Bahaya Pornografi pada Anak dan Remaja yang Harus Diwaspadai


Bahaya pornografi pada anak dan remaja tidak boleh disepelekan orangtua. Hal tersebut dapat merusak otak, kecanduan, memunculkan keinginan mencoba dan meniru, hingga merusak mental.

0,0
27 Dec 2021|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Bahaya pornografi pada anak dapat merusak otakPornografi bisa sebabkan anak mengalami kecanduan
Bahaya pornografi pada anak dan remaja tidak boleh disepelekan. Apalagi di era digital ini, hampir setiap orang dapat mengakses berbagai konten melalui gawainya, tak terkecuali pornografi. 
Secara keseluruhan, dampak pornografi dapat mempengaruhi psikis anak maupun orang dewasa. Untuk memahami lebih lanjut, berikut adalah pembahasan komprehensif mengenai bahaya pornografi yang harus diwaspadai.

Bahaya pornografi pada perkembangan anak dan remaja

Sebenarnya, apa arti pornografi? Secara umum, pornografi adalah penggambaran tingkah laku secara erotis dengan lukisan atau tulisan untuk membangkitkan nafsu berahi.Bukan hanya fisik, efek buruk pornografi bisa merusak mental anak. Adapun beberapa bahaya pornografi yang berisiko terjadi pada anak-anak, yaitu:

1. Merusak otak

Pornografi dapat menyebabkan kerusakan otak anak, tepatnya pada salah satu bagian otak depan yang disebut Pre Frontal Cortex (PFC). Hal ini disebabkan karena bagian PFC yang ada di otak anak belum matang dengan sempurna.Jika bagian otak ini rusak, maka dapat mengakibatkan konsentrasi menurun, sulit memahami benar dan salah, sulit berpikir kritis, sulit menahan diri, sulit menunda kepuasan, dan sulit merencanakan masa depan.

2. Kecanduan

Berbagai konten pornografi yang muncul melalui iklan, media sosial, games, film, video klip, ataupun tontonan di atas awalnya akan membangkitkan rasa penasaran terlebih dahulu pada anak, bahkan saat tidak sengaja melihat sekalipun.Rasa penasaran inilah yang menjadi dorongan anak-anak untuk melihat lebih banyak konten pornografi lainnya.Selain itu, kecanduan ini dipicu oleh pengeluaran hormon dopamin pada otak sehingga akan menimbulkan rasa senang atau bahagia ketika menonton konten pornografi.Bila tidak segera dicegah, bukan tidak mungkin kecanduan terhadap pornografi dapat terjadi pada anak. Sebagai pecandu pornografi, mungkin saja menonton konten-konten berbau seksual menjadi kebiasaan anak. sehari-hari

3. Keinginan mencoba dan meniru

dampak pornografi pada anak
Pornografi bisa menyebabkan anak ingin mencoba dan meniru
Dampak lain yang dirasakan anak setelah melihat pornografi adalah keinginan untuk mencoba dan meniru. Hal ini dianggap berkaitan dengan terpengaruhnya mirror neuron. Mirror neuron adalah sel-sel otak yang mampu membuat anak seperti merasakan atau mengalami apa yang ditontonnya, termasuk pornografi. Hal ini dapat mendorong anak untuk mencoba dan meniru apa yang dilihatnya.

4. Mulai melakukan tindakan seksual

Bahaya pornografi bisa menyebabkan anak mulai melakukan tindakan seksual. Jika tidak diawasi, anak-anak yang terpapar pornografi bisa saja mencoba melakukan tindakan seksual untuk mengatasi rasa penasarannya.Apalagi jika mereka sudah remaja, dan tidak diberikan pendidikan maupun pemahaman seksual yang baik, maka keinginan melakukan tindakan-tindakan seksual sulit dicegah.

5. Merusak mental

Dampak pornografi dapat menyebabkan anak mengalami gejala depresi, menurunkan kedekatan emosional dengan keluarga, kurang bersosialisasi, dan cenderung berperilaku nakal. Hal ini tentunya tidak boleh disepelekan orangtua.[[artikel-terkait]]

Hal yang harus dilakukan orangtua

Ketika anak mulai mengenal pornografi, orangtua harus melakukan berbagai hal dalam memberikan pengertian tentang bahaya dari pornografi dan pemahaman mengenai organ seksual mereka, bukan malah mengecamnya. Berikut beberapa hal yang dapat orangtua lakukan:
  • Berilah anak pendidikan seks dengan menyatakan hal-hal yang harus mereka hindari, mulai dari organ vitalnya disentuh orang lain ataupun menyaksikan konten pornografi.
  • Beri pengertian bahwa ada hal-hal yang tidak seharusnya mereka ketahui karena belum waktunya.
  • Tunjukkan pada anak mengenai bahaya dari pornografi yang dapat merusak dirinya sendiri.
  • Anda dapat membatasi konten pada gawai anak dan mengawasinya ketika bermain gadget. Membatasi konten berbahaya pada gawai anak merupakan langkah yang cukup aman dalam mencegah pengaruh pornografi pada anak di era digital ini.
  • Ajak anak melakukan aktivitas yang menyenangkan, seperti jalan-jalan, berenang, berkebun, memasak, menonton film kartun, atau pertunjukan seni.
Dengan melakukan hal tersebut, anak akan senantiasa terlindungi dari pornografi. Namun, jika anak telah kecanduan pornografi atau berperilaku tidak sepantasnya secara seksual, Anda bisa membawanya ke psikolog atau psikiater untuk mendapat bantuan yang tepat.

Bahaya pornografi pada orang dewasa

Bukan hanya pada anak-anak, bahaya pornografi bisa mempengaruhi orang dewasa. Hal tersebut dapat menyebabkan kecanduan, isolasi diri, meningkatnya agresi, persepsi yang menyimpang tentang seksualitas, perasaan negatif terhadap diri sendiri, dan abai pada aspek lain dalam kehidupan.Dampak negatif pornografi juga bisa mempengaruhi hubungan dengan keluarga maupun pasangan. Berikut adalah dampak pornografi yang mungkin terjadi:
  • Sulit terangsang tanpa pornografi
  • Kehilangan minat dalam berhubungan seks dengan pasangan
  • Menginginkan aktivitas seksual yang menyimpang
  • Menurunnya kedekatan emosional dengan pasangan
  • Tidak fokus dalam bekerja
  • Aktivitas sehari-hari terganggu.
Itulah beberapa akibat pornografi yang harus dihindari. Untuk mengatasinya, berkonsultasi pada psikolog bisa menjadi cara yang efektif. Terapi perilaku kognitif dan terapi keluarga mungkin diperlukan untuk membantu mengendalikan perilaku negatif ini.Sementara itu, jika ingin bertanya seputar masalah kesehatan, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
tips parentingpornografianak nakal
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. https://www.kemenpppa.go.id/lib/uploads/list/990b7-creative-digital-education.pdf
Diakses pada Juni 2019
Focus on The Family. https://www.focusonthefamily.com/parenting/sexuality/what-pornography-does-to-our-children
Diakses pada Juni 2019
Prevent Child Abuse America. https://preventchildabuse.org/resource/understanding-the-effects-of-pornography-on-children/
Diakses pada Juni 2019
KBBI. https://kbbi.web.id/pornografi
Diakses pada 27 Desember 2021
Utah State University. https://extension.usu.edu/relationships/research/effects-of-pornography-on-relationships
Diakses pada 27 Desember 2021
Verywell Mind. https://www.verywellmind.com/what-are-the-effects-of-porn-addiction-5203896
Diakses pada 27 Desember 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait