh bius. Dokter akan mengambil sel telur dengan menggunakan jarum yang dimasukkan melalui vagina, lalu ke ovarium. Prosedur ini akan berlangsung selama 15-20 menit.

Sebagian wanita akan mengalami kram perut atau perdarahan setelah menjalani prosedur ini.

5. Pembuahan

Sel telur yang telah berhasil diambil, akan dibuahi menggunakan sperma pasangan Anda, di laboratorium. Setelah 16-20 jam, pemeriksaan kembali dilakukan untuk memantau pembuahan.

Sel telur yang telah berhasil dibuahi (disebut dengan embrio), akan dibiarkan tumbuh di laboratorium selama enam hari, hingga kemudian dipindahkan kembali ke rahim. Satu atau dua embrio yang terbaik akan dipilih untuk dimasukkan ke dalam rahim.

6. Transfer embrio

Pemindahan embrio ke rahim, dilakukan dengan menggunakan kateter yang dimasukkan ke vagina. Jumlah embrio yang akan dimasukkan, merupakan hasil diskusi Anda dengan dokter. Umumnya, hal ini akan bergantung dari usia Anda.

Biasanya, dokter hanya akan merekomendasikan satu embrio, untuk dimasukkan. Hanya pada kondisi tertentu, embrio yang dimasukkan dapat berjumlah lebih dari satu. Misalnya, apabila kualitas embrio tidak baik atau pada perempuan yang berusia 40-42 tahun.

Sementara itu untuk laki-laki, sebelum proses bayi tabung berjalan, pasangan pria akan diinstruksikan untuk memproduksi sampel sperma. Lalu, sperma akan disaring untuk mencari sperma yang paling aktif dan sehat. Sperma yang terpilih, akan digunakan untuk membuahi sel telur.

Setelah prosedur selesai dilakukan, maka Anda dapat menunggu hasilnya. Biasanya, hasil tersebut akan terlihat dua minggu setelahnya. Untuk mengecek keberhasilan bayi tabung, Anda dapat melakukan serangkaian tes kehamilan.

Faktor yang memengaruhi keberhasilan bayi tabung

Keberhasilan seorang wanita melahirkan bayi yang sehat melalui program bayi tabung dapat bergantung pada beberapa faktor, seperti:

• Usia ibu

Semakin muda usia ibu, maka tingkat keberhasilan bayi lahir dengan sehat dari program bayi tabung, akan semakin besar.

• Kondisi embrio

Saat proses pemindahan embrio dilakukan, embrio yang sudah lebih berkembang, memiliki tingkat keberhasilan lebih tinggi jika dibandingkan dengan dengan embrio yang belum terlalu berkembang.

• Riwayat reproduksi

Wanita yang sebelumnya sudah pernah memiliki keturunan, tingkat keberhasilannya akan lebih besar juga saat menjalani program bayi tabung. Tingkat keberhasilan juga akan menurun pada wanita yang sudah beberapa kali mencoba bayi tabung, namun belum berhasil.

• Penyebab infertilitas

Memiliki jumlah sel telur yang normal, akan meningkatkan keberhasilan program bayi tabung.  Tingkat keberhasilan program bayi tabung pada wanita dengan riwayat endometriosis yang parah, akan lebih rendah, dibandingkan dengan wanita yang penyebab infertilitasnya tidak diketahui.

• Gaya hidup

Wanita dengan kebiasaan merokok, umumnya memiliki lebih sedikit sel telur saat menjalani program bayi tabung, dan berisiko lebih tinggi mengalami keguguran. Kebiasaan merokok juga dapat menurunkan tingkat keberhasilan bayi tabung hingga 50%.

Selain itu, obesitas, kebiasaan minum alkohol, menggunakan obat-obatan terlarang, dan kelebihan mengonsumsi kafein, juga akan menurunkan kesempatan hamil dan berbahaya bagi kesehatan.

Bagi Anda yang tertarik untuk menjalani program bayi tabung, pelajari juga risiko serta efek samping yang mungkin muncul. Diskusikan lebih lanjut dengan dokter, mengenai kelebihan serta kekurangan program bayi tabung, untuk kondisi Anda.

Healthline. https://www.healthline.com/health/in-vitro-fertilization-ivf
Diakses pada 24 September 2019

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/ivf/what-happens/
Diakses pada 24 September 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/in-vitro-fertilization/about/pac-20384716
Diakses pada 24 September 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed