Sederet Obat Sakit Gigi untuk Anak yang Ampuh dan Aman untuk Diberikan


Obat sakit gigi untuk anak tentu berbeda dengan orang dewasa. Sambil menunggu waktu bertemu dengan dokter, Anda bisa memberikan paracetamol dan kumur air hangat untuk mengurangi nyeri.

(0)
09 Mar 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Obat sakit gigi untuk anak kecilSakit gigi anak sebaiknya ditangani oleh dokter gigi anak
Bagi orang dewasa, minum obat saat sakit gigi adalah hal yang lumrah. Namun bagi anak-anak, tidak semua obat sakit gigi anak aman digunakan karena dikhawatirkan akan menimbulkan efek samping yang tak diinginkan.Sakit gigi pada anak umumnya disebabkan oleh gigi berlubang yang merupakan akibat dari buruknya kebersihan gigi anak. Kondisi ini dapat mengakibatkan anak merasakan sakit berdenyut-denyut yang memburuk ketika mengonsumsi minuman dingin atau makanan tertentu.Tidak jarang sakit gigi pada anak dibarengi dengan gejala lain, seperti demam dan rasa tidak enak badan. Pada sakit gigi yang sudah parah, gusi juga bisa menjadi sakit hingga mengandung nanah akibat infeksi bakteri di bagian akar gigi.

Obat sakit gigi anak yang aman diberikan

Anak yang mengalami sakit gigi sebaiknya diperiksakan ke dokter gigi untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Sambil menunggu waktu perjanjian dengan dokter, orangtua dapat meminumkan obat pereda nyeri yang dapat bertindak sebagai obat sakit gigi anak, seperti:

1. Paracetamol

Paracetamol lebih dikenal sebagai obat penurun panas atau demam pada anak. Namun, obat ini pada dasarnya dapat digunakan untuk meredakan nyeri pada bagian tubuh lainnya, seperti sakit kepala dan sakit gigi.Dosis penggunaan paracetamol untuk anak yang menderita sakit gigi harus disesuaikan dengan berat badan maupun usianya. Dahulukan dosis dengan perhitungan melalui berat badan, yakni 10-15 mg/kg/dosis.Jika Anda tidak mengetahui berat badan anak secara pasti, perhitungan dosis berdasarkan usia bisa digunakan. Paracetamol bisa diminum setiap 4-6 jam sekali dengan tidak lebih dari 5 kali pemberian dalam kurun 24 jam.

2. Ibuprofen

Selain paracetamol, obat sakit gigi anak yang aman diberikan adalah ibuprofen, tapi dosis pemberiannya berbeda dengan paracetamol. Pemberian ibuprofen bisa diulang dalam 6-8 jam sekali, namun anak di bawah 6 bulan sebaiknya menghindari obat ini.

3. Minyak cengkeh

Minyak cengkeh sudah digunakan sebagai obat sakit gigi anak yang alami sejak abad ke-19. Minyak ini mengandung zat kimia bernama eugenol yang memiliki sifat anestetik maupun antibakteri sehingga dapat meredakan nyeri akibat sakit gigi.Secara tradisional, biasanya masyarakat menggunakannya dengan cara mengoleskan kapas yang sudah dibasahi minyak cengkeh ke gigi yang terasa sakit. Secara ilmiah, minyak ini juga terbukti mengandung bahan-bahan yang bisa membantu meredakan rasa sakit gigi.

4. Kompres dingin di pipi bagian gigi yang sakit

Kompres air dingin bisa Anda gunakan untuk bantu meredakan nyeri pada pipi anak yang bengkak akibat sakit gigi. Jika bengkak tak kunjung membaik, sebaiknya Anda segera menghubungi dokter karena pembengkakan biasanya menandakan adanya infeksi pada akar gigi.

5. Kumur dengan air hangat

Metode kumur air hangat merupakan salah satu cara mengobati sakit gigi alami yang telah dilakukan sejak dahulu kala. Bantu anak Anda untuk berkumur secara perlahan dan jangan sampai tertelan. 

6. Kantung teh peppermint

Jika Anda baru saja meminum teh peppermint, jangan buang kantung tehnya! Sebab, kantung teh peppermint ternyata bisa menjadi obat sakit gigi anak yang dapat dicoba.Untuk mencobanya, tunggu sampai kantung teh peppermint tidak panas lagi, kemudian letakkan di bagian gigi yang sakit. Bantulah anak Anda untuk melakukannya agar tidak tertelan.Kantung teh peppermint dipercaya dapat mengatasi rasa sakit dan menenangkan area gusi yang sensitif. Namun berkonsultasilah dulu pada dokter sebelum mencobanya, untuk menghindari adanya efek samping.

7. Daun jambu

Selain buahnya, ternyata daun jambu juga bermanfaat untuk kesehatan. Menurut sebuah studi saja, daun jambu mengandung senyawa antimikroba yang bisa membantu menyehatkan mulut.Untuk mencobanya, mintalah anak Anda untuk mengunyah daun jambu. Jika ia tidak suka rasanya, Ayah atau Bunda boleh memotong daun jambu kecil-kecil dan merebusnya dengan air hangat. Setelah itu, mintalah anak Anda berkumur dengan air daun jambu itu.Lagi-lagi, berkonsultasilah dulu pada dokter sebelum mencoba obat sakit gigi anak alami ini guna menghindari efek samping.Baca Juga: Cara mencabut gigi anak di rumah yang benar 

Obat sakit gigi anak yang sebaiknya tidak diberikan

Aspirin dan benzocaine kerap digunakan untuk mengatasi sakit gigi pada orang dewasa, tapi keduanya tidak cocok diminumkan pada anak. Aspirin sendiri tidak boleh dikonsumsi oleh orang yang berusia di bawah 16 tahun.Sementara itu, benzocaine tidak boleh digunakan oleh anak di bawah 2 tahun, bahkan penggunaan obat ini secara umum harus dengan pengawasan dokter. Pasalnya benzocaine berpotensi menimbulkan komplikasi kesehatan yang serius yang membuat penurunan kadar oksigen di dalam darah.Orang dewasa juga kerap menjadikan kumur air garam sebagai pereda nyeri sakit gigi. Namun, cara alami ini juga sebaiknya tidak dilakukan pada anak, dan sebaiknya menggantinya dengan berkumur air hangat saja.

Kapan harus menghubungi dokter?

Pada dasarnya, setiap anak harus diperiksakan ke dokter gigi ketika mengeluhkan sakit pada giginya. Sakit gigi pada anak bisa disebabkan oleh berbagai hal, termasuk sariawan, sakit telinga, maupun sinusitis yang tidak akan sembuh ketika Anda hanya meminumkan obat sakit gigi anak.Sementara itu, jangan tunda untuk mendatangi dokter gigi bila anak menunjukkan gejala, seperti:
  • Sakit gigi yang berlangsung lebih dari 24 jam
  • Sakit gigi yang diikuti demam tinggi
  • Napas bau
  • Sulit mengunyah dan menelan
  • Ada pembengkakan di gusi maupun pipi, apalagi bila disertai keluarnya cairan berbau busuk.
Dokter akan menentukan obat sakit gigi anak yang tepat untuk gejalanya, bisa berupa antibiotik hingga perawatan saluran akar. Penambalan hingga pencabutan gigi juga mungkin dilakukan.Jika sakit gigi anak sudah parah, dokter mungkin akan menyuntikan obat dengan cara infus. Pilihan terakhir adalah melakukan operasi untuk menghilangkan infeksi di bagian akar gigi.

Cara mencegah anak sakit gigi

Mencegah tentu lebih baik daripada mengobati. Sebelum terjadi sakit gigi, diharapkan Anda mengajari anak untuk melakukan langkah-langkah di bawah ini agar ia bisa terhindar dari nyeri yang mengganggu.
  • Menggosok gigi dua kali sehari, yaitu setelah sarapan dan sebelum tidur
  • Mengurangi makanan dan minuman bergula tinggi
  • Biasakan anak sikat gigi setelah mengonsumsi makanan yang lengket dan manis atau minimal kumur dengan air putih
  • Saat permukaan gigi anak mulai terlihat bintik-bintik putih, bawa ke dokter gigi untuk melakukan perawatan. Bintik-bintik putih itu adalah cikal bakal lubang gigi.
  • Bawa anak untuk melakukan perawatan fluoridasi atau fissure sealant dimana permukaan gigi anak akan dilapisi oleh zat khusus untuk mengurangi risiko gigi berluabang dan sensitif.
  • Biasakan anak memeriksakan gigi secara rutin ke dokter gigi sebanyak dua kali dalam setahun.
Menjaga kesehatan gigi anak, baik itu gigi susu maupun permanen adalah wajib hukumnya. Gigi susu, meski nantinya akan lepas dan tergantikan oleh gigi permanen, juga perlu dijaga agar jangan sampai lepas atau dicabut sebelum waktunya agar gigi permanennya tidak tumbuh berantakan.Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang perbedaan vegan dan vegetarian, serta mana yang lebih sehat, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
kesehatan gigisakit gigi
University of Rochester Medical Center. https://www.urmc.rochester.edu/encyclopedia/content.aspx?contenttypeid=90&contentid=p01876
Diakses pada 9 Maret 2020
Seattle Children’s Hospital. https://www.seattlechildrens.org/conditions/a-z/toothache/
Diakses pada 9 Maret 2020
Drugs. https://www.drugs.com/paracetamol.html
Diakses pada 9 Maret 2020
Medscape. https://emedicine.medscape.com/article/2172407-overview
Diakses pada 9 Maret 2020
Healthy Children. https://www.healthychildren.org/English/safety-prevention/at-home/medication-safety/Pages/Ibuprofen-for-Fever-and-Pain.aspx
Diakses pada 9 Maret 2020
Healthy Children. https://www.healthychildren.org/English/health-issues/injuries-emergencies/Pages/Toothaches-in-Children.aspx
Diakses pada 9 Maret 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321256
Diakses pada 9 Maret 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/first-aid/first-aid-toothache/basics/art-20056628
Diakses pada 9 Maret 2020
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/toothache/
Diakses pada 9 Maret 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/dental-and-oral-health/home-remedies-for-toothache#see-your-dentist
Diakses pada 2 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait