logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo

Artikel Bersponsor

Parenting

12 Obat Sakit Gigi Anak yang Efektif dan Mudah Didapatkan

open-summary

Paracetamol dan ibuprofen dapat diberikan sebagai obat sakit gigi anak berlubang. Selain itu, obat alami juga bisa jadi alternatif, mulai dari berkumur dengan air hangat, kantong teh peppermint, hingga daun jambu.


close-summary

2023-03-17 03:32:50

| Asni Harismi

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Obat sakit gigi anak

Terdapat berbagai macam obat sakit gigi anak yang medis dan alami untuk dicoba oleh si kecil.

Table of Content

  • Obat sakit gigi anak yang aman diberikan
  • Obat sakit gigi anak yang sebaiknya tidak diberikan
  • Kapan harus menghubungi dokter?
  • Cara mencegah anak sakit gigi
  • Pasta gigi yang tepat untuk anak
  • Catatan dari SehatQ

Bagi orang dewasa, minum obat saat sakit gigi adalah hal yang lumrah. Lain halnya dengan anak-anak. Tidak semua obat sakit gigi anak aman digunakan karena dikhawatirkan bisa menimbulkan efek samping.

Advertisement

Sakit gigi pada anak umumnya disebabkan gigi berlubang, yang merupakan akibat dari buruknya kebersihan gigi mereka.

Kondisi ini menyebabkan anak merasakan sakit berdenyut-denyut yang memburuk, terutama saat mengonsumsi makanan atau minuman tertentu.

Tidak jarang sakit gigi pada anak diiringi dengan gejala lain, seperti demam dan rasa tidak enak badan.

Pada kasus yang parah, gusi anak bisa terasa sakit hingga mengandung nanah akibat infeksi bakteri di bagian akar gigi.

Obat sakit gigi anak yang aman diberikan

Mulai dari paracetamol hingga gel lidah buaya, berikut adalah obat sakit gigi anak yang bisa Anda berikan.

1. Paracetamol

Paracetamol lebih dikenal sebagai obat penurun panas atau demam pada anak. Namun, obat ini juga dapat digunakan untuk meredakan nyeri pada bagian tubuh lainnya, seperti sakit kepala dan sakit gigi.

Dosis penggunaan obat sakit gigi untuk anak di apotek ini harus disesuaikan dengan berat badan maupun usia.

Utamakan dosis dengan perhitungan melalui berat badan, yakni 10-15 mg/kg berat badan.

Jika Anda tidak mengetahui berat badan anak secara pasti, perhitungan dosis berdasarkan usia bisa digunakan.

Paracetamol untuk sakit gigi anak bisa diminum setiap 4-6 jam sekali dengan tidak lebih dari 5 kali pemberian dalam kurun 24 jam.

Meski demikian, sebaiknya Anda jangan sembarangan memberikan paracetamol sebagai obat sakit gigi anak berlubang.

2. Ibuprofen

Selain paracetamol, obat sakit gigi berlubang untuk anak yang aman diberikan adalah ibuprofen.

Dosisnya tentu berbeda dengan paracetamol. Dosis ibuprofen untuk anak adalah sekitar 4-10 mg/kg berat badan anak.

Pemberian ibuprofen untuk sakit gigi anak bisa diulang dalam 6-8 jam sekali, tetapi anak di bawah 6 bulan sebaiknya menghindari obat ini.

3. Minyak cengkeh

Minyak cengkeh telah digunakan sebagai obat sakit gigi alami untuk anak sejak abad ke-19.

Secara ilmiah, minyak ini terbukti mengandung bahan-bahan yang bisa membantu meredakan rasa sakit gigi.

Minyak cengkeh mengandung zat kimia bernama eugenol yang memiliki sifat anestetik maupun antibakteri sehingga dapat meredakan nyeri akibat sakit gigi.

Secara tradisional, obat sakit gigi pada anak ini umumnya digunakan dengan cara dioleskan ke gigi yang terasa sakit lewat bantuan kapas.

Sebelum mencoba minyak cengkeh untuk mengatasi sakit gigi pada anak, Anda juga perlu mengetahui risikonya.

Kandungan eugenol yang dimiliki daun cengkeh dapat memperparah rasa nyeri dan bahkan merusak saraf, jika digunakan secara berlebihan atau dengan konsentrasi tinggi.

Oleh karena itu, sebaiknya Anda berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum memberikan kepada anak.

BACA JUGA: Sederet Obat Sakit Gigi Alami yang Membantu Redakan Nyeri

4. Kompres dingin di pipi yang bengkak

Kompres air dingin termasuk cara meredakan sakit gigi pada anak karena membantu meredakan nyeri pada pipi yang bengkak akibat sakit gigi.

Jika bengkak tak kunjung membaik, sebaiknya Anda segera menghubungi dokter karena pembengkakan biasanya menandakan adanya infeksi pada akar gigi.

5. Berkumur dengan air hangat

Obat sakit gigi balita selanjutnya adalah berkumur dengan air hangat. Metode ini merupakan salah satu cara mengobati sakit gigi alami yang telah dilakukan sejak dulu.

Bantu anak untuk berkumur secara perlahan dan jangan sampai tertelan. 

6. Kantong teh peppermint

kantong teh peppermint
Kantong teh peppermint

Tahukah Anda kalau kantong teh peppermint bisa dijadikan obat sakit gigi alami untuk anak?

Kantong teh peppermint dipercaya dapat mengatasi rasa sakit dan menenangkan area gusi yang sensitif.

Untuk mencobanya, tunggu sampai kantong teh ini dingin dan letakkan di bagian gigi anak yang sakit.

Hindari peppermint dalam bentuk ekstrak karena mengandung alkohol yang dinilai bisa menyebabkan iritasi.

Bagi anak yang sensitif terhadap alkohol, kandungan alkohol di dalam peppermint bahkan dapat menyebabkan kejang-kejang.

Sebaiknya Anda konsultasikan dulu dengan dokter sebelum mencoba obat sakit gigi anak berlubang ini.

7. Daun jambu

Menurut sebuah studi, daun jambu mengandung senyawa antimikroba yang bisa membantu menyehatkan mulut.

Untuk mencobanya, minta anak untuk mengunyah daun jambu. Jika mereka tidak suka rasanya, Anda dapat memotong daun jambu kecil-kecil dan merebusnya dengan air hangat. Setelah itu, minta anak berkumur dengan air tersebut.

Lagi-lagi, konsultasikan dulu dengan dokter sebelum mencoba cara mengatasi anak sakit gigi ini untuk menghindari efek sampingnya.

8. Tidur dengan posisi kepala lebih tinggi

Anak nangis karena sakit gigi di malam hari? Supaya kualitas tidurnya tidak terganggu, cobalah tinggikan posisi kepala mereka saat tidur.

Dikutip dari Healthline, posisi kepala anak yang sejajar dengan tubuhnya dapat membuat darah menumpuk di kepala dan berpotensi menyebabkan sakit gigi semakin parah.

Untuk meredakan sakit gigi di malam hari, cobalah berikan bantal ekstra untuk anak agar posisi kepalanya lebih tinggi.

9. Gel lidah buaya

gel lidah buaya
Gel lidah buaya

Gel lidah buaya dipercaya sebagai obat sakit gigi untuk anak-anak yang ampuh.

Sebuah studi yang dimuat dalam Journal of Indian Society of Periodontology mengungkapkan, gel lidah buaya mengandung senyawa antibakteri dan bisa membunuh kuman penyebab gigi berlubang.

Untuk mencobanya, Anda hanya perlu mengoleskan gel ini ke bagian gigi anak yang sakit dan memijatnya secara perlahan.

10. Berkumur dengan air garam

Cara mengobati sakit gigi berlubang pada anak yang mudah dilakukan di rumah adalah berkumur dengan air garam.

Air garam dapat berfungsi sebagai disinfektan alami dan bisa membersihkan sisa-sisa makanan yang mungkin menempel di gigi anak.

Berkumur dengan air garam juga dinilai mampu meredakan peradangan dan menyembuhkan luka yang ada di mulut.

Untuk mencobanya, campurkan 1/2 sendok teh garam ke dalam air hangat untuk anak berkumur. Setelah itu, buang airnya dan jangan sampai terminum.

Cara menyembuhkan sakit gigi pada anak ini hanya boleh dilakukan jika anak sudah bisa berkumur dengan baik, artinya mampu membuang air yang ada di mulutnya.

Jika anak belum bisa melakukannya, sebaiknya hindari dulu cara ini.

11. Bawang putih

bawang putih untuk obat sakit gigi anak
Bawang putih

Anak-anak mungkin tidak menyukai rasa dan aroma bawang putih. Namun, tidak ada salahnya untuk mencoba memberikan obat alami ini secara perlahan kepada mereka.

Bawang putih mengandung senyawa antibakteri yang bisa meredakan iritasi akibat infeksi.

Untuk mencobanya, haluskan dua siung bawang putih dan gunakan cotton bud atau lidi kapas untuk mengoleskannya di bagian gigi anak yang terasa nyeri.

12. Rumput gandum

Rumput gandum atau wheatgrass dipercaya dapat mengatasi sakit gigi karena memiliki senyawa peningkat kekebalan tubuh dan antiradang.

Selain itu, bahan alami ini dilengkapi dengan banyak nutrisi dan klorofil, yang dianggap bisa membantu melawan bakteri.

Rumput gandum tersedia dalam bentuk minuman atau bisa dijadikan obat kumur.

Ada baiknya Anda berkonsultasi dulu kepada dokter sebelum mencoba jenis-jenis obat sakit gigi alami untuk mencegah efek samping yang tidak diinginkan.

Baca Juga: Cara mencabut gigi anak di rumah yang benar 

Obat sakit gigi anak yang sebaiknya tidak diberikan

Aspirin dan benzocaine kerap digunakan untuk mengatasi sakit gigi pada orang dewasa, tapi keduanya tidak cocok untuk anak. Aspirin sendiri tidak boleh dikonsumsi oleh orang yang berusia di bawah 16 tahun.

Sementara itu, benzocaine tidak boleh digunakan oleh anak di bawah 2 tahun, bahkan penggunaan obat ini secara umum harus dengan pengawasan dokter.

Pasalnya benzocaine berpotensi menimbulkan komplikasi kesehatan yang serius yang membuat penurunan kadar oksigen di dalam darah.

Jadi, saat membeli obat sakit gigi di apotek, pastikan kepada untuk memberi tahu usia anak Anda kepada apoteker.

Kapan harus menghubungi dokter?

Pada dasarnya, setiap anak harus diperiksakan ke dokter gigi ketika mengeluhkan sakit pada giginya.

Sakit gigi pada anak bisa disebabkan berbagai hal, termasuk sariawan, sakit telinga, hingga sinusitis yang tidak akan sembuh ketika Anda hanya memberikan obat sakit gigi anak.

Sementara itu, jangan tunda untuk berkunjung ke dokter gigi bila anak menunjukkan gejala-gejala berikut.

  • Sakit gigi yang berlangsung lebih dari 24 jam
  • Sakit gigi yang diikuti demam tinggi
  • Napas bau
  • Sulit mengunyah dan menelan
  • Ada pembengkakan di gusi dan pipi, apalagi bila disertai keluarnya cairan berbau busuk.

Dokter akan menentukan obat-obatan yang tepat untuk mengatasinya, bisa berupa antibiotik untuk sakit gigi pada anak hingga perawatan saluran akar. Penambalan hingga pencabutan gigi juga mungkin dilakukan.

Jika penyakitnya tergolong parah, dokter mungkin akan menyuntikan obat sakit gigi untuk anak dengan cara infus.

Pilihan terakhir adalah melakukan operasi untuk menghilangkan infeksi di bagian akar gigi.

Baca Juga

  • Cara Mengatasi Gigi Sakit Setelah Ditambal Sementara
  • Cara Ampuh Atasi Gigi Ngilu Saat Makan
  • Kawat Gigi Anak, Usia Berapa Boleh Pasang Behel?

Cara mencegah anak sakit gigi

Mencegah tentu lebih baik daripada mengobati. Sebelum terjadi sakit gigi, diharapkan Anda mengajari anak untuk melakukan langkah-langkah pencegahan agar mereka tidak mengalami sakit gigi.

  • Menggosok gigi dua kali sehari, yaitu setelah sarapan dan sebelum tidur
  • Mengurangi makanan dan minuman bergula tinggi
  • Biasakan anak sikat gigi setelah mengonsumsi makanan yang lengket dan manis atau minimal kumur dengan air putih
  • Saat permukaan gigi anak mulai terlihat bintik-bintik putih, bawa ke dokter gigi untuk melakukan perawatan. Bintik-bintik tersebut adalah cikal bakal lubang gigi.
  • Bawa anak untuk melakukan perawatan fluoridasi atau fissure sealant, di mana permukaan gigi anak akan dilapisi zat khusus untuk mengurangi risiko gigi berlubang dan sensitif.
  • Biasakan untuk memeriksakan gigi anak secara rutin ke dokter gigi sebanyak dua kali dalam setahun.

Pasta gigi yang tepat untuk anak

PUREKIDS

Pemilihan pasta gigi yang tepat juga menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga kesehatan gigi anak.

Idealnya, pasta gigi yang baik tidak mengandung deterjen SLS karena dapat mengurangi kelarutan air liur hingga penurunan sensitivitas rasa.

Ada beberapa pasta gigi anak di pasaran yang, meski mampu membersihkan gigi dengan baik, ternyata menggunakan zat ini dalam kandungannya.

Salah satu pasta gigi anak yang Anda bisa coba adalah PUREKIDS Toothpaste. Pasta gigi ini mampu membersihkan sisa makanan dan plak pada gusi anak dengan efektif tanpa kandungan deterjen SLS.

PUREKIDS Toothpaste terbuat dari bahan-bahan alami berikut ini:

  • Carragenan yang terbuat dari rumput laut yang membuat tekstur pasta gigi seperti gel
  • Xyilitol dari pohon beech Finlandia yang membuat rasa manis alami dan juga mencegah pembentukan karies di gigi.

Karena bahan-bahan alami yang termasuk dalam kategori food grade ini, pasta gigi PUREKIDS Toothpaste juga aman jika tidak sengaja ditelan anak.

Selain itu, berkat formula food grade dan tidak ada kandungan deterjen SLS, pasta gigi ini cocok untuk anak yang belum bisa dan sedang belajar berkumur.

Catatan dari SehatQ

Menjaga kesehatan gigi anak, baik itu gigi susu maupun permanen adalah wajib hukumnya.

Gigi susu, meski nantinya akan lepas dan tergantikan gigi permanen, juga perlu dijaga agar jangan sampai lepas atau dicabut sebelum waktunya agar gigi permanennya tidak tumbuh berantakan.

Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang perbedaan vegan dan vegetarian, serta mana yang lebih sehat, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

kesehatan gigisakit gigiadv pure kids tooth paste

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved