Dampak Negatif Gadget bagi Anak yang Perlu Diwaspadai

(0)
10 Mar 2021|Aby Rachman
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Dampak negatif gadget bagi anak dapat memengaruhi kesehatan fisik dan mentalGadget memiliki sejumlah dampak negatif bagi anak
Gadget, baik itu smartphone, tablet, hingga laptop, merupakan barang yang sulit kita lepaskan dari kehidupan sehari-hari. Alat ini bahkan sudah tidak asing lagi kita jumpai pada anak-anak. Dari anak-anak yang masih di Sekolah Dasar (SD) hingga taman kanak-kanak (TK) sekalipun, sudah banyak yang memiliki gadget sendiri. Di balik manfaat dan hiburan yang bisa mereka dapatkan, tahukah Anda ada banyak dampak negatif gadget bagi anak?Bahaya gadget bagi anak umumnya berkaitan dengan dampaknya terhadap kesehatan anak, baik secara fisik maupun mental. Misalnya, penggunaan handphone atau smartphone yang tidak dibatasi oleh orangtua dapat menyebabkan kecanduan. Dampak negatif smartphone ini tentunya berdampak buruk terhadap mental anak. Sebagai orangtua, tentunya Anda harus mewaspadai berbagai bahaya ini.

Dampak negatif gadget bagi anak

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, dampak negatif gadget bagi anak dapat dilihat dari dua aspek, yakni kesehatan fisik dan mental anak. Berikut adalah beberapa penjelasan mengenai dampak negatif penggunaan gadget pada anak terhadap dua aspek tersebut.

1, Kesehatan mental

Mulai dari kecanduan hingga gangguan perilaku, berikut adalah dampak negatif handphone dan gadget lainnya terhadap kesehatan mental anak.
  • Berpotensi menyebabkan gangguan perilaku

Sebuah studi di Jepang yang melibatkan 1.642 anak kelas 1 SD mencoba menemukan hubungan antara penggunaan teknologi smartphone dan perkembangan perilaku anak. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa penggunaan gadget secara rutin dan sering, memiliki kaitan dengan masalah-masalah perilaku pada masa kecil.Penggunaan gadget yang tidak dibatasi juga membuat anak-anak rentan terhadap pornografi yang juga berpotensi menyebabkan gangguan perilaku pada anak.
  • Berpotensi menyebabkan kecanduan gadget

Dilansir dari Anadolu Agency (AA), banyak anak-anak Indonesia yang menderita gangguan mental akibat kecanduan gadget. Mereka (AA) juga melaporkan bahwa kecanduan gadget dialami oleh sekitar 25 persen pasien dari poli kedokteran anak pada salah satu rumah sakit di Bogor, Jawa Barat, pada tahun 2019 silam.Sebagai orangtua, Anda perlu mengantisipasi pengaruh gadget terhadap anak ini. Jika anak menunjukkan ciri-ciri kecanduan gadget, seperti pemakaian gadget berlebihan setiap harinya, marah ketika diminta untuk berhenti atau diambil gadget-nya, hingga menunjukkan perilaku agresif, sebaiknya Anda segera bawa anak ke psikolog untuk mencari jalan keluarnya.
  • Berpotensi mengalami cyberbullying

Berbicara soal bahaya handphone, banyak orang yang sering melupakan media sosial. Padahal di sinilah segala macam marabahaya mengintai anak-anak, mulai dari ancaman pedofilia hingga cyberbullying. Semua ini dapat membawa dampak buruk terhadap kesehatan mental anak Anda.Oleh karena itu, Anda harus menjelaskan dampak negatif gadget bagi anak ini supaya mereka bisa menghindarinya. Anda juga bisa menyalakan fitur parental control untuk memantau penggunaan gadget pada anak.

2. Kesehatan fisik

Bahaya gadget bagi anak juga mengancam kesehatan fisiknya. Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda waspadai sebagai orangtua.
  • Berpotensi menyebabkan gangguan tidur

Penggunaan gadget yang tidak dibatasi dapat menyebabkan anak-anak begadang, baik itu untuk main game, bercengkrama dengan teman-temannya, atau mengakses sosial media.Jika kondisi ini berlangsung secara terus-menerus, kesehatan fisik anak bisa terganggu. Ia bisa menjadi mudah lelah, merasa letih seharian, mudah lupa, hingga sulit untuk belajar. Dampak negatif gadget bagi anak ini juga memicu berbagai masalah mental, seperti kecemasan dan depresi.
  • Berpotensi menyebabkan obesitas

Sebuah studi yang dilakukan di Amerika Serikat menunjukkan bahwa anak-anak yang menghabiskan waktu di depan layar gadget selama lima jam atau lebih setiap harinya, memiliki kecenderungan yang lebih besar untuk mengonsumsi minuman yang mengandung gula dan jarang melakukan aktivitas fisik.Penelitian ini menemukan bahwa anak-anak yang menggunakan gadget sehari-hari mengalami peningkatan risiko obesitas sebesar 43 persen, dibandingkan dengan anak-anak yang tidak menggunakan gadget sama sekali.
  • Berpotensi berbahaya bagi otak anak

Otak manusia dianggap sensitif terhadap radiasi elektromagnetik sehingga barang-barang yang memancarkan gelombang elektromagnetik seperti gadget dianggap berbahaya, khususnya bagi anak-anak.Gelombang elektromagnetik yang dipancarkan gadget dianggap bisa mengganggu aktivitas otak anak sehingga berdampak buruk terhadap kemampuan belajarnya dan berpotensi menyebabkan gangguan perilaku.Meski demikian, diperlukan berbagai penelitian lebih lanjut untuk membuktikan bahayanya terhadap anak. Hingga saat ini, belum ada bukti konkret yang menjelaskan bahwa gadget berbahaya bagi otak anak.

Tips untuk menghindari dampak negatif gadget bagi anak

Anak main gadget
Orangtua perlu memberikan batasan pada anak dalam penggunaan gadget
Untuk menghindari berbagai bahaya gadget bagi anak, berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda lakukan.
  • Jangan gunakan gadget di depan anak untuk memberikan contoh yang baik.
  • Jangan belikan anak gadget, terutama smartphone, di bawah usia 16 tahun.
  • Pastikan gadget berada di tangan Anda dan jauh dari genggaman anak di malam hari.
  • Batasi penggunaan gadget pada anak setiap harinya.
  • Pasang fitur parental control untuk memantau penggunaan gadget pada anak.
Apabila anak Anda sudah terlanjur kecanduan gadget atau kebiasaan menggunakan gadget-nya tidak bisa dihentikan, sebaiknya bawa ia ke psikolog anak untuk mendapatkan penanganan yang tepat.Jika Anda punya pertanyaan seputar kesehatan anak, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
kecanduan main gamegadget
Parenting Firstcry. https://parenting.firstcry.com/articles/harmful-effects-of-mobile-phone-on-child/
Diakses pada 24 Februari 2021
Concordia University. https://www.cune.edu/academics/resource-articles/examining-effect-smartphones-child-development
Diakses pada 24 Februari 2021
Mom Junction. https://www.momjunction.com/articles/harmful-effects-of-mobile-phones-on-kids_00352662/
Diakses pada 24 Februari 2021
Harvard. https://sitn.hms.harvard.edu/flash/2011/issue92/
Diakses pada 24 Februari 2021
AA. https://www.aa.com.tr/en/asia-pacific/indonesian-children-suffering-from-gadget-addiction/1657856
Diakses pada 24 Februari 2021
Web MD. https://www.webmd.com/parenting/news/20161214/smartphones-tablets-and-weight-gain-in-teens#
Diakses pada 24 Februari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait