7 Dampak Pencemaran Suara untuk Kesehatan yang Membahayakan

Pencemaran suara perlu diwaspadai sebab bisa memicu penyakit jantung hingga gangguan mental
Pencemaran suara juga bisa menyebabkan berbagai gangguan kesehatan

Pecemaran udara, tanah, dan air, adalah tiga jenis gangguan lingkungan yang sudah banyak diketahui dampak buruknya. Tahukah Anda, jika selain ketiga gangguan tersebut, pencemaran suara juga berbahaya bagi kesehatan?

Tidak hanya menimbulkan gangguan pendengaran, pencemaran yang satu ini juga ternyata bisa memicu terjadinya gangguan jantung hingga masalah kejiwaan. Jadi, mulai sekarang, jika ada suara berisik, Anda perlu lebih waspada. Suara berisik, bukan lagi hanya mengganggu ketenangan, tapi juga kesehatan.

Apa itu pencemaran suara?

Pencemaran suara bisa timbul dari suara kendaraan bermotor
Suara bising dari kendaraan di jalan raya juga termasuk dalam pencemaran suara

Pencemaran suara atau polusi suara adalah paparan terhadap suara keras secara konstan, hingga merusak kesehatan serta lingkungan sekitar, seperti tanaman dan hewan. Suara dikatakan terlalu keras dan berpotensi menimbulkan pencemaran apabila berada di frekuensi di atas 85 desibel.

Suara di bawah 70 desibel, dianggap belum bisa merusak makhluk hidup, meski paparan terhadap suara tersebut terjadi secara konstan dalam jangka waktu lama. Jika bekerja delapan jam sehari dan dekat dengan jalan raya, maka kemungkinan Anda sudah terpapar pencemaran suara yang timbul dari suara klakson, mesin, maupun pengerjaan proyek.

Selain sumber pencemaran suara yang telah disebutkan di atas, Anda juga perlu waspada sumber lainnya, seperti:

  • Suara pesawat di bandara
  • Suara musik yang terlalu keras dari panggung atau acara hiburan tertentu
  • Suara dari kawasan industri seperti suara kompresor, generator, dan kipas
  • Suara lalu lintas kereta
  • Suara dari kegiatan rumah tangga, yang berasal dari penyedot debu, mesin cuci, televisi, hingga blender
  • Kembang api
  • Suara ledakan dan tembakan

Dampak pencemaran suara yang merugikan kesehatan

Pencemaran suara bisa menyebabkan gangguan pendengaran
Gangguan pendengaran, salah satu dampak pencemaran suara

Dampak pencemaran suara untuk kesehatan sebaiknya jangan disepelekan. Berikut ini berbagai gangguan kesehatan akibat suara yang berisik.

1. Gangguan pendengaran

Sudah bukan kejutan lagi jika suara yang terlalu keras bisa merusak telinga. Rusaknya kemampuan pendengaran bisa membuat kualitas hidup kian menurun. Kehilangan pendengaran dapat terjadi ketika bagian dari telinga atau saraf yang membawa informasi suara ke otak Anda tidak dapat bekerja secara maksimal. Orang yang pendengarannya terganggu pun berisiko lebih besar mengalami cedera, seperti jatuh atau kecelakaan.

Hal yang sangat disayangkan adalah, gangguan pendengaran akibat pencemaran suara sebenarnya sangat bisa dicegah. Sehingga, jangan sepelekan suara berisik yang sering mampir di telinga Anda.

2. Gangguan kemampuan berkomunikasi

Saat suara di sekitar terlalu berisik, Anda tentu merasakan kesulitan berkomunikasi. Hal ini bisa menimbulkan berbagai dampak terhadap kesehatan. Misalnya, tubuh jadi terasa lelah, mudah marah, bahkan hubungan dengan kerabat sekitar pun terganggu.

3. Gangguan tidur

Tidur yang berkualitas adalah kunci untuk mendapatkan hidup yang sehat secara fisik maupun mental. Namun dengan adanya pencemaran suara, hal ini menjadi sulit tercapai. Kurang tidur bisa memicu terjadinya kenaikan tekanan darah dan gangguan pernapasan.

4. Masalah pada kesehatan jantung

Paparan suara bising yang terjadi secara terus-menerus dalam jangka pendek, bisa menyebabkan berbagai perubahan di tubuh, termasuk jantung. Jika terus terjadi, pencemaran suara berisiko membuat detak jantung meningkat secara tidak wajar dan pembuluh darah menjadi menyempit.

Dalam jangka panjang, paparan suara yang terlalu bising bisa meningkatkan risiko seseorang terkena hipertensi dan penyakit jantung iskemik. Apalagi, jika paparan pencemaran suara tersebut disertai juga dengan pola hidup yang kurang sehat.

Pencemaran suara bisa menyebabkan seseorang mudah marah
Pencemaran suara bisa membuat Anda jadi mudah marah

5. Gangguan mental

Bagi orang yang sering terpapar pencemaran suara, seperti pekerja konstruksi atau yang tinggal di dekat rel kereta, gejala gangguan mental seperti meningkatnya emosi negatif, dapat terjadi. Emosi negatif yang dimaksud antara lain adalah mudah marah, mood swings, dan kecemasan.

6. Penurunan produktivitas

Pencemaran suara juga dapat berpengaruh pada produktivitas kerja. Sebab, suara bising dapat mengganggu kemampuan kognitif seseorang. Kemampuan kognitif yang paling terpengaruh oleh pencemaran suara adalah kemampuan membaca, konsenterasi, kemampuan menyelesaikan masalah dan daya ingat.

7. Ganggu pertumbuhan anak

Gangguan kesehatan akibat pencemaran suara yang telah disebutkan di atas, tidak hanya dapat menyerang orang dewasa. Anak-anak sebagai kelompok individu yang paling sensitif terhadap pencemaran suara, juga bisa mengalaminya. Jika sampai terjadi, hal ini tentu akan mengganggu proses perkembangan anak di kemudian hari.

Cara agar terhindar dari dampak pencemaran suara

Dengarkan musik yang tenang untuk kurangi dampak pencemaran suara
Kurangi dampak pencemaran suara dengan musik yang tenang

Untuk dapat terhindar dari dampak pencemaran suara, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan, seperti:

• Memainkan jenis suara lain yang lebih nyaman di telinga

Kita tidak selamanya bisa mengendalikan paparan suara bising yang terjadi di lingkungan sekitar. Bisingnya suara pesawat dan kereta yang lewat, hingga suara konstruksi bangunan yang sedang dikerjakan, tentu sulit untuk dicegah.

Sehingga, untuk mengurangi risiko munculnya efek pencemaran suara, Anda bisa “mengalahkan” bunyi-bunyi tersebut dengan suara yang lebih menengangkan dari white noise machine atau suara alam seperti suara hujan, suara laut, dan suara air terjun, yang dimainkan lewat telepon genggam maupun gadget lain.

• Memasang alat peredam suara

Jika tinggal di area yang bising, seperti di tengah kota atau di dekat bandara, Anda dapat mengurangi paparan suara yang masuk ke dalam rumah dengan memasang lapisan kedap suara. Anda pun dapat mengurangi paparan suara dengan menambah lapisan penutup di jendela.

• Mematikan alat elektronik yang sedang tidak digunakan

Selain berasal dari luar rumah, polusi suara juga bisa bersumber dari alat-alat di dalam rumah, seperti televisi, radio, blender, maupun alat penyedot debu. Agar paparan suara bising tidak terjadi berlebihan, sebaiknya metikan alat-alat yang sedang tidak digunakan.

• Melatih pernapasan

Paparan suara bising bisa membuat Anda merasa stres, lebih mudah marah, dan memicu gangguan kecemasan. Latihan pernapasan, dapat membantu tubuh menjadi lebih tenang, sehingga gejala-gejala tersebut akan berkurang.

• Melakukan meditasi

Meditasi juga dinilai sangat efektif untuk mengurangi stres yang disebabkan oleh polusi suara. Apabila digabungkan dengan yoga dan latihan pernapasan, meditasi dapat memberikan manfaat lebih untuk kesehatan tubuh. Tak hanya mengurangi stres, meditasi juga baik untuk kesehatan secara fisik.

Mulai sekarang, Anda sebaiknya lebih waspada terhadap pencemaran suara. Jika ada anak-anak di rumah, biasakan mereka untuk mendengarkan musik atau televisi dalam volume yang wajar dan tidak terlalu keras. Lakukan juga langkah-langkah untuk mencegah terjadinya efek suara bising di tubuh Anda.

WHO. https://www.who.int/docstore/peh/noise/Comnoise-3.pdf
Diakes pada 13 Januari 2020

Very Well Mind. https://www.verywellmind.com/how-to-reduce-noise-pollutions-negative-effects-3144733
Diakses pada 13 Januari 2020

Environmental Pollution Centers. https://www.environmentalpollutioncenters.org/noise-pollution/
Diakses pada 13 Januari 2020

British Medical Bulletin. https://academic.oup.com/bmb/article/68/1/243/421340
Diakses pada 13 Januari 2020

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed