Daging Burung Puyuh vs Ayam, Mana yang Menyehatkan?


Meski tak sepopuler daging ayam atau sapi, daging burung puyuh juga kaya nutrisi. Di dalamnya terdapat banyak vitamin dan mineral yang menyehatkan. Rasanya pun lebih gurih dibandingkan dengan daging ayam.

(0)
08 Nov 2020|Azelia Trifiana
Daging burung puyuh menyehatkanDaging burung puyuh rendah lemak
Meski tak sepopuler daging ayam atau sapi, daging burung puyuh juga kaya nutrisi. Di dalamnya terdapat banyak vitamin dan mineral yang menyehatkan. Rasanya pun lebih gurih dibandingkan dengan daging ayam.Selain itu, telur puyuh juga mengandung nutrisi untuk tubuh. Namun, pastikan selalu mengolah hingga benar-benar matang untuk membunuh bakteri berbahaya yang mungkin ada di cangkangnya.

Kandungan nutrisi daging puyuh

Dalam tiap 92 gram daging burung puyuh, kandungan nutrisinya adalah:
  • Kalori: 123
  • Lemak: 4,2 gram
  • Kolesterol: 64,4 mg
  • Sodium: 46,9 mg
  • Potasium: 218 mg
  • Protein: 20 gram
  • Vitamin A: 2% AKG
  • Vitamin B6: 38% AKG
  • Vitamin B12: 19% AKG
  • Vitamin C: 12% AKG
  • Kalsium: 2% AKG
  • Zat besi: 20% AKG
  • Magnesium: 6% AKG
  • Fosfor: 25% AKG
  • Zinc: 15% AKG
  • Copper: 28% AKG
  • Selenium: 23% AKG
  • Thiamine: 18% AKG
  • Riboflavin: 16% AKG
  • Niacin: 38% AKG
  • Folat: 2% AKG
Keunggulan dari daging burung berukuran sedang ini ada pada kandungan vitamin dan mineralnya. Utamanya, vitamin B6, niacin, fosfor, dan juga zat besi. Namun, sebaiknya konsumsi sewajarnya karena kandungan kolesterolnya cukup tinggi.

Manfaat konsumsi daging puyuh

1. Antioksidan dan sumber energi

Mengonsumsi daging burung puyuh memenuhi kebutuhan harian vitamin B6 dan vitamin C. Asupan vitamin B6 yang mencukupi sangat penting untuk mengubah makanan menjadi energi. Sementara vitamin C berkhasiat sebagai antioksidan penangkal zat radikal bebas.Tak hanya itu, vitamin C juga diperlukan untuk produksi kolagen. Ini sangat krusial untuk perkembangan tulang, ligamen, tendon, dan juga pembuluh darah.

2. Kaya sumber mineral

Jika mencari protein yang tinggi mineral, daging burung puyuh bisa menjadi pilihan. Mengonsumsi 92 gram atau 1 porsi daging ini sudah memenuhi kebutuhan harian sebanyak 25% untuk fosfor, 20% zat besi, 15% zinc, dan 6% magnesium.Fosfor berperan dalam memaksimalkan fungsi ginjal, pertumbuhan sel, dan memperkuat tulang. Sementara zat besi penting untuk pembentukan hemoglobin yang berfungsi mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh. Tak hanya itu, zinc juga penting untuk pembentukan DNA, penyembuhan luka, serta imunitas.

3. Rendah lemak

Bagi yang mencari pilihan daging rendah lemak dibandingkan dengan daging ayam atau bebek, maka burung puyuh layak menjadi pilihan. Kandungan lemaknya sekitar 4,2 gram di tiap porsi sajiannya. Tak hanya itu, kalori dari unggas ini juga lebih rendah jika dibandingkan dengan ayam broiler dan bebekNamun mengingat kandungan lemaknya lebih rendah, daging puyuh lebih cepat menjadi kering apabila proses masaknya kurang tepat. Namun, rasanya tak kalah lezat dibandingkan dengan daging lainnya.

Cara mengolah daging burung puyuh

Cukup mudah mengolah daging burung puyuh, bisa dengan dipanggang atau digoreng. Namun perlu diingat proses pengolahan dapat berpengaruh terhadap kandungan lemak yang dikonsumsi.Saat mengolahnya, pastikan hingga benar-benar matang untuk mengurangi risiko penularan penyakit dari daging mentah. Tidak mengonsumsi kulit burung puyuh juga dapat mengurangi lemak.Perbandingan daging dan tulang burung puyuh cukup seimbang. Biasanya, ada orang yang suka mengonsumsi tulangnya sekaligus. Rasa dari daging burung puyuh mirip dengan ayam, hanya saja lebih lembut dan gurih.

Daging puyuh vs ayam, mana yang lebih sehat?

Jika dibandingkan dengan daging ayam, kandungan vitamin C daging puyuh 4 kali lebih banyak. Selain itu, zat besinya 3 kali lebih banyak dibandingkan dengan ayam, bahkan 4% lebih tinggi pula dibandingkan dengan daging sapi bagian sirloin.Tak hanya itu, daging puyuh juga mengandung vitamin A yang tidak dimiliki ayam. Kandungan mineral dan asam aminonya juga lebih tinggi. Dengan kalori yang lebih rendah, nutrisi dari daging burung berukuran sedang ini cukup lengkap.Dengan demikian, daging burung berbulu kecokelatan ini dapat menjadi pilihan protein yang bernutrisi. Namun tetap ingat untuk menjaga asupannya tak berlebihan karena kandungan kolesterolnya cukup tinggi, baik pada daging maupun telurnya.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar protein yang menyehatkan atau cocok untuk menurunkan berat badan, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
makanan sehathidup sehatpola hidup sehat
Research Gate. https://www.researchgate.net/publication/265351691_BIBLIOGRAPHICAL_STUDY_REGARDING_THE_QUAILS%27_MEAT_QUALITY_IN_COMPARISON_TO_THE_CHIKCEN_AND_DUCK_MEAT#pf4
Diakses pada 24 Oktober 2020
Eat This Much. https://www.eatthismuch.com/food/nutrition/quail-meat-only,517/
Diakses pada 24 Oktober 2020
Nutrition Data. https://nutritiondata.self.com/facts/poultry-products/797/2
Diakses pada 24 Oktober 2020
SF Gate. https://healthyeating.sfgate.com/nutrients-eating-quail-2880.html
Diakses pada 24 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait