4 Dampak Buruk Tembok Berjamur Bagi Kesehatan Tubuh Anda

(0)
Waspadai bahaya yang mengintai akibat tembok berjamur bagi kesehatan AndaTembok rumah jadi tempat yang nyaman bagi jamur untuk berkembang biak
Saat musim hujan, biasanya udara di dalam rumah akan terasa lebih lembap. Hal ini yang menyebabkan jamur jadi lebih mudah untuk berkembang biak.Umumnya, tembok rumah menjadi tempat yang nyaman bagi organisme tersebut untuk tumbuh. Jika sudah begini, waspadai bahaya yang mengintai akibat tembok berjamur bagi kesehatan Anda.

Bahaya tembok berjamur terhadap kondisi kesehatan Anda

Spora jamur dapat tumbuh di mana-mana, baik di dalam maupun di luar ruangan. Jamur dapat masuk ke dalam rumah melalui jendela rumah yang terbuka, pintu, dan sistem ventilasi lainnya.Selain itu, jamur juga dapat menempel pada objek, seperti pakaian, sepatu, bahkan hewan peliharaan Anda di rumah. Lingkungan yang lembap pun dapat menyebabkan tembok rumah Anda menjadi mudah berjamur.Jamur yang tumbuh akan tampak menyerupai noda, berbayang, atau berlendir. Biasanya, jamur berwarna putih, abu, cokelat, hitam, hingga hijau, merah, atau warna lainnya.Selain tembok berjamur, beberapa area di dalam rumah yang mudah ditumbuhi jamur lainnya, meliputi area yang bocor di atap rumah, jendela rumah, langit-langit rumah, area rumah yang terkena banjir, hingga area yang tidak terdapat sirkulasi udara, seperti di belakang lemari.Pertumbuhan jamur biasanya terlihat dan seringkali menyebabkan bau apek. Kondisi ini dapat merusak barang-barang rumah tangga hingga berdampak pada kesehatan Anda, terutama bagi orang yang sensitif.Jamur yang beterbangan di dalam ruangan dan menempel di dinding bisa terhirup dengan mudahnya saat Anda bernapas. Paparan jamur bisa menyebabkan gejala, seperti hidung tersumbat, mengi (ada bunyi 'ngik' di setiap tarikan napas), mata merah atau terasa gatal, hingga infeksi pada kulit.

Siapa yang berisiko mengalami penyakit tertentu akibat tembok berjamur?

Beberapa orang mungkin lebih sensitif terhadap jamur dan lingkungan yang lembap, bahkan untuk paparan dengan jumlah yang jarang atau sedikit.Sementara, orang lainnya mungkin akan mengalami kondisi tertentu setelah terpapar lebih banyak dengan jamur atau lingkungan lembap. Tipe orang yang cenderung sensitif terhadap jamur dan lingkungan lembap, antara lain:
  • Orang-orang yang memiliki masalah pernapasan, seperti alergi, asma, atau sensitif terhadap sesuatu yang beterbangan di udara.
  • Orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah. Misalnya, orang yang terinfeksi penyakit HIV, atau pasien kemoterapi.
  • Bayi dan anak-anak, serta orang lanjut usia.

Kondisi kesehatan yang muncul akibat tembok yang berjamur

Tembok yang berjamur cukup berbahaya karena dapat berdampak buruk bagi kesehatan Anda. Kondisi ini bahkan rentan terjadi pada orang yang mengalami alergi, memiliki penyakit pada pernapasan, atau sistem kekebalan tubuh yang lemah.Berikut adalah beberapa kondisi kesehatan yang umum terjadi akibat sering terpapar udara yang mengandung spora jamur.

1. Masalah pernapasan

Salah satu kondisi kesehatan akibat tembok berjamur adalah masalah pernapasan
Masalah pernapasan adalah salah satu penyakit akibat tembok berjamur
Salah satu kondisi kesehatan yang muncul akibat tembok berjamur adalah masalah pernapasan.Ketika jamur tumbuh, ada spora, sel, dan senyawa organik tak dikenal yang ikut beterbangan di udara. Ketiganya dapat menjadi alergen, iritan, dan menghasilkan senyawa racun yang berbahaya bagi tubuh (mikotoksin). Beberapa di antaranya bahan bisa beracun, terutama bagi orang yang sangat sensitif.Selain itu, tingkat kelembapan yang tinggi juga membuat proses penguraian jamur menjadi lebih cepat dan meningkatkan jumlah partikel di udara. Hal tersebut dapat mengiritasi paru-paru, hidung, dan tenggorokan.Jika Anda memiliki masalah pernapasan, asma, atau kondisi paru-paru kronis, tembok berjamur di rumah mungkin dapat memperparah kondisi Anda.

2. Alergi

Kondisi kesehatan lainnya yang muncul akibat tembok berjamur adalah alergi jamur. Ya, sama seperti jenis alergi lainnya, alergi jamur dapat muncul akibat reaksi sistem kekebalan tubuh yang berlebihan.Alergi jamur dapat menghasilkan gejala yang mirip dengan alergi lain, seperti demam atau alergi musiman. Pada reaksi alergi, zat-zat di udara dapat memengaruhi saluran pernapasan bagian atas.
Alergi akibat tembok berjamur dapat muncul akibat reaksi sistem kekebalan tubuh yang berlebihan
Tembok berjamur juga dapat menyebabkan alergi
Beberapa gejala yang muncul, termasuk:
  • Hidung terasa gatal dan berair.
  • Sakit tenggorokan.
  • Sering bersin.
  • Mata berair.
Orang yang memiliki asma lebih mungkin untuk mengalami serangan asma ketika ada jamur di sekitarnya. Tak hanya itu, volume debu yang lebih tinggi juga dapat meningkatkan risiko debu tungau sehingga memicu reaksi alergi pada beberapa orang.

3. Aspergillosis

Tembok berjamur juga dapat menyebabkan infeksi dan reaksi alergi, salah satunya adalah aspergillosis. Aspergillosis adalah infeksi, pertumbuhan jamur, dan reaksi alergi yang disebabkan oleh jamur Aspergillus.Beberapa orang ada yang dapat menghirup udara dari jenis spora jamur ini tanpa merasakan munculnya gejala-gejala penyakit. Namun, pada orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah atau penyakit paru dapat mengalami reaksi yang parah akibat kondisi ini.Ada berbagai jenis penyakit aspergillosis, yaitu:
  • Allergic bronchopulmonary aspergillosis (ABPA), yang memengaruhi paru-paru dan menyebabkan masalah pernapasan.
  • Allergic aspergillus sinusitis, yang bisa berdampak pada hidung dan memicu sakit kepala.
  • Aspergilloma, menyebabkan batuk berdarah, bahkan masalah pada pernapasan.
  • Chronic pulmonary aspergillosis. Gejalanya meliputi sulit bernapas, batuk, dan penurunan berat badan.
4. Kondisi kesehatan lainnyaSelain mengganggu kesehatan pernapasan Anda, ada beberapa bahaya kesehatan lain dari tembok rumah yang berjamur.Jamur dapat memproduksi mikroba dan bakteri yang bisa menimbulkan respon peradangan pada beberapa orang. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko infeksi jamur dan bronkial yang berujung pada masalah kesehatan, seperti:
  • Pneumonitis hipersensitif;
  • Bronkitis;
  • Alveolitis alergika;
  • Sinusitis akibat alergi jamur;
  • Masalah saluran pernapasan bawah pada anak-anak.
Beberapa gejala yang ditimbulkan akibat sering terpapar udara atau lingkungan yang terdapat spora jamur, yakni:
  • Iritasi mata dan kulit;
  • Mengi, menyerupai suara asma;
  • Demam;
  • Merasa lemas;
  • Sakit kepala;
  • Mual;
  • Insomnia;
  • Iritasi membran mukosa.

Catatan dari SehatQ

Tembok berjamur atau area di dalam rumah yang ditumbuhi spora jamur mungkin tidak akan menimbulkan masalah yang serius apabila jumlahnya tidak banyak.Kendati demikian, apabila tampilannya sudah meluas, segera bersihkan area tersebut agar tidak berdampak buruk pada kesehatan Anda. Selanjutnya, jagalah dinding rumah Anda agar tetap kering sehingga terbebas dari jamur yang menempel.Jika Anda mengalami satu atau lebih dari gejala yang sudah disebutkan di atas akibat tembok berjamur, segera konsultasikan dengan dokter guna mengetahui penyebab dan penanganan yang tepat.
alergiasmapenyakit pernapasanbanjir
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/288651.php#what-is-moldDiakses pada 6 Januari 2020Environmental Health Laboratory California Department of Public Health. https://www.cdph.ca.gov/Programs/CCDPHP/DEODC/EHIB/CPE/CDPH%20Document%20Library/Mold/MMIMH_English.pdfDiakses pada 6 Januari 2020Centers for Disease Control and Prevention. https://www.cdc.gov/mold/faqs.htmDiakses pada 6 Januari 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait