Dapatkan Manfaat Daging Babi untuk Kesehatan dengan Pengolahan yang Benar

Agar manfaat daging babi optimal, pilih bagian has dalam saat hendak mengonsumsinya
Daging babi has dalam merupakan pilihan terbaik karena rendah lemak

Daging babi terkenal karena rasanya yang gurih dan juicy. Diolah dengan kecap maupun dipanggang, daging ini selalu mampu memberikan kenikmatan tersendiri.

Tak hanya itu, manfaat daging babi juga menguntungkan bagi kesehatan. Hal ini tak lepas dari kandungan protein di dalamnya yang melimpah, begitu juga dengan nutrisi lainnya.

Kandungan nutrisi dalam daging babi

Setiap 85 gram daging babi has dalam (pork tenderloin) mengandung nutrisi sebagai berikut:

  • 125 kalori
  • 3,4 gram lemak
  • 48 mg sodium
  • 22 gram protein

Nutrisi tersebut dinilai tanpa tambahan garam dan gula. Selain tinggi protein, daging babi juga menyimpan berbagai vitamin dan mineral penting di dalamnya. Mulai dari tiamin, selenium, zinc, vitamin B12, hingga zat besi.

Has dalam juga merupakan potongan daging babi yang paling sehat karena rendah lemak. Dengan memilih bagian ini, manfaat daging babi yang bisa Anda dapatkan pun akan optimal.

Manfaat daging babi untuk kesehatan

Nutrisi yang beragam tersebut membuat daging babi berkhasiat untuk kesehatan dengan cara pengolahan yang benar. Apa sajakah manfaat daging babi tersebut?

1. Menjaga massa otot

Protein yang ada dalam daging babi berguna dalam menjaga massa otot Anda. Apa pentingnya massa otot bagi kesehatan?

Massa otot akan berkurang seiring bertambahnya usia. Kondisi ini disebut dengan sarcopenia, yang dapat mulai terjadi sejak usia 30an.

Saat massa otot menyusut, fungsi tubuh juga akan menurun sehingga gerakan maupun stamina menjadi lemah. Akibatnya, risiko terkena cedera pun akan meningkat. 

Lebih lanjut, massa otot yang baik terkait dengan umur panjang. Sebuah studi menemukan bahwa kalangan lanjut usia (lansia) dengan massa otot yang lebih banyak cenderung hidup lebih lama daripada mereka yang memiliki sedikit massa otot.

Selain karena kurang gerak atau pola hidup sedenter, menyusutnya massa otot juga bisa disebabkan oleh pola makan rendah protein. Jadi mengonsumsi daging babi atau makanan kaya protein lainnya dapat memastikan kecukupan asupan senyawa ini dalam tubuh Anda serta membantu meminimalkan hilangnya massa otot.

2. Meningkatkan performa olahraga

Manfaat daging babi tak lepas dari nutrisi taurine, creatine, dan beta-alanine di dalamnya. Ketiga zat ini diyakini mampu mengurangi kelelahan serta meningkatkan performa olahraga.

Sebagai contoh, beta-alanine merupakan asam amino yang digunakan tubuh untuk menghasilkan carnosine. Carnosine penting bagi fungsi dan perkembangan otot manusia.

Para ahli telah mengaitkan kadar carnosine yang tinggi dengan penurunan tingkat kelelahan dan peningkatan performa fisik. Sementara diet rendah beta-alanine, seperti pada kaum vegetarian, bisa mengurangi jumlah carnosine pada otot seiring waktu.

Bagi Anda yang sering cepat lelah saat beraktivitas fisik atau berolahraga, Anda mungkin bisa mencoba menyertakan daging babi ke dalam asupan sehari-hari.

3. Baik untuk kesehatan jantung

Daging babi tanpa lemak bisa sama baiknya untuk kesehatan seperti daging sapi atau daging ayam tanpa lemak. Studi tertentu menunjukkan bahwa mengonsumsi daging babi tanpa lemak mampu mengurangi lemak tubuh serta memperbaiki kesehatan jantung.

Meski demikian, ada banyak studi yang memiliki hasil beragam mengenai hubungan antara daging merah dengan penyakit jantung.

Beberapa studi menunjukkan bahwa daging merah olahan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Sementara sederet studi lainnya tidak menemukan keterkaitkan sama sekali.

Banyak ahli kesehatan juga yang meyakini bahwa selama dikonsumsi secara moderat, daging babi tanpa lemak tidak akan meningkatkan risiko penyakit jantung. Karena itu, ingatlah bahwa manfaat daging babi baru akan terasa jika Anda mengonsumsi potongan daging yang tanpa lemak dengan frekuensi yang tidak berlebih.

Tips memilih dan mengolah daging babi

Untuk mendapatkan manfaat daging babi dengan optimal, Anda tentu perlu memilih dan mengolahnya dengan benar. Berikut tips yang bisa Anda cermati:

  • Jangan sembarangan memilih bagian daging babi

Pilihlah potongan daging babi has dalam atau pork tenderloin. Pasalnya, bagian ini memiliki sedikit lemak.

Selain itu, daging babi has dalam juga biasanya tidak mengandung gula dan garam tambahan maupun pengawet.

  • Cermati cara menyimpannya

Jika Anda membeli daging babi potong, ketahuilah bahwa daging ini hanya dapat bertahan selama 2-4 hari dalam kulkas. Tapi bila disimpan dalam freezer pada suhu di bawah 0 derajat Celcius, daging bisa tahan lama hingga enam bulan.

Berbeda pula dengan daging babi cincang karena daging ini hanya dapat bertahan selama 1-2 hari dalam kulkas.

  • Jangan dimakan mentah

Hindari mengonsumsi daging babi yang masih mentah atau kurang matang. Daging babi mentah bisa mengandung berbagai jenis parasit penyebab penyakit. Daging babi yang tidak segar dapat mengandung cacing, dalam istilah medis penyakit ini disebut Taenia solium alias cacing pita babi. Jadi, pastikan daging benar-benar dimasak matang sebelum Anda menyantapnya.

  • Perhatikan cara memasaknya

Daging babi sebaiknya dimasak pada suhu antara 63-71 derajat Celsius. Ketika Anda memasaknya, para ahli kesehatan menganjurkan Anda untuk mengukur suhu pada bagian daging yang paling tebal tanpa menyentuh tulang, guna memastikan temperaturnya.

Seperti daging lainnya, daging babi kaya akan protein serta vitamin dan mineral. Manfaat daging babi untuk menjaga massa otot hingga meningkatkan performa fisik.

Namun Anda harus mengolah daging babi dengan benar agar mendapatkan khasiatnya secara optimal. Karena daging babi yang masih mentah atau kurang matang bisa menyimpan parasit yang berbahaya bagi kesehatan.

Bagi Anda yang memiliki kondisi medis tertentu, konsultasikan juga dengan dokter mengenai keamanan serta porsi konsumsi daging babi untuk Anda. Dengan ini, kesehatan Anda pun tidak terganggu.

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/foods/pork
Diakses pada 11 Februari 2020

Verywell Fit. https://www.verywellfit.com/pork-nutrition-facts-calories-and-health-benefits-4111298
Diakses pada 11 Februari 2020

Artikel Terkait