Dahak Kental: Gejala Radang Paru-paru atau Bronkitis?

Radang paru-paru dan bronkitis menunjukkan gejala yang berbeda dan menginfeksi bagian pernafasan yang berbeda
Meski sama-sama mengganggu pernapasan, sebenarnya radang paru-paru dan bronkitis menunjukkan gejala yang berbeda

Radang paru-paru (pneumonia) dan bronkitis adalah dua jenis penyakit pernapasan yang cukup umum diketahui. Namun, masih banyak orang yang bingung membedakan antara radang paru-paru dan bronkitis.

[[artikel-terkait]]

Radang paru-paru versus bronkitis

Meskipun sama-sama mengganggu pernapasan, tetapi kedua penyakit ini menyerang bagian paru-paru yang berbeda. Pneumonia atau radang paru-paru menginfeksi bagian alveoli atau kantung udara dalam paru-paru. Kondisi ini memicu terisinya kantong udara dengan cairan atau nanah.

Sementara bronkitis menjangkiti saluran utama pernapasan, yaitu bronkus yang menyalurkan udara ke dalam paru-paru. Pada kasus tertentu, bronkitis bisa berkembang menjadi pneumonia jika tidak ditangani secara tuntas. 

Bronkitis bisa berlangsung selama beberapa minggu (bronkitis akut) maupun ketika bertambah serius dapat muncul secara terus-menerus atau berkepanjangan (bronkitis kronis). Umumnya, penderita bronkitis kronis adalah orang yang memiliki kebiasaan merokok.

Sekilas, gejala dari radang paru paru seringkali sama dengan bronkitis. Keduanya memicu produksi dahak yang kental dan berwarna hijau atau kuning. 

Gejala radang paru-paru:

  • Mengeluarkan dahak kental
  • Berkeringat
  • Sakit kepala
  • Demam tinggi
  • Mual
  • Muntah
  • Diare
  • Menggigil
  • Sesak napas
  • Kelelahan
  • Nyeri dada terutama ketika batuk atau menarik napas
  • Bibir membiru karena kekurangan oksigen
  • Bingung atau linglung pada penderita penumonia yang sudah lanjut usia

Gejala bronkitis:

  • Mengeluarkan dahak kental
  • Hidung beringus
  • Hidung tersumbat
  • Kelelahan
  • Demam ringan
  • Sakit tenggorokan
  • Nyeri badan
  • Sakit kepala ringan
  • Menggigil
  • Sesak napas

Pada dasarnya, radang paru-paru memiliki dampak yang lebih parah daripada bronkitis. Ketika Anda mengalami demam tinggi dan menggigil, maka kemungkinan Anda terinfeksi pneumonia. 

Apa yang menyebabkan radang paru-paru dan bronkitis?

Selain area yang terinfeksi dan ciri-ciri penyakit yang berbeda, penyebab dari radang paru-paru dan bronkitis juga cukup berbeda. Pneumonia dapat diakibatkan oleh bakteri, virus, jamur, ataupun Mycoplasma yang merupakan organisme yang memiliki ciri serupa bakteri dan virus. 

Umumnya, bakteri penyebab radang paru-paru adalah Streptococcus pneumonia dan virus yang mengakibatkan pneumonia adalah virus influenza, sementara jamur pemicu radang paru-paru adalah Pneumocystis jiroveci.

Bronkitis juga dapat ditimbulkan oleh bakteri dan virus, tetapi biasanya bronkitis akut diakibatkan oleh virus. Bronkitis kronis seringnya disebabkan oleh paparan terhadap zat-zat yang mengiritasi paru-paru, seperti asap rokok.

Bagaimana dengan flu?

Selain bronkitis, infeksi paru-paru lain yang juga hampir sulit dibedakan denagn pneumonia adalah influenza. Bila seseorang terjangkit flu, maka gejala yang dirasakan akan langsung terasa, tetapi pada pneumonia, gejala timbul secara perlahan. 

Perlu diingat, virus influenza dan virus yang menyebabkan flu dengan gejala batuk pilek, yaitu rhinovirus berbeda. Virus influenza menyebabkan gejala pernapasan yang lebih berat.

Terkadang, radang paru paru dapat diakibatkan oleh komplikasi dari virus flu yang masuk ke bagian bawah paru-paru. Saat hal tersebut terjadi, Anda pada awalnya akan merasa membaik, tetapi setelahnya gejalanya akan muncul kembali dalam tingkat yang lebih parah.

Konsultasikan ke dokter

Jangan tunda konsultasi ke dokter bila gejala yang dirasa sangat mengganggu dan berpotensi mengancam nyawa!

Healthline. https://www.healthline.com/health/bronchitis-vs-pneumonia
Diakses pada 13 Juni 2019

WebMD. https://www.webmd.com/lung/is-it-bronchitis-or-pneumonia#1
Diakses pada 13 Juni 2019

WebMD. https://www.webmd.com/lung/understanding-pneumonia-symptoms#1
Diakses pada 13 Juni 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed